STIAMISTIAMI
Reformasi AdministrasiReformasi AdministrasiPenelitian ini mengkaji pengaruh pengawasan, koordinasi, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai dalam program Secawan di Dinas PUPR Kota Depok. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya ketiga variabel tersebut dalam mendukung pelaksanaan proyek infrastruktur yang efektif dan efisien. Metodologi penelitian menggunakan analisis statistik dengan SPSS untuk menghitung koefisien korelasi dan determinasi, serta uji signifikansi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,777, mengindikasikan hubungan yang sangat kuat antara variabel pengawasan, koordinasi, dan kompetensi dengan kinerja pegawai. Pengawasan, koordinasi, dan kompetensi masing‑masing berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja, dengan koefisien determinasi sebesar 59,7%, 41,4%, dan 20,9% berturut‑turut. Secara simultan, ketiga variabel ini menjelaskan 60,3% variasi kinerja pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan pengawasan, koordinasi, dan kompetensi akan meningkatkan kinerja pegawai. Saran implementatif meliputi penguatan sistem pengawasan berbasis kinerja, peningkatan komunikasi dan kolaborasi antar unit kerja, serta program pengembangan kompetensi dan pelatihan berkelanjutan.
Pengawasan, koordinasi, dan kompetensi masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di DPUPR Kota Depok, menjelaskan masing‑masing 59,7%, 41,4%, dan 20,9% variasi kinerja.Secara simultan ketiga variabel tersebut meningkatkan kinerja pegawai sebesar 60,3% variansi.Oleh karena itu, peningkatan pengawasan, koordinasi, dan kompetensi secara bersamaan dapat secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penerapan teknologi digital untuk pengawasan (misalnya sistem monitoring berbasis cloud) memengaruhi efektivitas pengawasan di DPUPR, dengan mengukur perubahan produktivitas dan kepatuhan prosedur. Selanjutnya, studi kualitatif dapat mengeksplorasi mekanisme koordinasi antar‑instansi pada program Secawan, mengidentifikasi hambatan komunikasi dan faktor fasilitasi yang memperkuat sinergi, sehingga dapat merumuskan kerangka kerja koordinasi yang lebih terstruktur. Terakhir, penelitian longitudinal dapat menilai dampak program pelatihan kompetensi berbasis kompetensi‑based learning terhadap peningkatan kinerja pegawai selama beberapa tahun, menguji keberlanjutan efek pelatihan dan faktor‑faktor yang memoderasi hasilnya.
| File size | 497.36 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Jenis penelitian termasuk kategori kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi pada siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2. TeknikJenis penelitian termasuk kategori kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi pada siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2. Teknik
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Penderita diabetes mellitus tipe 2 memiliki resiko dua kali lipat lebih besar untuk mengalami depresi daripada non diabetesi, hal ini terlihat dari selfPenderita diabetes mellitus tipe 2 memiliki resiko dua kali lipat lebih besar untuk mengalami depresi daripada non diabetesi, hal ini terlihat dari self
HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilanPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 4 Malangke menunjukkan penurunan prestasi. Hal ini diduga kuat berkaitan dengan dampak negatif penggunaan mediaHasil belajar PAI siswa kelas IX SMP Negeri 4 Malangke menunjukkan penurunan prestasi. Hal ini diduga kuat berkaitan dengan dampak negatif penggunaan media
MES BOGORMES BOGOR Perubahan yang dialami lansia, seperti penurunan penghasilan akibat pensiun, terjadinya perubahan fisik, dan kesulitan dalam komunikasi, turut memengaruhiPerubahan yang dialami lansia, seperti penurunan penghasilan akibat pensiun, terjadinya perubahan fisik, dan kesulitan dalam komunikasi, turut memengaruhi
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Populasi dalam studi ini adalah seluruh anggota PMR di SMAN 12 Kota Bekasi berjumlah 59 anggota. Teknik pengambilan data dengan menggunakan total sampling.Populasi dalam studi ini adalah seluruh anggota PMR di SMAN 12 Kota Bekasi berjumlah 59 anggota. Teknik pengambilan data dengan menggunakan total sampling.
GAWPALUGAWPALU Untuk parameterisasi mikrofisik, Skema 3 (THOMPSON) lebih baik dibanding Skema 1 (WSM3) dan Skema 2 (WSM6), hal ini ditunjukkan dengan hasil verifikasiUntuk parameterisasi mikrofisik, Skema 3 (THOMPSON) lebih baik dibanding Skema 1 (WSM3) dan Skema 2 (WSM6), hal ini ditunjukkan dengan hasil verifikasi
UNDIKMAUNDIKMA Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah mahasiswa yangPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah mahasiswa yang
Useful /
UNTAGUNTAG Penelitian ini menguatkan bahwa kepemimpinan transformasional secara positif memengaruhi OCB melalui mediasi kepuasan kerja, namun dampaknya lebih dominanPenelitian ini menguatkan bahwa kepemimpinan transformasional secara positif memengaruhi OCB melalui mediasi kepuasan kerja, namun dampaknya lebih dominan
ALJAMIAHALJAMIAH Tujuan utama seorang wirausahawan sejati adalah pengabdian kepada Allah SWT. Artikel ini juga menyoroti peran IAIN dalam pengembangan kewiraswastaan, tidakTujuan utama seorang wirausahawan sejati adalah pengabdian kepada Allah SWT. Artikel ini juga menyoroti peran IAIN dalam pengembangan kewiraswastaan, tidak
GAWPALUGAWPALU Wilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat memiliki tingkat bahaya yang tinggi terhadap kejadian tsunami. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagaiWilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat memiliki tingkat bahaya yang tinggi terhadap kejadian tsunami. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai
UNDIKMAUNDIKMA Hasil uji coba satu menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa mencapai nilai rata-rata 76. 7 (kategori kritis), sedangkan uji coba dua mencapaiHasil uji coba satu menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa mencapai nilai rata-rata 76. 7 (kategori kritis), sedangkan uji coba dua mencapai