JELEJELE
Journal of English Language and EducationJournal of English Language and EducationPenelitian ini menyelidiki penyajian spiritualitas sebagai nilai pendidikan karakter dalam buku pelajaran Bahasa Inggris (ELT) kelas empat berjudul My Next Word. Dengan desain analisis konten kualitatif, peneliti menganalisis dan memeriksa artefak visual yang disajikan dalam buku tersebut berdasarkan lima subdimensi spiritualitas sesuai dimensi keyakinan akan Tuhan Yang Maha Esa dalam kerangka Profil Lulusan. Subdimensi tersebut meliputi spiritualitas dalam praktik keagamaan, moralitas pribadi, moralitas sosial, moralitas lingkungan, dan moralitas kewarganegaraan. Hasilnya menunjukkan bahwa spiritualitas dalam moralitas pribadi paling sering direpresentasikan, biasanya menekankan disiplin, kebersihan, tanggung jawab, dan perawatan diri. Selanjutnya, spiritualitas dalam moralitas sosial muncul dalam bentuk kerjasama, rasa hormat, dan perilaku membantu. Namun, representasi spiritualitas dalam praktik keagaman keagamaan, lingkungan, dan kewarganegaraan relatif minim dan tidak konsisten di seluruh buku. Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa buku menerapkan pendidikan karakter berbasis spiritualitas terutama melalui aktivitas keseharian daripada simbol agama eksplisit atau representasi doktrinal, menyoroti pendekatan implisit dan berorientasi praktik.
Penyajian spiritualitas dalam buku My Next Word lebih menekankan perilaku moral sehari‑hari daripada praktik keagamaan eksplisit.Spiritualitas dalam moralitas pribadi dan sosial dominan, sementara dimensi agama, lingkungan, dan kewarganegaraan kurang terwakili secara visual.Dibutuhkan representasi yang lebih seimbang guna mendukung pemahaman spiritualitas holistik sesuai profil lulusan.
Penelitian lanjutan dapat meninjau bagaimana guru menginterpretasikan dan memperluas ilustrasi spiritualitas di ruang kelas untuk menyeimbangkan dimensi moral, agama, lingkungan, dan kewarganegaraan; mengkaji dampak integrasi elemen teks dan visual pada pembentukan karakter siswa melalui metode kuantitatif; serta mengembangkan dan mengevaluasi modul tambahan yang memadukan simbol agama, tanggung jawab ekologis, dan tindakan kewarganegaraan agar pembelajaran nilai spiritual menjadi komprehensif dan kontekstual.
- Critical Discourse Analysis of Moral Values in EFL Textbook for Senior High School | Al-Lisan: Jurnal... journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/al/article/view/3287Critical Discourse Analysis of Moral Values in EFL Textbook for Senior High School Al Lisan Jurnal journal iaingorontalo ac index php al article view 3287
- Character Education Practices at a Piloted Primary School | Atlantis Press. character education practices... doi.org/10.2991/icei-17.2018.48Character Education Practices at a Piloted Primary School Atlantis Press character education practices doi 10 2991 icei 17 2018 48
- PENGENALAN KARAKTER PEDULI TANAMAN DI MASA BELAJAR DARI RUMAH | Farida | Jurnal Wawasan Pendidikan. pengenalan... journal.upgris.ac.id/index.php/wp/article/view/9696PENGENALAN KARAKTER PEDULI TANAMAN DI MASA BELAJAR DARI RUMAH Farida Jurnal Wawasan Pendidikan pengenalan journal upgris ac index php wp article view 9696
- Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan. development interactive based civic education encyclopedia... journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/64767Jurnal Civics Media Kajian Kewarganegaraan development interactive based civic education encyclopedia journal uny ac index php civics article view 64767
- THE PROGRAM OF IMPLEMENTING BLENDED CHARACTER EDUCATION PROGRAM AT NORTH BALI BILINGUAL SCHOOL (NBBS)... doi.org/10.23887/jpbi.v10i1.834THE PROGRAM OF IMPLEMENTING BLENDED CHARACTER EDUCATION PROGRAM AT NORTH BALI BILINGUAL SCHOOL NBBS doi 10 23887 jpbi v10i1 834
