STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahAL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis . Penanaman tauhid rububiyah sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik, namun pembelajaran tauhid di kelas rendah masih cenderung bersifat abstrak dan verbal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan. Subjek penelitian meliputi 17 siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Baleharjo Pacitan dan guru aqidah sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengamatan tanaman mampu menghadirkan pembelajaran yang konkret dan kontekstual, sehingga membantu siswa memahami konsep tauhid rububiyah secara lebih bermakna. Siswa mulai mengenali Allah Swt. sebagai Pencipta dan Pemelihara makhluk hidup, menunjukkan rasa kagum terhadap ciptaan-Nya, serta menumbuhkan sikap syukur dan tanggung jawab. Dengan demikian, metode pengamatan tanaman efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran aqidah untuk memperkuat internalisasi nilai tauhid rububiyah pada siswa Madrasah Ibtidaiyah kelas rendah.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa metode pengamatan tanaman efektif dalam memperkuat pemahaman dan internalisasi tauhid rububiyah pada siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah.Metode ini mampu mengatasi permasalahan pembelajaran tauhid yang selama ini cenderung abstrak dan verbal dengan menghadirkan pengalaman belajar yang konkret, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa usia dini.Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu memahami konsep dasar tauhid rububiyah secara kognitif—seperti mengenali Allah Swt.sebagai Pencipta, Pemelihara, dan Pemberi rezeki—tetapi juga mulai menampilkan penghayatan afektif melalui sikap kagum, syukur, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap ciptaan Allah.Meskipun demikian, aspek ekspresi verbal-religius reflektif, seperti mengaitkan pengamatan dengan ayat atau hadits dan mengucapkan dzikir secara mandiri, masih memerlukan pendampingan guru secara berkelanjutan, sejalan dengan tahap perkembangan berpikir konkret siswa kelas awal.Secara keseluruhan, capaian skor penguatan tauhid rububiyah yang berada pada kategori tinggi menegaskan bahwa metode pengamatan tanaman tidak hanya berkontribusi pada pemahaman keimanan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku religius siswa.Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis pengalaman konkret serta kontribusi praktis bagi guru Madrasah Ibtidaiyah dalam merancang strategi pembelajaran tauhid rububiyah yang lebih bermakna, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan adalah: 1. Mengkaji penerapan metode pengamatan alam dengan objek yang lebih beragam, seperti hewan, fenomena cuaca, atau lingkungan sosial, guna memperluas konteks penguatan tauhid rububiyah. 2. Menggunakan desain penelitian tindakan kelas atau metode campuran (mixed methods) untuk menilai efektivitas metode ini secara lebih mendalam dan berkelanjutan. 3. Memperluas subjek dan lokasi penelitian pada jenjang kelas dan satuan pendidikan yang berbeda agar diperoleh generalisasi temuan yang lebih kuat. 4. Mengkaji peran strategi scaffolding guru dan integrasi ayat Al-Quran serta hadits secara sistematis dalam membantu siswa menghubungkan pengalaman konkret dengan refleksi keagamaan. Rekomendasi ini diharapkan dapat memperkaya pengembangan pembelajaran tauhid rububiyah yang kontekstual dan berkelanjutan di Madrasah Ibtidaiyah.

  1. Pendampingan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Al-Qur'an untuk Menumbuhkan Karakter Disiplin di MI... doi.org/10.58578/aldyas.v3i2.3262Pendampingan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Al Quran untuk Menumbuhkan Karakter Disiplin di MI doi 10 58578 aldyas v3i2 3262
  2. Implementasi kurikulum berbasis fitrah perspektif hadits untuk mengembangkan sikap keberagaman siswa... ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/JIEM/article/view/16552Implementasi kurikulum berbasis fitrah perspektif hadits untuk mengembangkan sikap keberagaman siswa ejournal uika bogor ac index php JIEM article view 16552
  3. Binaan Tauhid Terhadap Keutuhan Aqidah Islam | JIS: Journal Islamic Studies. binaan tauhid keutuhan aqidah... doi.org/10.71456/jis.v1i3.590Binaan Tauhid Terhadap Keutuhan Aqidah Islam JIS Journal Islamic Studies binaan tauhid keutuhan aqidah doi 10 71456 jis v1i3 590
  4. Integrasi Tiga Pilar Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah | Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan. integrasi... doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2374Integrasi Tiga Pilar Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan integrasi doi 10 29303 jipp v9i3 2374
Read online
File size376.4 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test