JELEJELE

Journal of English Language and EducationJournal of English Language and Education

Memahami hubungan antara strategi belajar kosa kata bahasa Inggris (VLSs) dan ukuran kosa kata (VS) merupakan isu kontroversial di antara penelitian sebelumnya di bidang linguistik terapan. Oleh karena itu, penelitian saat ini berusaha mengidentifikasi (VLSs) dan (VS) di antara mahasiswa EFL Irak. Selain itu, penelitian ini juga memeriksa hubungan antara (VLSs) dan (VS) di antara mahasiswa EFL Irak. Desain penelitian korelatif kuantitatif digunakan dengan dukungan kuesioner (VLSs) dan tes (VS). Sampel penelitian ini terdiri dari 258 mahasiswa EFL di tahun keempat yang dipilih secara acak dari Departemen Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Humaniora dan Fakultas Pendidikan Wanita - Universitas Anbar selama semester pertama tahun akademik 2025-2026. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan SPSS untuk menghitung rata-rata, standar deviasi, uji t, korelasi Pearson, dan analisis regresi berganda. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa Irak secara aktif menggunakan berbagai VLSs, terutama strategi metacognitive, memori, dan kognitif, untuk mengurangi pengetahuan kosa katanya. Selain itu, temuan mengungkapkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan secara statistik antara penggunaan efektif sebagian besar VLSs dan ukuran kosa kata siswa, yang pada gilirannya berkontribusi pada kemampuan bahasa mereka secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menguasai VLSs sangat penting bagi siswa EFL, terutama dalam konteks Irak, di mana paparan terbatas terhadap bahasa Inggris menimbulkan tantangan bagi pengembangan kosa kata. Dengan mengadopsi strategi yang efektif, siswa tidak hanya memperbesar ukuran kosa katanya tetapi juga meningkatkan kompetensi komunikasinya, kinerja akademis, dan keterampilan belajar seumur hidup.

Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Irak menggunakan berbagai strategi belajar kosa kata, terutama strategi metacognitive, memori, dan kognitif, untuk mengembangkan kosa katanya.Ada hubungan positif yang signifikan antara kebanyakan strategi dan ukuran kosa kata, menunjukkan kontribusi mereka terhadap kemampuan bahasa secara keseluruhan, terutama melalui strategi metacognitive dan memori seperti perencanaan, kesadaran, dan pemantauan diri.Namun, penggunaan sering dari strategi tertentu tidak selalu menunjukkan efektivitas, karena beberapa strategi mungkin hanya mendukung retensi jangka pendek ketika digunakan secara terpisah.Penelitian ini memberikan bukti empiris dari konteks EFL Irak yang kurang diteliti dan menekankan pentingnya melatih siswa untuk menerapkan strategi secara efektif.Meskipun penelitian ini memberikan kontribusi, penelitian ini terbatas oleh ukuran sampel yang kecil dan bergantung pada data yang dilaporkan sendiri, yang dapat mempengaruhi generalisasi.Oleh karena itu, penelitian masa depan dianjurkan untuk menggunakan desain campuran atau longitudinal, mengeksplorasi efektivitas strategi yang berbeda, dan memeriksa peran instruksi strategi dan alat digital.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas strategi belajar kosa kata yang berbeda dalam konteks Irak dan bagaimana strategi ini dapat ditingkatkan untuk meningkatkan ukuran kosa kata siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran instruksi strategi dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan strategi belajar kosa kata secara efektif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi dan alat digital dapat digunakan untuk mendukung strategi belajar kosa kata dan meningkatkan ukuran kosa kata siswa. Dengan menggabungkan strategi berbasis instruksi ke dalam kurikulum EFL, dapat meningkatkan ukuran kosa kata, kemampuan bahasa, dan otonomi pembelajar.

Read online
File size824.37 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test