JELEJELE

Journal of English Language and EducationJournal of English Language and Education

Penguasaan terminologi medis merupakan kompetensi penting dalam komunikasi ilmiah internasional, terutama dalam penulisan abstrak yang menuntut kepadatan informasi tinggi. Namun, banyak akademisi kesehatan masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan produktivitas affixation untuk membangun istilah medis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur morfologis istilah medis, membandingkan frekuensi kejadiannya, dan merumuskan referensi pedagogis untuk pengajaran English for Specific Purposes (ESP). Studi kualitatif deskriptif ini menggunakan metode analisis konten pada korpus data yang terdiri dari abstrak International Conference on Health Practice and Research (ICHPR) tahun 2024 dan 2025. Istilah medis diuraikan berdasarkan teori pembentukan kata untuk mengidentifikasi pola prefiks, akar, dan sufiks. Analisis melibatkan proses coding multi-tahap di mana istilah divalidasi terhadap leksikon medis untuk memastikan akurasi dalam mengidentifikasi turunan. Temuan menunjukkan dominasi istilah Hipertensi (39 kali) dan Tuberculosis (15 kali) sebagai fokus penelitian konsisten. Perubahan tren terminologi dari masalah kesehatan mental (seperti Skizofrenia) pada tahun 2024 ke masalah fisik kronis (seperti Pulmoner dan Myofascial) pada tahun 2025 juga diidentifikasi. Pola produktivitas sufiks derivatif (seperti -al, -ary, -ic) dan afiks patologis (seperti -itis, -osis) terbukti menjadi instrumen utama dalam kondensasi makna klinis. Secara pedagogis, hasil ini menyediakan daftar referensi vocab prioritas berdasarkan korpus nyata yang dapat digunakan dosen bahasa Inggris untuk meningkatkan kesadaran morfologis mahasiswa kesehatan dalam menghadapi publikasi global.

Penelitian ini berhasil mengungkap pola morfologis dan dinamika penggunaan terminologi medis dalam korpus abstrak dari konferensi internasional ICHPR edisi ke-6 dan ke-7.Batasan utama penelitian ini adalah ukuran korpus yang relatif kecil, terdiri dari 72 abstrak dari satu seri konferensi.Akibatnya, temuan mungkin tidak sepenuhnya menangkap keragaman nomenklatur medis global.Berdasarkan analisis 72 abstrak, dapat disimpulkan bahwa identifikasi dan klasifikasi istilah medis menunjukkan ketergantungan yang kuat pada sistem pembentukan kata berbasis Yunani dan Latin.Penggunaan prefiks dan sufiks bukan hanya pelengkap gramatikal, tetapi alat kunci dalam mengompresi informasi klinis yang tepat dalam batas kata abstrak.Perbandingan frekuensi menunjukkan bahwa istilah Hipertensi tetap menjadi fokus penelitian dominan dalam dua tahun terakhir, sedangkan fluktuasi dalam istilah lain, seperti hilangnya Skizofrenia dan munculnya Pulmoner dan Myofascial, menunjukkan tren bergeser dalam penelitian kesehatan konferensi internasional.Secara keseluruhan, pola produktivitas affixasi yang ditemukan, khususnya dominasi sufiks derivatif yang menandai kategori adjektif dan sufiks patologis, memberikan bukti empiris bahwa penguasaan morfologi adalah kunci bagi akademisi untuk berkomunikasi secara efektif di forum global.Penelitian ini menyarankan agar pengajaran ESP beralih dari belajar hafalan ke pendekatan morfologis berbasis korpus.Dosen dapat memanfaatkan daftar kata frekuensi tinggi dari penelitian ini untuk meningkatkan kemandirian pembelajar dalam mendekode istilah kompleks.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas korpus data dengan memasukkan abstrak dari berbagai penerbit internasional dan wilayah. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas pedagogis integrasi pola morfologis spesifik ini ke dalam intervensi kelas ESP melalui desain penelitian eksperimental. Dengan memanfaatkan daftar kata frekuensi tinggi dari penelitian ini, praktisi ESP dapat merancang kurikulum yang tidak hanya autentik tetapi juga sangat relevan dengan persyaratan aktual penyebaran ilmiah global. Hal ini memastikan bahwa mahasiswa kesehatan tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga diberdayakan untuk berpartisipasi secara aktif dalam komunitas ilmiah internasional.

  1. English for Medical Purposes: A Review | Journal of Pharmaceutical Negative Results. english medical... pnrjournal.com/index.php/home/article/view/3580English for Medical Purposes A Review Journal of Pharmaceutical Negative Results english medical pnrjournal index php home article view 3580
  2. The Principles of Biomedical Scientific Writing: Abstract and Keywords. principles biomedical scientific... doi.org/10.5812/ijem.100159The Principles of Biomedical Scientific Writing Abstract and Keywords principles biomedical scientific doi 10 5812 ijem 100159
  3. Cross-sectional survey of health literacy among health science students in Singapore - Kenrick Y Cheong,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/27550834231222382Cross sectional survey of health literacy among health science students in Singapore Kenrick Y Cheong journals sagepub doi 10 1177 27550834231222382
  4. Evaluation of the Accuracy of Medical Terminology and Its Relationship to the Accuracy of Clinical Coding... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners/article/view/16381Evaluation of the Accuracy of Medical Terminology and Its Relationship to the Accuracy of Clinical Coding journal universitaspahlawan ac index php ners article view 16381
Read online
File size391.15 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test