ULUMUNAULUMUNA
UlumunaUlumunaUntuk lebih memahami bagaimana gaya belajar siswa memengaruhi keterlibatan mereka dengan materi perkuliahan, penelitian ini mengkaji penerapan paradigma belajar VARK (Visual, Auditori, Membaca/Menulis, Kinestetik) dalam pendidikan Islam. Dua tujuan utama penelitian ini adalah pertama, meneliti seberapa baik siswa meyakini metode belajar pilihan mereka selaras dengan lingkungan belajar tradisional versus digital, dan kedua, menyelidiki bagaimana preferensi ini memengaruhi interaksi mereka dengan materi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan panduan wawancara semi-terstruktur untuk merekam pengalaman individu selama wawancara mendalam yang dilakukan dengan 15 mahasiswa Universitas Utara Malaysia (UUM). Dalam kurikulum Islam UUM, analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi tren, hambatan, dan manfaat yang terkait dengan setiap gaya belajar VARK. Hambatan khusus meliputi struktur buku klasik yang padat bagi pembelajar membaca/menulis, monotonnya materi audio, kelebihan informasi bagi pembelajar visual, dan kurangnya kemungkinan pembelajaran kinestetik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kurikulum yang terintegrasi dan adaptif yang mengakomodasi beragam gaya belajar, sehingga meningkatkan keterlibatan siswa dan prestasi akademik. Studi ini berkontribusi pada literatur pendidikan Islam dengan menawarkan rekomendasi desain kurikulum yang selaras dengan preferensi belajar siswa, sehingga memfasilitasi transisi menuju Pendidikan 4.0.
Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi (Edukasi 4.0) ke dalam pendidikan Islam, dengan mempertimbangkan berbagai gaya belajar VARK, secara signifikan meningkatkan keterlibatan, inklusivitas, dan hasil belajar siswa, menjembatani nilai-nilai tradisional dengan pedagogi modern.Oleh karena itu, pendidik perlu menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dengan mengakui preferensi visual, auditori, membaca/menulis, dan kinestetik, serta memanfaatkan perangkat digital untuk memenuhi gaya belajar yang beragam ini secara efektif.Inovasi berkelanjutan dalam pendidikan Islam sangat penting untuk beradaptasi dengan Era Digital, menuntut kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam merancang sistem yang memadukan prinsip-prinsip Islam yang abadi dengan kemajuan teknologi demi masa depan pendidikan yang lebih cerah.
Melihat semakin pentingnya adaptasi pendidikan Islam di era digital, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan krusial. Pertama, sebuah studi mendalam dapat meneliti bagaimana platform digital interaktif dan metode pedagogis yang inovatif dapat dirancang dan dievaluasi untuk meningkatkan aksesibilitas dan pemahaman teks-teks klasik Islam yang padat dan kompleks bagi siswa dengan berbagai gaya belajar VARK. Penelitian ini bisa mengeksplorasi penggunaan anotasi digital, visualisasi interaktif sejarah dan konsep, atau simulasi konteks budaya untuk membantu siswa membaca/menulis, visual, auditori, dan kinestetik memahami kedalaman warisan intelektual Islam tanpa mengorbankan keasliannya. Misalnya, bagaimana penggunaan AI dalam menerjemahkan dan menyederhanakan struktur bahasa kuno tanpa kehilangan makna esensial. Kedua, akan sangat berharga untuk melakukan studi komparatif kuantitatif yang mengukur efektivitas kurikulum pendidikan Islam yang secara eksplisit dirancang untuk menyesuaikan diri dengan preferensi gaya belajar individu (visual, auditori, membaca/menulis, kinestetik) melalui teknologi Education 4.0, dibandingkan dengan kurikulum digital standar. Studi ini dapat menguji dampak jangka panjang terhadap tingkat keterlibatan siswa, pencapaian akademik dalam materi agama, dan retensi nilai-nilai Islam. Ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik dalam personalisasi pembelajaran skala besar. Terakhir, penting untuk memahami perspektif para pendidik itu sendiri. Penelitian dapat menyelidiki tantangan, kebutuhan pelatihan, dan faktor-faktor pendorong bagi guru pendidikan Islam dalam mengadopsi dan menerapkan strategi pengajaran berbasis VARK dan teknologi Pendidikan 4.0 secara efektif di lingkungan kelas mereka. Bagaimana dukungan institusional dan kebijakan dapat memfasilitasi transisi ini, serta bagaimana kompetensi digital guru dapat ditingkatkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih relevan dan menarik bagi generasi digital saat ini, merupakan pertanyaan kunci yang perlu dijawab.
