JELEJELE

Journal of English Language and EducationJournal of English Language and Education

Penelitian ini dipandu oleh kenyataan bahwa banyak siswa SMA tingkat akhir masih menghadapi kesulitan dalam pengucapan bahasa Inggris, seperti penekanan kata yang salah, pengucapan yang tidak tepat, dan rendahnya kepercayaan diri saat berbicara. Masalah-masalah tersebut sering disebabkan oleh keterbatasan paparan media pembelajaran interaktif dan penggunaan metode pengajaran konvensional yang lebih menekankan teori daripada praktik. Oleh karena itu, strategi pengajaran yang menarik dan efektif, seperti permainan homofon dan rim, dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan pengucapan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan permainan homofon dan rim sebagai media pembelajaran guna meningkatkan kemampuan pengucapan siswa kelas X SMA N 1 Colomadu pada tahun akademik 2025/2026. Metode yang digunakan adalah desain Action Research Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dari Juli hingga Agustus 2025. Data dikumpulkan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan data kualitatif diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, dianalisis dengan metode Miles dan Huberman; data kuantitatif diperoleh dari pre‑test, post‑test 1, dan post‑test 2, dianalisis dengan menghitung skor rata‑rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan homofon dan rim secara signifikan meningkatkan kemampuan pengucapan siswa, dengan skor rata‑rata meningkat dari 65 pada pre‑test menjadi 70 pada post‑test 1 dan 80 pada post‑test 2. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan homofon dan rim efektif dalam meningkatkan kemampuan pengucapan siswa.

Penerapan permainan homofon dan rim dalam pembelajaran bahasa Inggris berhasil meningkatkan kemampuan pengucapan siswa kelas X SMA N 1 Colomadu, terbukti dari peningkatan signifikan skor pre‑test ke post‑test.Penggunaan permainan ini juga mendongkrak antusiasme dan partisipasi aktif siswa, memperbaiki suasana kelas secara keseluruhan.Penelitian mendatang disarankan untuk mengeksplorasi referensi tambahan mengenai strategi pembelajaran pengucapan melalui permainan homofon dan rim.

Pertama, lakukan penelitian lanjutan dengan menambah variabel motivasi siswa; misalnya, meneliti apakah tingkat motivasi intrinsik memoderasi efek permainan homofon dan rim pada peningkatan pengucapan. Kedua, kembangkan studi eksperimental berkelanjutan yang membandingkan efektivitas permainan homofon dan rim dengan strategi pembelajaran berbasis teknologi lain, seperti aplikasi pembelajaran interaktif, untuk menentukan kombinasi metode yang paling optimal. Ketiga, lakukan riset jangka panjang yang melacak perkembangan kemampuan pengucapan siswa dalam jangka waktu satu semester atau satu tahun, guna menilai keberlanjutan manfaat pembelajaran berbasis permainan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi retensi hasil belajar.

Read online
File size333.08 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test