IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA
JIEP: Journal of Islamic Education PapuaJIEP: Journal of Islamic Education PapuaPenelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan kurikulum baru, yakni Merdeka belajar, yang menimbulkan berbagai kesulitan khususnya yang dirasakan oleh para guru sebagai agen Pendidikan. Penelitian ini berfokus kepada identifikasi terhadap kesulitan bagi guru ketika menerapkan kurikulum Merdeka belajar, serta menemukan upaya untuk mengatasinya. Pendekatan penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan mewawancarai guru mata Pelajaran SKI kelas VII. Hasil temuan menunjukkan bahwa: Pertama, Penerapan kurikulum Merdeka Belajar di MTs Ja-alHaq telah dimulai selama sekitar satu tahun yang berlangsung secara bertahap, terutama terfokus pada kelas VII. Kedua, kesulitan signifikan terjadi karena kedangkalan pengetahuan guru terhadap kurikulum Merdeka. Ketiga, kesulitan yang didasari oleh lingkungan pembelajaran di sekolah. Keempat, kesulitan yang terjadi karena terbatasnya buku ajar di sekolah. Kelima, kurangnya keahlian dan keterampilan guru dalam mengaplikasikan teknologi (IT). Keenam, sebagai Upaya dalam mengatasi kesulitan tersebut diperlukan pelatihan kurikulum untuk meningkatkan pemahaman para guru terhadap pengaplikasian kurikulum Merdeka belajar. Dukungan dan Kerjasama antar guru, kepala sekolah, dan pihak terkait lainnya menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan implementasi kurikulum Merdeka di MTs Ja-alHaq Kota Bengkulu.
Penerapan program Pendidikan Merdeka belajar di MTs Ja-alHaq telah dimulai selama sekitar satu tahun.Meskipun demikian, pelaksanaannya masih dilakukan secara bertahap, terutama berfokus pada kelas VII.Berdasarkan temuan wawancara, kesulitan para pendidik dalam melaksanakan kurikulum Merdeka belajar di MTs Ja-alHaq meliputi.Pertama, kedangkalan pengetahuan guru terhadap kurikulum Merdeka.Kedua, didasari oleh lingkungan pembelajaran di sekolah.Ketiga, kesulitan yang muncul karena jumlah buku Pelajaran yang sangat sedikit.Keempat, keterampilan guru yang minim dalam memanfaatkan media pembelajaran.Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan dalam menerapkan kurikulum Merdeka belajar pada Siswa Kelas VII MTs Ja-alHaq Kota Bengkulu, adalah pelatihan implementasi kurikulum Merdeka belajar.Dukungan dan Kerjasama antar guru, kepala sekolah dan pihak terkait lainnya menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan implementasi kurikulum Merdeka di MTs Ja-alHaq Kota Bengkulu.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi efektivitas berbagai model pelatihan kurikulum Merdeka terhadap peningkatan kompetensi guru, dengan fokus pada perbedaan karakteristik guru (misalnya, usia, pengalaman mengajar, latar belakang pendidikan). Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak penerapan kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar siswa di MTs Ja-alHaq, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi hasil belajar, seperti motivasi siswa, dukungan orang tua, dan kualitas fasilitas sekolah. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi siswa terhadap penerapan kurikulum Merdeka, termasuk pengalaman belajar mereka, tingkat keterlibatan, dan manfaat yang mereka rasakan. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam penerapan kurikulum Merdeka, serta dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MTs Ja-alHaq dan sekolah-sekolah lainnya.
- Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam | Al-Miskawaih: Journal... journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/view/85Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Al Miskawaih Journal journal centrism index php mijose article view 85
- Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak | Suryani | Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari... doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.3291Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak Suryani Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari doi 10 33087 jiubj v23i1 3291
- Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. potret kurikulum... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431Potret Kurikulum Merdeka Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu potret kurikulum doi 10 31004 basicedu v6i4 3431
- PEMBANGUNAN PENDIDIKAN MERDEKA BELAJAR (TELAAH METODE PEMBELAJARAN) | Yamin | Jurnal Ilmiah Mandala Education.... doi.org/10.36312/jime.v6i1.1121PEMBANGUNAN PENDIDIKAN MERDEKA BELAJAR TELAAH METODE PEMBELAJARAN Yamin Jurnal Ilmiah Mandala Education doi 10 36312 jime v6i1 1121
| File size | 135 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan bahwasanya pada saat pembelajaran berlangsung, keinginan untuk belajar meningkatBerdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan bahwasanya pada saat pembelajaran berlangsung, keinginan untuk belajar meningkat
FIP UNGFIP UNG Hasil dari penelitian ini adalah Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa identifikasi tingkat kebutuhan siswa berada pada kualifikasi sangat dibutuhkan.Hasil dari penelitian ini adalah Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa identifikasi tingkat kebutuhan siswa berada pada kualifikasi sangat dibutuhkan.
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Subjek pengujian awal atau eksperimen penelitian ini ialah anak didik kelas VIII at-Tahrim MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan yang berjumlah 30 orangSubjek pengujian awal atau eksperimen penelitian ini ialah anak didik kelas VIII at-Tahrim MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan yang berjumlah 30 orang
PENERBITPENERBIT Instrumen penelitian menggunakan angket kompetensi pedagogi guru yang terdiri dari lima indikator. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitianInstrumen penelitian menggunakan angket kompetensi pedagogi guru yang terdiri dari lima indikator. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
PENERBITPENERBIT Anak berkebutuhan khusus adalah mereka yang memerlukan layanan pendidikan yang berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan anak pada umumnya. Maka seorangAnak berkebutuhan khusus adalah mereka yang memerlukan layanan pendidikan yang berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan anak pada umumnya. Maka seorang
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Pengembangan alat peraga dari bubur kertas ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang telah dimodifikasi menjadi 5 langkah penelitian pengembangan,Pengembangan alat peraga dari bubur kertas ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang telah dimodifikasi menjadi 5 langkah penelitian pengembangan,
STKIP JBSTKIP JB Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dan sukses karena sudah melampaui batas minimal dari indikatorHal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dan sukses karena sudah melampaui batas minimal dari indikator
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kendati demikian, proses pembelajaran sejatinya bersifat fleksibel yang dipengaruhi oleh situasi, kondisi, sarana, prasarana, dan stakeholder pendidikan.Kendati demikian, proses pembelajaran sejatinya bersifat fleksibel yang dipengaruhi oleh situasi, kondisi, sarana, prasarana, dan stakeholder pendidikan.
Useful /
UBUB Sehingga, penggunaan Excel tidak hanya mendukung kualitas audit tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan audit daerah, yaitu jaminan kualitas pelaksanaanSehingga, penggunaan Excel tidak hanya mendukung kualitas audit tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan audit daerah, yaitu jaminan kualitas pelaksanaan
STKIP JBSTKIP JB Kegiatan PKM telah menghasilkan produk media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk siswa kelas 4 dengan materi bangun ruang kubus dan balok. KuruKegiatan PKM telah menghasilkan produk media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk siswa kelas 4 dengan materi bangun ruang kubus dan balok. Kuru
STKIP JBSTKIP JB Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu diantaranya (1) bahasa Inggris bukan merupakan mata pelajaran didalam kurikulum, (2) kurangnya latihanKondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu diantaranya (1) bahasa Inggris bukan merupakan mata pelajaran didalam kurikulum, (2) kurangnya latihan
STKIP JBSTKIP JB Peserta pelatihan melihat pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pemilihan tanaman air yang tepat, pengaturan tata letak yang estetis, penggunaanPeserta pelatihan melihat pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pemilihan tanaman air yang tepat, pengaturan tata letak yang estetis, penggunaan