JELEJELE

Journal of English Language and EducationJournal of English Language and Education

Kepercayaan diri dalam berbicara merupakan aspek fundamental dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL); namun, pembelajar sering mengalami kecemasan yang dipicu oleh umpan balik verbal yang mereka terima selama kegiatan berbicara. Meskipun literatur sebelumnya sering menyoroti kecemasan berbahasa secara umum, studi yang secara spesifik berfokus pada bagaimana umpan balik langsung memengaruhi kepercayaan diri siswa masih terbatas. Penelitian ini menyelidiki pengaruh umpan balik verbal terhadap kepercayaan diri berbicara siswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Brawijaya. Menggunakan desain kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Temuan mengungkapkan bahwa umpan balik korektif yang disampaikan secara langsung dan di depan umum dapat bertindak sebagai pengganggu kognitif, mengurangi fokus dan kelancaran berbicara sambil meningkatkan ketakutan akan evaluasi negatif. Sebaliknya, umpan balik yang tertunda, konstruktif, dan mendukung dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemauan siswa untuk berkomunikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa dampak umpan balik verbal sangat ditentukan oleh waktu, nada, dan penyampaiannya, menyoroti pentingnya interaksi kelas yang aman secara psikologis dalam mengembangkan keterampilan berbicara EFL.

Studi ini menunjukkan bahwa penilaian sosial memainkan peran multidimensional dalam membentuk kepercayaan diri berbicara mahasiswa EFL, berfungsi sebagai kekuatan kognitif, emosional, perilaku, dan sosial dalam interaksi kelas, di mana reaksi teman sebaya dan kekhawatiran identitas dapat menyebabkan kecemasan dan penarikan diri.Namun, umpan balik yang konstruktif, tertunda, dan validasi dapat mengubah evaluasi menjadi penerimaan, menumbuhkan ketahanan dan kemauan untuk berkomunikasi.Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kelas yang aman secara psikologis sangat penting untuk mengembangkan kepercayaan diri berbicara, meskipun keterbatasan studi ini terletak pada ukuran sampel yang kecil dan konteks institusional tunggal.

Penelitian ini telah mengungkap bagaimana penilaian sosial memengaruhi kepercayaan diri berbicara siswa EFL, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memahami kompleksitas fenomena ini secara lebih mendalam. Untuk itu, studi di masa depan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan populasi yang lebih beragam, misalnya dengan membandingkan pengalaman siswa EFL dari berbagai latar belakang budaya atau tingkat kemahiran bahasa yang berbeda di berbagai institusi. Hal ini akan membantu mengidentifikasi apakah dampak penilaian sosial bervariasi tergantung pada konteks sosiokultural atau tahapan belajar. Selain itu, seiring dengan perkembangan teknologi, penting untuk meneliti bagaimana lingkungan digital, seperti platform pembelajaran daring atau media sosial, memengaruhi persepsi dan dampak penilaian sosial terhadap kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi. Apakah siswa merasa lebih aman atau justru lebih rentan terhadap penilaian negatif dalam interaksi virtual? Pertanyaan ini relevan mengingat meningkatnya penggunaan teknologi dalam pendidikan bahasa. Terakhir, karena umpan balik konstruktif terbukti krusial, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian model pelatihan bagi guru untuk menciptakan iklim kelas yang mendukung dan aman secara psikologis. Misalnya, bagaimana pelatihan khusus dalam memberikan umpan balik tertunda atau mendorong validasi teman sebaya dapat secara efektif meningkatkan kepercayaan diri berbicara dan mengurangi kecemasan siswa dalam jangka panjang. Investigasi terhadap strategi intervensi yang praktis dan berbasis bukti ini akan sangat bermanfaat bagi praktik pedagogis.

  1. Exploring EFL Students’ Speaking Challenges in Their Speaking for Social Purposes | Journal of... doi.org/10.20885/jee.v9i1.28010Exploring EFL StudentsAo Speaking Challenges in Their Speaking for Social Purposes Journal of doi 10 20885 jee v9i1 28010
  2. Literature Review for the Type of Interview in Qualitative Research | Adhabi | International Journal... doi.org/10.5296/ije.v9i3.11483Literature Review for the Type of Interview in Qualitative Research Adhabi International Journal doi 10 5296 ije v9i3 11483
  3. An Analysis of English as a Foreign Language (EFL) Learners’ Problems in Speaking Skills Based... edunesia.org/index.php/edu/article/view/1106An Analysis of English as a Foreign Language EFL LearnersAo Problems in Speaking Skills Based edunesia index php edu article view 1106
Read online
File size327.15 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test