DINIYAHDINIYAH

One moment, please...One moment, please...

Penelitian ini bertujuan untuk meriwayatkan sejarah tentang Rasyid Ridha, seorang tokoh intelektual muslim dalam pembaharuan pemahaman Islam di belahan dunia Islam, yang telah mendedikasikan hidupnya pada cita-cita mulia yang humanistik, berdasarkan nilai kebenaran dan keadilan sesuai ajaran Islam. Ia melanjutkan dan mempublikasikan pemikiran Jamaluddin al‑Afghani dan Muhammad Abduh melalui Al‑Mannar. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka. Hasil penelitian menegaskan bahwa Rasyid Ridha adalah pejuang kehidupan untuk kebangkitan umat muslim, melawan keterbelakangan, penjajahan, dan kemunduran menuju kemajuan peradaban Islam sebagai agama progresif yang menjaga ukhuwah.

Rasyid Ridha adalah mujadid penerus Jamaluddin al‑Afghani dan Muhammad Abduh.Sebagai penulis dan jurnalis majalah Al‑Mannar, ia memiliki analisa tajam terhadap perpecahan dunia Islam.Sebagai ulama, ia memimpin perjuangan kemerdekaan muslim dengan cahaya ajaran Islam yang murni, serta menegakkan ukhuwah antara Mesir dan Arab, sehingga memulihkan diplomasi dan persaudaraan di kalangan negara Islam.

(1) Meneliti dampak jangka panjang Al‑Mannar terhadap kebangkitan nasionalisme Islam di wilayah Timur Tengah, khususnya di Lebanon dan Mesir, dengan mengkaji penerimaan publik terhadap tulisan-tulisan Rasyid Ridha; (2) Mengkaji bagaimana prinsip-prinsip reformis Jamaluddin al‑Afghani dan Muhammad Abduh yang dipelihara oleh Rasyid Ridha dapat diadaptasi dalam konteks Indonesia modern untuk memperkuat identitas Islam yang moderat dan inklusif; (3) Menganalisis peran jurnalisme Islam kontemporer dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kebebasan berpendapat, melalui studi perbandingan antara Al‑Mannar dan media Islam digital saat ini.

Read online
File size578.25 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test