LENTERADUALENTERADUA
JNANALOKAJNANALOKAPenelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan sistematis terhadap pengembangan sistem perangkat lunak untuk pelayanan kesehatan dengan fokus pada rekayasa kebutuhan. Hal ini penting karena sistem perangkat lunak di sektor kesehatan bersifat kompleks dan dinamis, melibatkan proses elisitasi, analisis, spesifikasi, validasi, dan manajemen persyaratan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan sistematis mengenai fase, teknik, dan alat yang digunakan dalam pengembangan persyaratan sistem perangkat lunak untuk layanan kesehatan, serta untuk mendiseminasikan kualitas penelitian yang ada. Beberapa teknik yang dapat digunakan dalam rekayasa persyaratan untuk mengembangkan sistem perangkat lunak untuk layanan kesehatan meliputi survei, wawancara, kasus penggunaan UML, dan prototipe. Pengembangan sistem kebutuhan perangkat lunak pada pelayanan kesehatan masih memberikan peluang yang sangat besar untuk pengembangan lebih lanjut, khususnya sistem pelayanan kesehatan pada topik pencatatan data kesehatan secara digital yang menjadi isu terkini dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa studi mengenai rekayasa kebutuhan pada sektor pelayanan kesehatan masih sangat terbatas, dan hasil pengembangannya masih memerlukan validasi implementasi di dunia nyata.Tinjauan literatur menunjukkan bahwa penelitian yang ada umumnya belum mengimplementasikan seluruh tahapan rekayasa kebutuhan dalam proyek pengembangan sistem kesehatan.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan pendekatan rekayasa kebutuhan yang lebih efektif dan efisien dalam pengembangan sistem perangkat lunak untuk layanan kesehatan, terutama dalam topik pencatatan data kesehatan digital.
Berdasarkan hasil kajian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan metodologi rekayasa kebutuhan yang komprehensif dan spesifik untuk konteks pelayanan kesehatan, dengan mempertimbangkan kompleksitas dan dinamika sektor ini. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai teknik rekayasa kebutuhan dalam mengidentifikasi dan memvalidasi kebutuhan pemangku kepentingan di bidang kesehatan, termasuk pasien, tenaga medis, dan administrator. Ketiga, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan kerangka kerja atau panduan praktis yang dapat membantu pengembang perangkat lunak dalam menerapkan prinsip-prinsip rekayasa kebutuhan yang baik dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan, sehingga menghasilkan sistem yang lebih berkualitas, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi informasi yang optimal.
- Book review: Software Engineering: a Practitioner's Approach | Software Engineering Journal. book... digital-library.theiet.org/content/journals/10.1049/sej.1995.0031Book review Software Engineering a Practitioners Approach Software Engineering Journal book digital library theiet content journals 10 1049 sej 1995 0031
- Rekayasa kebutuhan untuk pengembangan sistem perangkat lunak pelayanan kesehatan: Literatur Reviu Sistematis... lenteradua.net/jurnal/index.php/jnanaloka/article/view/123Rekayasa kebutuhan untuk pengembangan sistem perangkat lunak pelayanan kesehatan Literatur Reviu Sistematis lenteradua jurnal index php jnanaloka article view 123
| File size | 300.48 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Pengetahuan masyarakat yang rendah tentang kebersihan dan sanitasi, yang mungkin terkait dengan tingkat pendidikan, dapat mempengaruhi perilaku kesehatanPengetahuan masyarakat yang rendah tentang kebersihan dan sanitasi, yang mungkin terkait dengan tingkat pendidikan, dapat mempengaruhi perilaku kesehatan
UNIDAUNIDA 98 g, K 1 mengalami kenaikan panjang 1. 05 cm dan bobot 1. 06 g, K-1 mengalami kenaikan panjang 0. 46 cm dan bobot 0. 45 g. Pertumbuhan tertinggi diperoleh98 g, K 1 mengalami kenaikan panjang 1. 05 cm dan bobot 1. 06 g, K-1 mengalami kenaikan panjang 0. 46 cm dan bobot 0. 45 g. Pertumbuhan tertinggi diperoleh
UNIDAUNIDA Kisaran kualitas air selama penelitian adalah suhu 24-28. 9 oC, pH 7-8. 68 dan DO 5-7. 5 mg/L. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan tepung bijiKisaran kualitas air selama penelitian adalah suhu 24-28. 9 oC, pH 7-8. 68 dan DO 5-7. 5 mg/L. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan tepung biji
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelasPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas
SARI MUTIARASARI MUTIARA Malnutrisi dimulaiisaattbayikmasih dalam kandungann dan berlanjutl selama beberapa hari setelah lahir (HPK), namun tidak dimulai sampai anak berusia duaMalnutrisi dimulaiisaattbayikmasih dalam kandungann dan berlanjutl selama beberapa hari setelah lahir (HPK), namun tidak dimulai sampai anak berusia dua
KERTACENDEKIAKERTACENDEKIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang konsumsi air bersih dan sehat di Dusun Kesamben Rw 04 Porong Sidoarjo. MetodePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang konsumsi air bersih dan sehat di Dusun Kesamben Rw 04 Porong Sidoarjo. Metode
UNIKSUNIKS Kesuburan tanah yang rendah menyebabkan nitrogen mudah terleaching. Salah satu solusi untuk mengatasi leaching nitrogen dan meningkatkan efisiensi pupukKesuburan tanah yang rendah menyebabkan nitrogen mudah terleaching. Salah satu solusi untuk mengatasi leaching nitrogen dan meningkatkan efisiensi pupuk
UNIDAUNIDA Dosis terbaik diperoleh pada perlakuan C (6%/1 kg pakan) dan D (9%/1 kg pakan), diikuti perlakuan B (3%/1 kg pakan), dan yang terendah yaitu perlakuanDosis terbaik diperoleh pada perlakuan C (6%/1 kg pakan) dan D (9%/1 kg pakan), diikuti perlakuan B (3%/1 kg pakan), dan yang terendah yaitu perlakuan
Useful /
UMWUMW Sampel dalam penelitian ini adalah lanjut usia (lansia) yang terdiagnosis DM tipe 2 sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. HasilSampel dalam penelitian ini adalah lanjut usia (lansia) yang terdiagnosis DM tipe 2 sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil
LENTERADUALENTERADUA Untuk parameter biologi baik sampel air sumur dan PDAM terdapat koloni bakteri. Hal ini menunjukkan bahwa air sumur dan air PDAM di Kabupaten SukoharjoUntuk parameter biologi baik sampel air sumur dan PDAM terdapat koloni bakteri. Hal ini menunjukkan bahwa air sumur dan air PDAM di Kabupaten Sukoharjo
UCYUCY Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action ResearchMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Tulisan ini menegaskan bahwa pendekatan hukum progresif dapat digunakan untuk menjawab permasalahan hukuman mati di Indonesia yang selama ini banyak dikritikTulisan ini menegaskan bahwa pendekatan hukum progresif dapat digunakan untuk menjawab permasalahan hukuman mati di Indonesia yang selama ini banyak dikritik