UNISMUHUNISMUH
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISEXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRISThe 2013 curriculum emphasizes active student learning with a scientific approach and authentic assessment. This paper aims to explicate the teachers complexity in implementing the scientific approach and authentic assessment in English language teaching process. The 2013 curriculum introduces and encourages the use of scientific approach in the learning process for all subjects including English. Scientific approach is an approach that focuses on finding facts, concepts, principles, laws and theories. By this approach, it is hoped that the students learning outcomes can be more attached as they do it with fact based procedure. Withal, authentic assessment is also emphasized in the 2013 curriculum, where this assessment not only focus on the final result but also on the learning process. This paper focuses on: the implementation of scientific approach and authentic assessment in English language teaching process, and the barriers faced by teachers in implementing scientific approach and authentic assessment. Qualitative descriptive was applied in this study. To obtain the data needed, interview was used as instrument in this study. There were several conclusions obtained from the results of this study; 1) The implementation of scientific approach was in accordance with approach. In terms of assessment, the English teacher has implemented the authentic assessment, which is a measurement of students learning outcome in three domains (cognitive assessment, affective assessment and skill). But in its implementation, this has also not been implemented in a manner maximum. 2) The barrier faced the principles or rules. In lesson plan, the teachers clearly described the steps of scientific approach with using variety of methods or techniques in teaching English, even though on the process of teaching and learning English in the class, the teacher rarely used this by the teacher in applying scientific approach was to facilitate the students in asking and answer questions among them, while in authentic assessment, the obstacles were limited time, limited facilities and infrastructure, difficulty in implementing certain models of authentic assessment, and students.
The study concludes that the implementation of the scientific approach and authentic assessment in English language teaching, as mandated by the 2013 curriculum, has not been fully realized.While teachers understand the concepts and attempt to integrate them into lesson plans, practical challenges such as time constraints, limited resources, and student readiness hinder full implementation.Further research is needed to address these barriers and optimize the effectiveness of these pedagogical approaches.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam strategi yang efektif untuk mengatasi keterbatasan waktu dalam implementasi asesmen autentik, misalnya dengan mengembangkan instrumen asesmen yang lebih efisien atau memanfaatkan teknologi dalam proses penilaian. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi kurikulum 2013 dan pendekatan ilmiah serta asesmen autentik di berbagai konteks sekolah, seperti sekolah dengan fasilitas yang berbeda atau dengan karakteristik siswa yang beragam, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif siswa tentang pengalaman belajar mereka dengan pendekatan ilmiah dan asesmen autentik, termasuk bagaimana mereka merasakan manfaat dan tantangan dari kedua pendekatan tersebut, serta bagaimana hal itu memengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang implementasi kurikulum 2013 dan memberikan rekomendasi yang lebih spesifik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia.
| File size | 333.59 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LAKASPIALAKASPIA Praktik ini membuktikan bahwa pendidikan karakter religius dalam pembelajaran PAI akan lebih bermakna apabila nilai-nilai moral tidak hanya disampaikanPraktik ini membuktikan bahwa pendidikan karakter religius dalam pembelajaran PAI akan lebih bermakna apabila nilai-nilai moral tidak hanya disampaikan
UNIRAYAUNIRAYA Hasil penelitian menunjukkan penerapan lima teknik penerjemahan, yaitu dua teknik tunggal (Kompensasi dan Padanan Lazim) serta tiga kombinasi teknik (KompensasiHasil penelitian menunjukkan penerapan lima teknik penerjemahan, yaitu dua teknik tunggal (Kompensasi dan Padanan Lazim) serta tiga kombinasi teknik (Kompensasi
UNIRAYAUNIRAYA Temuan utama menunjukkan bahwa sebagian besar komentar lebih berfokus pada penampilan fisik Jisoo dibandingkan bakatnya sebagai seniman. Penelitian iniTemuan utama menunjukkan bahwa sebagian besar komentar lebih berfokus pada penampilan fisik Jisoo dibandingkan bakatnya sebagai seniman. Penelitian ini
UNIRAYAUNIRAYA Peneliti juga mengusulkan beberapa saran untuk proses mengajar dan belajar dalam sesi membaca. Siswa menghadapi masalah terutama dalam keterampilan berbicara,Peneliti juga mengusulkan beberapa saran untuk proses mengajar dan belajar dalam sesi membaca. Siswa menghadapi masalah terutama dalam keterampilan berbicara,
UNIRAYAUNIRAYA Total partisipan dalam penelitian ini yaitu 34 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa; (1) Kesalahan siswa dalam menulis teks deskriptif terdiriTotal partisipan dalam penelitian ini yaitu 34 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa; (1) Kesalahan siswa dalam menulis teks deskriptif terdiri
UNIRAYAUNIRAYA Setiap ujaran memiliki makna yang berbeda berdasarkan konteks cerita. Dari hasil ini dapat dilihat bahwa tindak ilokusi banyak digunakan dalam kehidupanSetiap ujaran memiliki makna yang berbeda berdasarkan konteks cerita. Dari hasil ini dapat dilihat bahwa tindak ilokusi banyak digunakan dalam kehidupan
UNIRAYAUNIRAYA Peneliti menggunakan kuesioner inventori strategi pembelajaran bahasa (SILL) dan wawancara untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkanPeneliti menggunakan kuesioner inventori strategi pembelajaran bahasa (SILL) dan wawancara untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
UNIRAYAUNIRAYA The findings of this study show that, while the use of English is highly effective, challenges in maintaining cultural integrity remain. The research concludesThe findings of this study show that, while the use of English is highly effective, challenges in maintaining cultural integrity remain. The research concludes
Useful /
LAKASPIALAKASPIA Inovasi pembelajaran PAI, baik melalui pengembangan metode, pendekatan dialogis-partisipatif, maupun pemanfaatan teknologi digital, berkontribusi signifikanInovasi pembelajaran PAI, baik melalui pengembangan metode, pendekatan dialogis-partisipatif, maupun pemanfaatan teknologi digital, berkontribusi signifikan
UNHASAUNHASA Pemberian ekstrak etanol kulit bawang merah dosis 100 mg/kgBB dan 200 mg/kgBB menurunkan kadar MDA secara signifikan, yakni sebesar 52,52% (1,313 ± 0,393)Pemberian ekstrak etanol kulit bawang merah dosis 100 mg/kgBB dan 200 mg/kgBB menurunkan kadar MDA secara signifikan, yakni sebesar 52,52% (1,313 ± 0,393)
RAHARJARAHARJA Sertifikasi profesi sangat penting untuk mendukung keahlian atau profesi tertentu karena pada era MEA atau Asean Economic Community (AEC) dibutuhkan pekerjaSertifikasi profesi sangat penting untuk mendukung keahlian atau profesi tertentu karena pada era MEA atau Asean Economic Community (AEC) dibutuhkan pekerja
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini akan dilaksanakan di Kelas IX SMP Negeri 8 Penajam Paser Utara. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaranPenelitian ini akan dilaksanakan di Kelas IX SMP Negeri 8 Penajam Paser Utara. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran