UMPUMP
Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical SciencesPetugas penanganan sampah kota memainkan peran penting dalam menjaga kebersihan dan sanitasi area perkotaan. Namun, karena sifat pekerjaan mereka, mereka sering terpapar berbagai bahaya, masalah kesehatan, dan potensi kecelakaan yang disebabkan oleh kontak langsung dengan bahan sampah, emisi berbahaya, dan penggunaan peralatan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengetahuan dan praktik pengumpul sampah mengenai kesehatan lingkungan dan keselamatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan tepat praktik manajemen sampah. Desain penelitian deskriptif‑korelasi digunakan, dan data dikumpulkan melalui survei terhadap 46 petugas penanganan sampah municipa yang dipilih dengan metode total sampling. Kuesioner berfokus pada kesadaran dan praktik mereka terkait keselamatan kerja dan bahaya kesehatan. Alat statistik seperti rata‑rata dan uji korelasi dipakai untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil menunjukkan mayoritas responden (52,17 %) berusia 31–40 tahun, 32,61 % memiliki pengalaman kerja 4–6 tahun, dan 21,74 % lebih dari 10 tahun. Sebagian besar (65,21 %) hanya memiliki pendidikan dasar, yang dapat memengaruhi pemahaman mereka terhadap protokol keselamatan. Secara mengkhawatirkan, 91,30 % tidak divaksinasi hepatitis B, menunjukkan kurangnya langkah pencegahan kesehatan. Penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan terbatas, pelatihan tidak memadai, dan proteksi kesehatan yang kurang menempatkan petugas penanganan sampah pada risiko keselamatan kerja yang serius.
Penelitian ini mengungkap bahwa meskipun petugas pengumpul sampah di Talavera, Nueva Ecija menunjukkan kesadaran umum terhadap risiko keselamatan dan mematuhi protokol, terdapat masihnya kesenjangan pada beberapa praktik dan pengetahuan.Faktor demografis seperti usia, tingkat pendidikan, lama kerja, dan status vaksinasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan atau praktik.Namun, terdapat hubungan positif yang kuat antara pengetahuan dan praktik, menegaskan pentingnya pendidikan dan pelatihan serta kebutuhan intervensi terfokus untuk meningkatkan keselamatan kerja.
Penelitian lanjutan sebaiknya mengeksplorasi bagaimana faktor sosio‑demografis tambahan, seperti kondisi tempat tinggal, status ekonomi, dan akses layanan kesehatan, memengaruhi kesehatan occupational pengumpul sampah, sehingga dapat menjawab pertanyaan: faktor sosial‑ekonomi mana yang paling berkontribusi terhadap risiko kesehatan mereka? Selanjutnya, studi longitudinal diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang paparan limbah terhadap kesehatan fisik dan mental, misalnya dengan menginvestigasi prevalensi gangguan muskuloskeletal, gangguan pernapasan, serta stres atau depresi pada pekerja selama periode beberapa tahun. Terakhir, kolaborasi antara peneliti dan pemerintah daerah (LGU) harus difokuskan pada evaluasi efektivitas kebijakan keselamatan dan program pelatihan yang telah diterapkan, dengan merancang uji coba terkontrol untuk mengukur perubahan pengetahuan, praktik, dan tingkat kecelakaan pasca‑intervensi. Pendekatan tersebut dapat memberikan bukti empiris bagi perbaikan kebijakan serta strategi intervensi yang lebih tepat sasaran.
- Waste Workers and Occupational Health Risks | International Journal of Occupational Safety and Health.... doi.org/10.3126/ijosh.v8i2.23328Waste Workers and Occupational Health Risks International Journal of Occupational Safety and Health doi 10 3126 ijosh v8i2 23328
- Waste Mismanagement in Developing Countries: A Review of Global Issues. waste developing countries review... doi.org/10.3390/ijerph16061060Waste Mismanagement in Developing Countries A Review of Global Issues waste developing countries review doi 10 3390 ijerph16061060
| File size | 526.23 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Ujung Padang disarankan untuk mengoptimalkan program penyuluhan secara langsung (door-to-door) guna memperkuat perilakuTenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Ujung Padang disarankan untuk mengoptimalkan program penyuluhan secara langsung (door-to-door) guna memperkuat perilaku
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Tingkat debu diukur menggunakan LVDS dan HVDS, sedangkan prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ditentukan melalui pemeriksaan kesehatan. AnalisisTingkat debu diukur menggunakan LVDS dan HVDS, sedangkan prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ditentukan melalui pemeriksaan kesehatan. Analisis
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Garam gunung di wilayah ini memiliki peran penting dalam ekonomi lokal dan budaya masyarakat adat Lundayeh yang mengelola garam dengan metode tradisional.Garam gunung di wilayah ini memiliki peran penting dalam ekonomi lokal dan budaya masyarakat adat Lundayeh yang mengelola garam dengan metode tradisional.
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Metode yang diterapkan menggabungkan pendekatan pendidikan partisipatif dengan pelatihan praktis pembuatan perangkap nyamuk dari botol plastik bekas. SebanyakMetode yang diterapkan menggabungkan pendekatan pendidikan partisipatif dengan pelatihan praktis pembuatan perangkap nyamuk dari botol plastik bekas. Sebanyak
YSCSYSCS Adapun sasaran dalam pengabdian ini adalah seluruh masyarakat yang ada di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang Kota Manado. Dari hasil pengabdian padaAdapun sasaran dalam pengabdian ini adalah seluruh masyarakat yang ada di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang Kota Manado. Dari hasil pengabdian pada
UNHASAUNHASA Kuesioner ini memiliki reliabilitas yang baik dengan nilai cronbachs alpha pada pengetahuan responden terhadap PHBS tatanan rumah tangga sebesar 0,849,Kuesioner ini memiliki reliabilitas yang baik dengan nilai cronbachs alpha pada pengetahuan responden terhadap PHBS tatanan rumah tangga sebesar 0,849,
JOMPARNDJOMPARND Berdasarkan Interpersonal Education (IPE) yang dilakukan mahasiswa Poltekkes Tanjung karang di Pekon Sukoharjo III Barart diketahui terdapat tiga prioritasBerdasarkan Interpersonal Education (IPE) yang dilakukan mahasiswa Poltekkes Tanjung karang di Pekon Sukoharjo III Barart diketahui terdapat tiga prioritas
SARI MUTIARASARI MUTIARA Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit epidemi akut yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh Aedes aegypti dan Aedes albopictus. PenyakitDemam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit epidemi akut yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kolesterol merupakan suatu molekul lemak di dalam sel yang dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakanKolesterol merupakan suatu molekul lemak di dalam sel yang dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan
UMPUMP Studi ini merekomendasikan pengembangan buku panduan GSA, pembentukan jaringan dukungan lokal, dan penyertaan lokakarya kesehatan mental untuk pengasuh.Studi ini merekomendasikan pengembangan buku panduan GSA, pembentukan jaringan dukungan lokal, dan penyertaan lokakarya kesehatan mental untuk pengasuh.
UMPUMP Kesimpulan: Iklim kerja yang suportif dan hubungan komunitas yang kuat meningkatkan keterlibatan, mendukung penekanan Model JD‑R pada sumber daya kerja.Kesimpulan: Iklim kerja yang suportif dan hubungan komunitas yang kuat meningkatkan keterlibatan, mendukung penekanan Model JD‑R pada sumber daya kerja.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Upaya pencegahan tekan sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien selama menjalani perawatan. Tujuan: Kegiatan Pengabdian KepadaUpaya pencegahan tekan sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien selama menjalani perawatan. Tujuan: Kegiatan Pengabdian Kepada