LENTERADUALENTERADUA

JNANALOKAJNANALOKA

Penelitian yang telah dilakukan ini mendalami tentang permasalahan yang sudah luas sehingga masuk dalam kriteria penelitian berbentuk deskriptif. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah kualitas air sumur dan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) pada parameter fisika, kimia dan biologi sudah sesuai dengan standar baku mutu air minum. Sampel yang diuji adalah sampel air sumur dan air PDAM yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini memiliki tiga parameter yaitu fisika meliputi bau, suhu, pH, dan warna, parameter kimia meliputi kesadahan, kandungan organik, alkaliniti dan asiditi, dan parameter biologi untuk melihat ada atau tidaknya koloni bakteri dalam sampel. Hasil uji untuk parameter fisika, kimia dan biologi yang diperoleh, parameter fisika dalam sampel air sumur dan air PDAM memenuhi syarat sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan, untuk parameter kimia air sumur tidak masuk baku mutu pada parameter alkalinitas. Sedangkan air PDAM tidak masuk baku mutu pada parameter alkalinitas dan kandungan organik. Untuk parameter biologi baik sampel air sumur dan PDAM terdapat koloni bakteri. Hal ini menunjukkan bahwa air sumur dan air PDAM di Kabupaten Sukoharjo memiliki resiko apabila dikonsumsi sebagai air minum secara langsung.

Air sumur dan air PDAM di Kabupaten Sukoharjo memenuhi standar pada parameter fisika seperti suhu, bau, warna, rasa, dan pH.Namun, pada parameter kimia, air sumur melebihi baku mutu untuk alkalinitas, sementara air PDAM melebihi baku mutu untuk alkalinitas dan kandungan organik.Berdasarkan parameter biologi, kedua sumber air terkontaminasi bakteri Escherichia coli, sehingga berisiko dikonsumsi langsung tanpa perlakuan terlebih dahulu.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut mengenai sumber cemaran organik yang menyebabkan kadar zat organik dalam air PDAM melampaui ambang batas, termasuk dari mana asal kontaminan tersebut—apakah dari proses pengolahan, distribusi, atau rembesan lingkungan—melalui penelusuran jejak kontaminasi di sepanjang jaringan distribusi. Kedua, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang konsumsi air dengan tingkat alkalinitas tinggi terhadap kesehatan masyarakat di Sukoharjo, terutama terkait gangguan pencernaan atau efek metabolik lainnya, agar dapat ditentukan langkah mitigasi yang sesuai. Ketiga, perlu dikembangkan studi komparatif tentang efektivitas berbagai metode filtrasi rumah tangga dalam menghilangkan bakteri E. coli dan zat organik dari air sumur serta air PDAM, untuk menemukan solusi sederhana, murah, dan efisien yang dapat diadopsi oleh masyarakat secara luas sebagai upaya perlindungan kesehatan sehari-hari.

Read online
File size734.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test