- Learning Styles with Gender Comparison | AMEP. learning styles gender comparison amep doi.org/10.2147/AMEP.S295058Learning Styles with Gender Comparison AMEP learning styles gender comparison amep doi 10 2147 AMEP S295058
- 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... hrpub.org/journals/article_info.php?aid=95500 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board hrpub journals article info php aid 9550
- HRMARS - Bridging Learning Styles and Student Preferences in Construction Technology Education: VARK... hrmars.com/IJARPED/article/view/19313/Bridging-Learning-Styles-and-Student-Preferences-in-Construction-Technology-Education-VARK-Model-AnalysisHRMARS Bridging Learning Styles and Student Preferences in Construction Technology Education VARK hrmars IJARPED article view 19313 Bridging Learning Styles and Student Preferences in Construction Technology Education VARK Model Analysis
| File size | 1.28 MB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil menunjukkan korelasi positif kuat (r = 0,891, p < 0,001) antara pelatihan dan kompetensi digital guru, menunjukkan bahwa pelatihan secara signifikanHasil menunjukkan korelasi positif kuat (r = 0,891, p < 0,001) antara pelatihan dan kompetensi digital guru, menunjukkan bahwa pelatihan secara signifikan
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Penelitian ini menyelidiki dampak kecerdasan buatan (AI) pada pendidikan, khususnya dalam bidang pengajaran, pembelajaran, dan penilaian. Meskipun AI menawarkanPenelitian ini menyelidiki dampak kecerdasan buatan (AI) pada pendidikan, khususnya dalam bidang pengajaran, pembelajaran, dan penilaian. Meskipun AI menawarkan
OJSOJS Implementasi model ini memerlukan prasyarat seperti infrastruktur memadai, kompetensi guru, dan strategi kurikulum yang terencana.meskipun terdapat tantangan,Implementasi model ini memerlukan prasyarat seperti infrastruktur memadai, kompetensi guru, dan strategi kurikulum yang terencana.meskipun terdapat tantangan,
UNDIKSHAUNDIKSHA Pengaruh lainnya dapat dilihat dari faktor internal (latar belakang kepemilikan usaha dan gender), namun pengaruh tersebut memiliki signifikansi yang rendahPengaruh lainnya dapat dilihat dari faktor internal (latar belakang kepemilikan usaha dan gender), namun pengaruh tersebut memiliki signifikansi yang rendah
OJSOJS Namun, kendala utama berupa kualitas jaringan internet yang tidak stabil serta rendahnya kompetensi digital guru dan siswa menghambat optimalisasi penggunaanNamun, kendala utama berupa kualitas jaringan internet yang tidak stabil serta rendahnya kompetensi digital guru dan siswa menghambat optimalisasi penggunaan
OJSOJS Akan tetapi, tidak semua guru dapat menerapkan kompetensinya dalam pembelajaran seperti kompetensi digital yang harus dimiliki oleh guru profesional saatAkan tetapi, tidak semua guru dapat menerapkan kompetensinya dalam pembelajaran seperti kompetensi digital yang harus dimiliki oleh guru profesional saat
UNYUNY Oleh karena itu, penelitian kualitatif ini bertujuan mengidentifikasi strategi guru EFL dan administrator sekolah dalam meningkatkan literasi digital siswaOleh karena itu, penelitian kualitatif ini bertujuan mengidentifikasi strategi guru EFL dan administrator sekolah dalam meningkatkan literasi digital siswa
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Pada tahun 2019, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pengajaran kosakata harus menyenangkan dan bermakna. Sebanyak 28 guru terlibat dalam penelitianPada tahun 2019, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pengajaran kosakata harus menyenangkan dan bermakna. Sebanyak 28 guru terlibat dalam penelitian
Useful /
STITMUBASTITMUBA Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode pendampingan, sosialisasi, kolaborasi institusi, dan penguatan media sosial. Penelitian menemukanPendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode pendampingan, sosialisasi, kolaborasi institusi, dan penguatan media sosial. Penelitian menemukan
STITMUBASTITMUBA Pengaruh penerapan media ini terhadap hasil belajar bahasa Arab siswa MDA Miftahul Ulum Al-Islamy adalah signifikan. Hal ini terlihat pada hasil pre-testPengaruh penerapan media ini terhadap hasil belajar bahasa Arab siswa MDA Miftahul Ulum Al-Islamy adalah signifikan. Hal ini terlihat pada hasil pre-test
ULUMUNAULUMUNA Penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren memiliki kemampuan unik dalam mengembangkan kerangka moderasi Islam kontemporer yang berhasil melawan radikalismePenelitian ini menunjukkan bahwa pesantren memiliki kemampuan unik dalam mengembangkan kerangka moderasi Islam kontemporer yang berhasil melawan radikalisme
UNDIKSHAUNDIKSHA Model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving-Heuristic berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi suhu danModel pembelajaran Logan Avenue Problem Solving-Heuristic berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi suhu dan