HAMZANWADIHAMZANWADI
Jurnal ElemenJurnal ElemenPenelitian ini menyelidiki potensi pedagogis dari tarian tradisional Wura Bongi Monca dalam pengajaran teori himpunan melalui lensa etnomatematika. Dengan memanfaatkan elemen representasi yang terkandung dalam tarian, siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih konkret dan bermakna secara budaya tentang konsep dasar teori himpunan, termasuk himpunan universal, persimpangan, himpunan bagian, himpunan tak berpotongan, dan himpunan komplementer. Integrasi artefak budaya memfasilitasi tidak hanya keterlibatan kognitif tetapi juga perkembangan afektif, karena siswa menghubungkan ide matematika dengan nilai-nilai filosofis yang tertanam dalam tarian, seperti silaturahmi (harmoni sosial), rasa hormat, kelembutan, dan kesatuan. Temuan ini menekankan nilai instruksi yang dikontekskan secara budaya dalam mendukung pemahaman konsep siswa dan mempromosikan kemampuan pemecahan masalah matematika yang terletak secara budaya.
Studi ini menyoroti potensi pedagogis dari integrasi tarian tradisional Wura Bongi Monca dalam pengajaran teori himpunan melalui lensa etnomatematika.Dengan memanfaatkan elemen representasi yang terkandung dalam tarian, siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih konkret dan bermakna secara budaya tentang konsep dasar teori himpunan, termasuk himpunan universal, persimpangan, himpunan bagian, himpunan tak berpotongan, dan himpunan komplementer.Integrasi artefak budaya memfasilitasi tidak hanya keterlibatan kognitif tetapi juga perkembangan afektif, karena siswa menghubungkan ide matematika dengan nilai-nilai filosofis yang tertanam dalam tarian, seperti silaturahmi (harmoni sosial), rasa hormat, kelembutan, dan kesatuan.Temuan ini menekankan nilai instruksi yang dikontekskan secara budaya dalam mendukung pemahaman konsep siswa dan mempromosikan kemampuan pemecahan masalah matematika yang terletak secara budaya.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif lintas budaya yang menyelidiki transferabilitas dan skalabilitas pedagogi berbasis etnomatematika di berbagai kelompok budaya dan tingkat pendidikan. Investigasi longitudinal juga diperlukan untuk memeriksa dampak abadi instruksi matematika yang responsif secara budaya terhadap perkembangan kognitif siswa, khususnya dalam hal penalaran matematika dan pemecahan masalah. Selain itu, penggunaan teknologi digital, seperti representasi multimedia interaktif dari praktik budaya tradisional, dapat meningkatkan aksesibilitas dan daya tarik konten etnomatematika. Dari perspektif kebijakan, penting bagi pengembang kurikulum dan pemangku kepentingan pendidikan untuk mendukung integrasi pengetahuan budaya lokal ke dalam pengajaran matematika melalui kebijakan inklusif, alokasi sumber daya, dan kolaborasi dengan ahli budaya dan anggota masyarakat. Upaya-upaya ini esensial untuk menciptakan lanskap pendidikan matematika yang adil dan berkelanjutan secara budaya di Indonesia dan di luar negeri.
- Journal on Mathematics Education. didactic phenomenon deciphering students learning obstacles set theory... jme.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jme/article/view/471Journal on Mathematics Education didactic phenomenon deciphering students learning obstacles set theory jme ejournal unsri ac index php jme article view 471
- The impact of Ethno-Realistic Mathematics Education-based e-module in strengthening students’ problem-solving... doi.org/10.29408/jel.v10i3.26611The impact of Ethno Realistic Mathematics Education based e module in strengthening studentsAo problem solving doi 10 29408 jel v10i3 26611
- The beauty of mathematics in Indonesian culture: An impactful and meaningful context in number patterns... doi.org/10.23917/jramathedu.v10i2.10441The beauty of mathematics in Indonesian culture An impactful and meaningful context in number patterns doi 10 23917 jramathedu v10i2 10441
- Ethnomathematical exploration of the Remo dance as a source for mathematics learning | Jurnal Elemen.... doi.org/10.29408/jel.v11i1.26997Ethnomathematical exploration of the Remo dance as a source for mathematics learning Jurnal Elemen doi 10 29408 jel v11i1 26997
- The development of geometry learning using traditional dance context assisted by GeoGebra | Jurnal Elemen.... doi.org/10.29408/jel.v9i1.6628The development of geometry learning using traditional dance context assisted by GeoGebra Jurnal Elemen doi 10 29408 jel v9i1 6628
| File size | 639.65 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Hal ini dibuktikan dengan kehadirannya yang menonjol dalam diskusi, membentuk klaster sentral dalam baik jaringan ko-okurensi maupun kuadran peta tematik.Hal ini dibuktikan dengan kehadirannya yang menonjol dalam diskusi, membentuk klaster sentral dalam baik jaringan ko-okurensi maupun kuadran peta tematik.
