STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Pada era globalisasi saat ini dengan adanya alat peraga akan lebih maksimal jika didampingi dengan teknologi. Namun, dalam proses pembelajaran matematika di SDN Palrejo 1 masih banyak menggunakan model atau metode pembelajaran yang masih terfokus pada guru (teacher oriented), sehingga peran guru dalam kelas sangat dominan dan juga guru tidak menggunakan media pembelajaran. Permasalahan tersebut membuat siswa kesulitan dalam memvisualisasikan bentuk kubus dan balok ini dikarenakan siswa SD masih berada pada tahap operasional kongkrit. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengabdi melakukan inisiatif untuk menciptakan alat peraga “Gurukulo yang berbasis teknologi augmented reality. Tim pengabdi melakukan pengabdian di SD Negeri Palrejo Satu dengan melakukan 4 tahap dalam pengabdian, yaitu tahap pertama Sosialisasi materi Augmented Reality kepada bapak ibu guru SDN Palrejo, tahap kedua yaitu Implementasi alat peraga Gurukulo berbasis Augmented Reality dan pelaksanaan pretest kepada siswa kelas IV SDN Palrejo 1, tahap ketiga yaitu Implementasi alat peraga Gurukulo berbasis Augmented Reality dan pelaksanaan postest kepada siswa kelas IV SDN Palrejo 1. Pada tahap tersebut hasil post test dari siswa kelas IV dapat terlihat bahwa seluruh siswa memiliki nilai yang sangat baik dan dapat dikatakan tuntas, banyak siswa yang nilainya melebihi dari KKM, meskipun masih ada 1 siswa yang nilainya tepat KKM. Dan tahap keempat yaitu pelatihan pembuatan Augmented Reality kepada bapak ibu guru SDN Palrejo 1. Dalam pengabdian tahap keempat selain membuat ar bangun ruang kubus dan balok, bapak ibu guru juga dilatih untuk bisa mempublikasikan augmented reality yang sudah dibuat, hasil publikasi tersebut berupa QR.

Adapun kesimpulan yang dapat disampaikan dari kegiatan pengabdian ini yaitu.Kegiatan PKM telah menghasilkan produk media pembelajaran berbasis Augmented Reality untuk siswa kelas 4 dengan materi bangun ruang kubus dan balok.Kuru memiliki pemahaman yang tinggi terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yaitu Augmented Reality.Siswa diharapkan dapat memahami konsep materi bangun ruang kubus dan balok melalui media pembelajaran Gurukulo Berbasis Augmented Reality.

Berdasarkan hasil pengabdian, alat peraga Gurukulo berbasis augmented reality terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa kelas IV SD Negeri Palrejo. Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak penggunaan alat peraga Gurukulo terhadap hasil belajar siswa dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah penggunaan alat peraga ini dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi akademik siswa dalam jangka waktu yang lebih lama. 2. Mengembangkan dan menilai efektivitas alat peraga Gurukulo untuk materi-materi matematika lainnya. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan alat peraga untuk materi-materi matematika yang lebih kompleks, seperti geometri atau aljabar, dan mengevaluasi apakah alat peraga ini dapat membantu siswa memahami konsep-konsep tersebut dengan lebih baik. 3. Melakukan studi komparatif antara penggunaan alat peraga Gurukulo dengan metode pembelajaran tradisional. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas alat peraga Gurukulo dengan metode pembelajaran konvensional dalam hal pemahaman konsep, keterlibatan siswa, dan hasil belajar. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat dan potensi alat peraga Gurukulo dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.

Read online
File size884.24 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test