MAYADANIMAYADANI

Masyarakat Berdaya dan InovasiMasyarakat Berdaya dan Inovasi

Pengomposan adalah salah satu metode pengolahan sampah organik yang bertujuan untuk mengurangi dan mengubah komposisi sampah menjadi produk yang bermanfaat. Artikel ini memberikan gambaran dan penjelasan tentang program kerja pembuatan pupuk kompos, termasuk proses, tahapan hasil, dan manfaatnya. Proses pengomposan dilakukan secara alami dengan mendaur ulang bahan organik menjadi pupuk berharga yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman. Artikel ini ditulis dengan pendekatan kualitatif dan model deskriptif eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman baru tentang pemanfaatan limbah rumah tangga dengan cara yang sederhana dan terjangkau. Selain itu, masyarakat dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pupuk buatan pabrik, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran masyarakat petani desa dalam proses bercocok tanam. Artikel ini diperoleh saat pelaksanaan KKN Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Tahun 2024.

Respon Kelompok Wanita Tani sangat positif dan menyambut baik program ini karena dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk dan menjaga lingkungan sekitar, khususnya di Dusun Clebung.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide: Pertama, mengkaji lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi dari penggunaan pupuk kompos di masyarakat, terutama dalam hal pengurangan biaya produksi pertanian. Kedua, mengeksplorasi metode-metode inovatif dalam pembuatan pupuk kompos, seperti penggunaan bahan tambahan tertentu atau teknologi pengomposan yang lebih efisien. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menilai efektivitas penggunaan pupuk kompos dalam meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas tanaman di berbagai jenis lahan pertanian.

Read online
File size239.42 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test