| File size | 340.43 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Buku ini menjadi instrumen asesmen yang dirancang untuk mencatat, memantau, dan mengevaluasi perilaku siswa berdasarkan indikator-indikator karakter yangBuku ini menjadi instrumen asesmen yang dirancang untuk mencatat, memantau, dan mengevaluasi perilaku siswa berdasarkan indikator-indikator karakter yang
UNUBLITARUNUBLITAR The Sekolah Penggerak program is a crucial initiative by the Indonesian government to enhance education quality. Successful implementation requires a holisticThe Sekolah Penggerak program is a crucial initiative by the Indonesian government to enhance education quality. Successful implementation requires a holistic
METROMETRO Penelitian kualitatif ini menggunakan kajian literatur dan analisis tekstual untuk menelaah ajaran Tasawuf Irfani, pandangan Islam tentang kehidupan dunia,Penelitian kualitatif ini menggunakan kajian literatur dan analisis tekstual untuk menelaah ajaran Tasawuf Irfani, pandangan Islam tentang kehidupan dunia,
UINSUNAUINSUNA Lingkungan rumah yaitu orang tua merupakan fondasi utama dalam proses internalisasi nilai-nilai moral melalui keteladanan, pembiasaan dan interaksi sehari-hari.Lingkungan rumah yaitu orang tua merupakan fondasi utama dalam proses internalisasi nilai-nilai moral melalui keteladanan, pembiasaan dan interaksi sehari-hari.
UNUJAUNUJA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga strategi utama yang dijalankan secara integratif, yaitu: (1) perencanaan pengembangan berbasis potensiHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga strategi utama yang dijalankan secara integratif, yaitu: (1) perencanaan pengembangan berbasis potensi
UMADAUMADA It is also expected that schools provide adequate resources such as printed books and the provision of diverse resources can meet the needs and learningIt is also expected that schools provide adequate resources such as printed books and the provision of diverse resources can meet the needs and learning
PDPIPDPI Kualitas layanan dan komunikasi pemasaran adalah proses yang tidak dapat diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayananKualitas layanan dan komunikasi pemasaran adalah proses yang tidak dapat diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan
UNISSULAUNISSULA There was 23 elementary School students had joined on C-L-C program. The techniques for collecting the data were observation, documentation and questionnaire.There was 23 elementary School students had joined on C-L-C program. The techniques for collecting the data were observation, documentation and questionnaire.
Useful /
DINIYAHDINIYAH Ketepatan sasaran program Kampung KB di Desa Semelinang Darat masih belum optimal karena masih ada masyarakat yang tidak ikut serta dalam program. SosialisasiKetepatan sasaran program Kampung KB di Desa Semelinang Darat masih belum optimal karena masih ada masyarakat yang tidak ikut serta dalam program. Sosialisasi
UNUBLITARUNUBLITAR Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.
UNUBLITARUNUBLITAR Permasalahan hukum muncul ketika keterbatasan jumlah Pegawai Pencatat Nikah (PPN) di Kantor Urusan Agama (KUA) menyebabkan keterlibatan Penyuluh AgamaPermasalahan hukum muncul ketika keterbatasan jumlah Pegawai Pencatat Nikah (PPN) di Kantor Urusan Agama (KUA) menyebabkan keterlibatan Penyuluh Agama
CAHAYA ICCAHAYA IC Sampel penelitian terdiri dari dua pihak peninjau modul, lima guru pengajar, dan tiga puluh empat siswa kelas X/Phase E SMA2 Merauke. Alat pengumpulanSampel penelitian terdiri dari dua pihak peninjau modul, lima guru pengajar, dan tiga puluh empat siswa kelas X/Phase E SMA2 Merauke. Alat pengumpulan