UNISMUHUNISMUH

EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISEXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

Komunikasi lisan telah muncul sebagai keterampilan krusial dalam akuisisi bahasa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris. Bagi siswa yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL), berbicara bahasa Inggris merupakan tantangan signifikan yang membutuhkan upaya besar untuk mengartikulasikan pernyataan yang koheren. Penelitian ini berfokus pada identifikasi faktor-faktor psikologis yang memengaruhi kinerja berbicara siswa, dengan penekanan khusus pada penentuan variabel mana yang memiliki efek paling signifikan. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara tidak terstruktur. Studi ini mengungkapkan bahwa meskipun motivasi siswa dan sikap positif terhadap berbicara bahasa Inggris di kelas, kecemasan dan kurangnya rasa percaya diri tetap menjadi hambatan utama yang mencegah mereka berbicara dengan percaya diri. Hambatan psikologis ini berakar dari rasa takut membuat kesalahan dan menjadi sasaran ejekan oleh teman sebaya. Selanjutnya, ditemukan bahwa kecemasan adalah faktor psikologis yang paling memengaruhi kinerja berbicara siswa. Untuk mengatasi masalah ini, banyak siswa percaya bahwa meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berbicara bahasa Inggris sangatlah penting. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pendidik untuk menyadari kesulitan yang dihadapi siswa mereka dalam berbicara bahasa Inggris selama pelajaran.

Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan dan kurangnya rasa percaya diri secara signifikan memengaruhi kinerja berbicara siswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Timor, meskipun motivasi mereka telah meningkat dan memiliki sikap positif.Hambatan ini sering kali berasal dari ketakutan akan kesalahan dan ejekan teman sebaya, yang menghambat siswa untuk berbicara dengan percaya diri.Oleh karena itu, disarankan agar siswa mengubah persepsi mereka terhadap kesalahan dan fokus pada praktik, sementara pengajar menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan menyenangkan serta menekankan pentingnya dukungan antar teman untuk mengatasi hambatan psikologis ini.

Berdasarkan temuan yang menunjukkan tingginya tingkat kecemasan dan rendahnya rasa percaya diri siswa EFL dalam berbicara, serta dampak negatif dari ejekan teman sebaya, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi intervensi pedagogis spesifik. Pertanyaan penelitian bisa diajukan, misalnya, Bagaimana efektivitas program pelatihan kesadaran diri dan strategi manajemen kecemasan yang terintegrasi dalam kurikulum berbicara bahasa Inggris dapat mengurangi hambatan psikologis dan meningkatkan kinerja berbicara siswa di daerah perbatasan? Studi ini dapat membandingkan berbagai metode pengajaran, seperti penggunaan aktivitas berbasis permainan peran tanpa penilaian langsung atau penerapan sistem umpan balik positif dari teman sebaya yang terstruktur, untuk mengetahui mana yang paling efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa dan mengurangi ketakutan akan kesalahan. Selain itu, mengingat fokus pada siswa di daerah perbatasan, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara lebih mendalam pengaruh unik dari konteks sosio-linguistik dan budaya di daerah tersebut terhadap pembentukan hambatan psikologis ini. Misalnya, Apakah ada perbedaan signifikan dalam jenis dan intensitas hambatan psikologis antara siswa EFL di daerah perbatasan dengan siswa di perkotaan, dan faktor-faktor spesifik apa saja dari lingkungan perbatasan yang berkontribusi pada perbedaan tersebut? Penyelidikan ini juga bisa mencakup studi kasus yang mendalam untuk memahami strategi coping informal yang dikembangkan siswa sendiri untuk mengatasi kecemasan berbicara di lingkungan yang mungkin memiliki eksposur bahasa Inggris yang terbatas atau tekanan unik. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara-cara praktis dan kontekstual untuk mendukung siswa EFL dalam mengembangkan kemampuan berbicara mereka secara efektif.

  1. "“If our English isn’t a language, what is it?” Indonesian EFL Student" by... doi.org/10.46743/2160-3715/2018.3013AuIf our English isnAot a language what is it Ay Indonesian EFL Student by doi 10 46743 2160 3715 2018 3013
  2. SPEAKING PERFORMANCE AND PROBLEMS FACED BY ENGLISH MAJOR STUDENTS AT A UNIVERSITY IN SOUTH SUMATERA |... journal.uniku.ac.id/index.php/IEFLJ/article/view/5603SPEAKING PERFORMANCE AND PROBLEMS FACED BY ENGLISH MAJOR STUDENTS AT A UNIVERSITY IN SOUTH SUMATERA journal uniku ac index php IEFLJ article view 5603
  3. The Psychological Factors Impacts on the Students’ Speaking Skill | English Education Journal.... doi.org/10.15294/eej.v12i3.58338The Psychological Factors Impacts on the StudentsAo Speaking Skill English Education Journal doi 10 15294 eej v12i3 58338
  4. Psychological Factors that Affect English Speaking Performance among Malaysian Primary School Pupils... doi.org/10.46545/aijelr.v2i2.117Psychological Factors that Affect English Speaking Performance among Malaysian Primary School Pupils doi 10 46545 aijelr v2i2 117
  5. Speaking Anxiety and Strategies Used by ESL Learners to Overcome in Their Classroom: a Case Study in... e-journal.undikma.ac.id/index.php/jurnalkependidikan/article/view/4243Speaking Anxiety and Strategies Used by ESL Learners to Overcome in Their Classroom a Case Study in e journal undikma ac index php jurnalkependidikan article view 4243
Read online
File size401.15 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test