HAMZANWADIHAMZANWADI These findings indicate that students possess intuitive approaches that can serve as a foundation for formal combinatorial reasoning. The study alignsThese findings indicate that students possess intuitive approaches that can serve as a foundation for formal combinatorial reasoning. The study aligns
HAMZANWADIHAMZANWADI Model ini menjelaskan 78,1% variansi dalam pemanfaatan AI (R² = 0,781) dan menunjukkan relevansi prediktif yang tinggi (Q² > 0,70). Temuan ini menggarisbawahiModel ini menjelaskan 78,1% variansi dalam pemanfaatan AI (R² = 0,781) dan menunjukkan relevansi prediktif yang tinggi (Q² > 0,70). Temuan ini menggarisbawahi
HAMZANWADIHAMZANWADI Berdasarkan kerangka yang disintesis dari model heuristik Polya dan proses pemecahan masalah NCTM, penelitian berfokus pada lima tahap kognitif: pemahaman,Berdasarkan kerangka yang disintesis dari model heuristik Polya dan proses pemecahan masalah NCTM, penelitian berfokus pada lima tahap kognitif: pemahaman,
HAMZANWADIHAMZANWADI Data dikumpulkan melalui observasi, tes diagnostik, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan teknik interpretatif dan kritis. DesainData dikumpulkan melalui observasi, tes diagnostik, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan teknik interpretatif dan kritis. Desain
HAMZANWADIHAMZANWADI Hasil menunjukkan asosiasi positif yang signifikan - meskipun bukan kausal - antara kompetensi teknologi secara keseluruhan dan penggunaan sumber dayaHasil menunjukkan asosiasi positif yang signifikan - meskipun bukan kausal - antara kompetensi teknologi secara keseluruhan dan penggunaan sumber daya
UNISBAUNISBA The research method used is the descriptive-qualitative method. The results of the study show that accountability carried out by local governments in borderThe research method used is the descriptive-qualitative method. The results of the study show that accountability carried out by local governments in border
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII yang berjumlah 212 siswa, terbagi dalam 7 kelas. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa yang dipilihPopulasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII yang berjumlah 212 siswa, terbagi dalam 7 kelas. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa yang dipilih
Useful /
HAMZANWADIHAMZANWADI Hasil menunjukkan bahwa lintasan pembelajaran yang terdiri dari empat kegiatan (memainkan Monopoly yang dimodifikasi, mengenali nilai uang, menghitungHasil menunjukkan bahwa lintasan pembelajaran yang terdiri dari empat kegiatan (memainkan Monopoly yang dimodifikasi, mengenali nilai uang, menghitung
UmriUmri Pendampingan oleh fasilitator pendamping meliputi beberapa tahapan meliputi survei lokasi, perkenalan,dam asesmen, penemua kendala, pendampingan, praktik,Pendampingan oleh fasilitator pendamping meliputi beberapa tahapan meliputi survei lokasi, perkenalan,dam asesmen, penemua kendala, pendampingan, praktik,
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Maka dari itu, kombinasi video dan animasi ini diharapkan dapat menjadi media perantara antara pengidap autis dan masyarakat umum, untuk menyampaikan apaMaka dari itu, kombinasi video dan animasi ini diharapkan dapat menjadi media perantara antara pengidap autis dan masyarakat umum, untuk menyampaikan apa
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Model klasifikasi yang telah dibuat kemudian diuji dengan mengunakan teknik confusion matrix dengan masing-masing hasil adalah nilai presisi sebesar 83%,Model klasifikasi yang telah dibuat kemudian diuji dengan mengunakan teknik confusion matrix dengan masing-masing hasil adalah nilai presisi sebesar 83%,