JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA

EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Penelitian ini mengusulkan Techno-Humanistic Learning (THL) sebagai paradigma baru pedagogi digital humanistik dalam pendidikan Islam. Tujuan utamanya adalah mengeksplorasi bagaimana pembelajaran digital dapat diterapkan sambil mempertahankan pendekatan yang berpusat pada manusia. Menggunakan tinjauan literatur sistematis dari 39 artikel dari basis data internasional, penelitian ini mengidentifikasi tiga temuan kunci. Pertama, Kerangka THL menyajikan peta operasional untuk pembelajaran digital humanistik berdasarkan nilai-nilai Islam. Ini mencakup peran guru dan sikap pedagogis mereka, serta integrasi teknologi. Kedua, prinsip-prinsip THL menekankan integrasi domain kognitif, afektif, dan psikomotor dengan keterampilan abad ke-21, etika digital, dan nilai-nilai manusia universal. Ketiga, THL Transformation menjelaskan pergeseran dalam hubungan guru-siswa menuju kolaborasi yang lebih besar dan refleksi berbasis teknologi, serta penguatan literasi digital berdasarkan spiritualitas dan moral. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa THL bukan hanya konsep, tetapi dapat diterapkan pada kebijakan pendidikan digital Islam di Indonesia, pengembangan kurikulum, penguatan kompetensi guru, dan regulasi literasi digital humanistik. Dengan demikian, THL berkontribusi pada arah baru pendidikan Islam yang lebih inklusif, adil, berorientasi manusia, dan relevan dengan tantangan era digital.

Transformasi Techno-Humanistic Learning (THL) menekankan pentingnya menggabungkan elemen teknologi dengan prinsip-prinsip humanistik dalam pendidikan digital.Prinsip-prinsip konstruktivisme, kesadaran etika, dan kolaborasi aktif antara pendidik dan pembelajar merupakan dasar untuk membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan dan adaptif yang mengatasi tantangan abad ke-21.Dalam konteks ini, peran pendidik melampaui pengajaran untuk mencakup fasilitasi, kemitraan, dan bimbingan, memastikan dimensi manusia tidak tergeser oleh dominasi teknologi.Di bidang pendidikan Islam, THL menawarkan peluang strategis untuk mengembangkan kebijakan pendidikan digital yang seimbang antara literasi teknologi, nilai-nilai Islam, dan pengembangan karakter.Hal ini penting untuk memastikan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang kompeten secara digital, tetapi juga siswa yang etis dan bertanggung jawab secara sosial, serta mampu menafsirkan kemajuan teknologi dalam kerangka nilai-nilai manusia dan spiritualitas.Dengan demikian, THL dapat menjadi paradigma baru untuk mengembangkan model pendidikan Islam digital di Indonesia.Ini memberikan panduan kebijakan yang menekankan percepatan adopsi teknologi sambil memastikan keberlanjutan nilai-nilai pendidikan mulia yang diwarisi dari Ki Hajar Dewantara.Penguatan penelitian empiris dan pengujian implementasi kebijakan akan menjadi kunci ke depan untuk menjadikan THL sebagai fondasi yang kuat untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang inklusif, transformatif, dan kompetitif secara global.

Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan model implementasi Techno-Humanistic Learning (THL) di berbagai tingkat institusi pendidikan, mulai dari madrasah hingga perguruan tinggi. Penelitian empiris yang menyeluruh diperlukan untuk menguji efektivitas THL dalam konteks pendidikan digital Islam di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan kebijakan pendidikan Islam di era digital.. . 2. Mengkaji peran teknologi dalam pendidikan Islam dari perspektif etika dan moral. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperkuat nilai-nilai Islam, karakter, dan moralitas siswa. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan Islam yang sejalan dengan nilai-nilai humanistik dan spiritual.. . 3. Meneliti dampak THL terhadap pengembangan kompetensi guru dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana THL dapat membantu guru dalam menerapkan pendekatan humanistik dan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan program pelatihan guru yang efektif dan relevan dengan tantangan pendidikan Islam di era digital.

  1. 0. pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd rl doi uq fl endstream... doi.org/10.34864/heteroglossia.issn.2084-1302.nr13.art110 pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd rl doi uq fl endstream doi 10 34864 heteroglossia issn 2084 1302 nr13 art11
  2. Internalization of Humanist-Religious Education in Child-Friendly Madrasahs in Indonesia | Jurnal Tarbiyatuna.... doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v13i2.7297Internalization of Humanist Religious Education in Child Friendly Madrasahs in Indonesia Jurnal Tarbiyatuna doi 10 31603 tarbiyatuna v13i2 7297
  3. PENDIDIKAN YANG HUMANIS Alternatif Reformasi Pendidikan Berakar Budaya Bangsa | Muqorobin | JISIP (Jurnal... doi.org/10.58258/jisip.v5i3.2209PENDIDIKAN YANG HUMANIS Alternatif Reformasi Pendidikan Berakar Budaya Bangsa Muqorobin JISIP Jurnal doi 10 58258 jisip v5i3 2209
  4. Konsep Pendidikan Islam Perspektif Syed Naquib Al-Attas dan Relevansinya Terhadap Sistem Pendidikan Islam... doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2569Konsep Pendidikan Islam Perspektif Syed Naquib Al Attas dan Relevansinya Terhadap Sistem Pendidikan Islam doi 10 29303 jipp v9i4 2569
Read online
File size870.97 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test