STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Kelurahan Klampis Ngasem merupakan salah satu wilayah di Surabaya bagian timur tepatnya pada kecamatan Sukolilo kota Surabaya. Kelompok sasaran dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah Posyandu Lansia “ Barokah di RW 3. Permasalahan yang terjadi di Posyandu Lansia yakni menurunnya partisipasi lansia untuk hadir di kegiatan posyandu lansia bahkan mencapai <75% lansia yang hadir dengan alasan ketidakhadiran yakni lupa dan malas. Alasan lupa menunjukkan bahwa lansia telah mengalami tanda gejala penurunan kognitif terutama kemampuan orientasi. Bila kondisi situasi terjadi secara berkelanjutan dan dibiarkan, maka dapat menyebabkan menurunnya status kesehatan lansia, semakin cepat mengalami demensia serta dapat menurunkan kualitas hidup lansia. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan kegiatan peningkatan fungsi kognitif sehingga dapat mencegah munculnya tanda gejala demensia. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan skrining kognitif, edukasi pencegahan demensia, hingga terakhir outbound kognitif yang diberikan pada 30 orang lansia beserta kader. Hasil dari proses kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi kognitif lansia. Selain itu dapat meningkatkan rasa percaya diri, melepaskan kejenuhan, menumbuhkan semangat baru, membangun kerjasama antar tim, mengembangkan kemampuan sosial, serta meningkatkan kebugaran dan psikologis pada lansia.

Kegiatan pengabdian masyarakat berjudul upaya pencegahan demensia melalui kegiatan outbound kognitif pada kelompok lansia di Kelurahan Klampis Ngasem Kota Surabaya telah terlaksana dengan kegiatan skrining, edukasi, dan outbound kognitif.Kegiatan skrining kognitif menggunakan Mini cog mampu mendeteksi/mengidentifikasi adanya penurunan fungsi kognitif pada lansia.Edukasi tentang pencegahan demensia meningkatkan pengetahuan lansia dan kader tentang demensia dan memotivasi lansia untuk melakukan pencegahan.Kegiatan outbound koqnitif memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi lansia dan sambil melatih lansia untuk melakukan permainan-permainan untuk memelihara fungsi kognitif dan dapat mencegah demensia.Selain itu, dapat meningkatkan rasa percaya diri, melepaskan kejenuhan, menumbuhkan semangat baru, membangun kerjasama antar tim, mengembangkan kemampuan sosial, serta meningkatkan kebugaran dan psikologis pada lansia.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis intervensi kognitif, seperti permainan papan atau aplikasi berbasis teknologi, dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Selain itu, penting untuk meneliti faktor-faktor sosial dan lingkungan yang memengaruhi partisipasi lansia dalam program pencegahan demensia, seperti dukungan keluarga, aksesibilitas layanan kesehatan, dan stigma sosial terkait demensia. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi outbound kognitif terhadap perkembangan demensia dan kualitas hidup lansia, dengan melibatkan kelompok kontrol dan pemantauan berkala.

  1. Mild cognitive impairment: a concept in evolution - Petersen - 2014 - Journal of Internal Medicine -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/joim.12190Mild cognitive impairment a concept in evolution Petersen 2014 Journal of Internal Medicine onlinelibrary wiley doi 10 1111 joim 12190
Read online
File size765.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test