UNIDAUNIDA

JURNAL MINA SAINSJURNAL MINA SAINS

Lobster air tawar merupakan komoditas krustasea yang mulai dikembangkan melalui budidaya. Selain memiliki nilai gizi tinggi, lobster air tawar memiliki nilai jual atau harga yang stabil sepanjang tahun. Lobster air tawar adalah komoditas krustasea yang tidak mudah stres dan tidak mudah terserang penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penambahan kalsium karbonat dengan interval waktu berbeda dengan penambahan kapur CaCO3 150 mg/L. Penelitian dilakukan dari Juni hingga Juli 2020 di Laboratorium Lingkungan Akuakultur, Bogor Agricultural Institute. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah K , K-, interval waktu penambahan CaCO3 lima hari sekali, sepuluh hari sekali, dan 15 hari sekali. Akuarium yang digunakan berukuran 100 x 50 x 51 cm dengan tinggi air 21 cm. Lobster yang digunakan memiliki panjang 1,8 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuarium A1 (penambahan CaCO3 setiap 5 hari) mengalami kenaikan panjang 0.67 cm dan bobot 0.67 g, B1 (penambahan CaCO3 setiap 10 hari) mengalami kenaikan panjang 0.87 cm dan bobot 0.78 g, Cl (penambahan CaCO3 setiap 15 hari) mengalami kenaikan panjang 0.97 cm dan bobot 0.98 g, K 1 mengalami kenaikan panjang 1.05 cm dan bobot 1.06 g, K-1 mengalami kenaikan panjang 0.46 cm dan bobot 0.45 g.

Pertumbuhan tertinggi diperoleh di perlakuan C dengan interval waktu aplikasi 15 hari dengan nilai pertumbuhan panjang pada awal 2.11 cm serta pertumbuhan bobot pada awal 0.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai efek jangka panjang dari penambahan kalsium karbonat pada pertumbuhan lobster air tawar. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis kalsium karbonat yang diberikan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas air, suhu, dan pH. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh kalsium karbonat pada proses moulting dan pertumbuhan lobster air tawar, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan efisiensi pakan dan menurunkan tingkat kanibalisme. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan budidaya lobster air tawar yang berkelanjutan dan produktif.

  1. Addition of Calcium Carbonate (CaCO3) and Magnesium Sulfate (MgSO4) to Vannamei Shrimp (Litopenaeus vannamei)... doi.org/10.29303/jbt.v23i1.4461Addition of Calcium Carbonate CaCO3 and Magnesium Sulfate MgSO4 to Vannamei Shrimp Litopenaeus vannamei doi 10 29303 jbt v23i1 4461
  2. KUALITAS AIR PADA KOLAM LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) DI BBAT TATELU | JURNAL PERIKANAN... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/JPKT/article/view/190KUALITAS AIR PADA KOLAM LOBSTER AIR TAWAR Cherax quadricarinatus DI BBAT TATELU JURNAL PERIKANAN ejournal unsrat ac index php JPKT article view 190
  3. KALSIUM KARBONAT PADA MEDIA BERSALINITAS UNTUK PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN (Pangasius sp.) | Jurnal... journal.ipb.ac.id/index.php/jtpk/article/view/10059KALSIUM KARBONAT PADA MEDIA BERSALINITAS UNTUK PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN Pangasius sp Jurnal journal ipb ac index php jtpk article view 10059
Read online
File size290.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test