JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK

Majalah Ilmiah UPI YPTKMajalah Ilmiah UPI YPTK

Program pengabdian masyarakat ini mengembangkan inovasi Eco‑Trap sebagai solusi berkelanjutan untuk pengendalian vektor nyamuk di SMA Negeri 3 Tahuna Barat. Inisiatif tersebut menangani permasalahan kesehatan lingkungan yang disebabkan oleh perkembangbiakan nyamuk serta penumpukan limbah plastik di lingkungan sekolah. Metode yang diterapkan menggabungkan pendekatan pendidikan partisipatif dengan pelatihan praktis pembuatan perangkap nyamuk dari botol plastik bekas. Sebanyak 54 siswa berpartisipasi dalam program yang dilaksanakan pada September 2025. Evaluasi menggunakan analisis pre‑test‑post‑test dan statistik Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta (Z = −5,689, p = 0,000) dan sikap (Z = −4,534, p = 0,000). Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kapasitas siswa dalam pengendalian vektor yang ramah lingkungan, tetapi juga menanamkan prinsip ekonomi sirkular melalui penggunaan material daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan efektivitas pendidikan lingkungan partisipatif dalam membangun kesadaran ekologi serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan dan pendidikan.

Berdasarkan pelaksanaan program pengabdian masyarakat di SMA Negeri 3 Tahuna Barat, pendekatan pendidikan berbasis partisipasi aktif terbukti secara efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap penggunaan bahan daur ulang untuk pengendalian vektor.Analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua variabel (p = 0,000).Untuk keberlanjutan jangka panjang, disarankan mengintegrasikan kegiatan Eco‑Trap ke dalam kurikulum pendidikan lingkungan sekolah serta menetapkan mekanisme pemantauan yang dipimpin guru.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) efektivitas jangka panjang penggunaan Eco‑Trap dengan mengamati perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa selama dua hingga tiga tahun, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberlanjutan praktik tersebut; (2) perbandingan antara pendekatan edukasi partisipatif yang menggunakan Eco‑Trap dengan metode pengendalian vektor tradisional berbasis insektisida, melalui desain eksperimental terkontrol untuk menilai perbedaan dampak lingkungan, kesehatan, dan biaya; serta (3) pengembangan modul integratif Eco‑Trap dalam kurikulum pendidikan lingkungan di tingkat sekolah menengah, dengan melibatkan guru sebagai fasilitator utama, serta menilai pengaruhnya terhadap kompetensi guru dan penerapan praktik daur ulang di kelas. Penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang kuat untuk memperkuat kebijakan pendidikan dan kesehatan masyarakat serta meningkatkan adopsi solusi berkelanjutan di lingkungan sekolah.

  1. Applying the reduce, reuse, and recycle principle in the hospitality sector: Its antecedents and performance... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/bse.2809Applying the reduce reuse and recycle principle in the hospitality sector Its antecedents and performance onlinelibrary wiley doi 10 1002 bse 2809
  2. Source reduction of mosquito larval habitats has unexpected consequences on malaria transmission | PNAS.... pnas.org/doi/full/10.1073/pnas.0608452103Source reduction of mosquito larval habitats has unexpected consequences on malaria transmission PNAS pnas doi full 10 1073 pnas 0608452103
  3. Positive and negative effects of external influences on program design - Hetling - 2010 - Nonprofit Management... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/nml.20019Positive and negative effects of external influences on program design Hetling 2010 Nonprofit Management onlinelibrary wiley doi 10 1002 nml 20019
Read online
File size402.52 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test