UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Sampah plastik menjadi masalah yang cukup menyita perhatian publik beberapa tahun terakhir. Menurut KLHK dan Kementrian Perindustrian (2016), jumlah timbunan sampah di Indonesia sudah mencapai 65,2 juta ton pertahun. Berbagai cara untuk mengurangi volume sampah plastik dikerahkan untuk dapat memprediksi dan meningkatkan kesadaran lingkungan salah satunya dengan mengukur intensi mengurangi sampah plastik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh afek positif terhadap intensi mengurangi sampah plastik pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen murni randomized pretest-posttest control group design. Subjek dalam penelitian berjumlah 60 mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (30 orang) dan kelompok kontrol (30 orang). Validasi modul perlakuan penelitian ini menggunakan validitas isi yang diperoleh menggunakan teknik Aikens V. Hasil validitas isi menunjukkan kisaran antara 0,5 hingga 0,875 yang berarti modul perlakuan memiliki validitas isi yang berkisar antara kategori sedang hingga tinggi. Data penelitian diambil menggunakan dua skala, yaitu skala intensi mengurangi sampah plastik yang terdiri atas 31 aitem (sig 0,936) dan skala afek positif yang terdiri atas 28 aitem (sig. 0,932). Metode analisis yang digunakan yaitu Analysis of Variance (ANOVA). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,048. Dengan demikian hipotesis penelitian diterima yaitu ada pengaruh antara afek positif dengan intensi mengurangi sampah plastik pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh afek positif terhadap intensi mengurangi sampah plastik pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang.Afek positif berkontribusi terhadap intensi mengurangi sampah plastik pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang.Namun, perbedaan intensi mengurangi sampah plastik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menginvestigasi lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi intensi mengurangi sampah plastik, seperti norma sosial, pengetahuan lingkungan, dan kontrol perilaku yang dirasakan. Selain itu, penelitian eksperimen lebih lanjut perlu dilakukan dengan kontrol yang lebih ketat terhadap variabel pengganggu dan validasi fungsional modul eksperimen untuk memastikan efektivitas intervensi afek positif. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam motivasi dan hambatan mahasiswa dalam mengurangi sampah plastik, serta bagaimana afek positif dapat diintegrasikan dalam program edukasi lingkungan yang lebih efektif. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan dapat lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga berkontribusi pada pengurangan masalah sampah plastik di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi pengembangan strategi intervensi yang lebih komprehensif dan efektif dalam mendorong perilaku pro-lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas.

Read online
File size243.68 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test