UNIDAUNIDA

JURNAL AGROINDUSTRI HALALJURNAL AGROINDUSTRI HALAL

Es krim dengan penambahan ekstrak bawang dayak telah dievaluasi untuk karakteristik fisikokimia dan sensorinya, dengan tujuan mempertahankan kandungan antioksidan dan warna melalui proses pemanasan minimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat variasi konsentrasi ekstrak bawang dayak (0%, 0,25%, 0,5%, dan 0,75%). Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bawang dayak secara signifikan memengaruhi tingkat kecerahan (lightness), nilai a*, nilai b*, pH, aktivitas antioksidan, serta aspek sensori seperti warna, rasa, aftertaste, dan kesan keseluruhan pada tingkat signifikansi 0,05 (p<0,05). Namun, tidak ada pengaruh signifikan terhadap overrun, waktu leleh, kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, aroma, dan tekstur es krim. Es krim terbaik dihasilkan dari perlakuan P1 (0,25%), yang memiliki warna merah muda (careys pink), aktivitas antioksidan tergolong sangat lemah, dan kandungan energi 88,07 kkal per porsi. Penambahan ekstrak bawang dayak meningkatkan warna dan aktivitas antioksidan es krim tanpa mengubah sifat kimia maupun fisiknya secara signifikan, menunjukkan potensi besar sebagai bahan tambahan alami dalam produk pangan fungsional.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan ekstrak bawang dayak memberikan pengaruh signifikan terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori es krim, khususnya pada warna, rasa, dan aktivitas antioksidan.Es krim dengan penambahan ekstrak bawang dayak 0,25% menunjukkan hasil terbaik dengan warna merah muda, aktivitas antioksidan yang tergolong sangat lemah, dan kandungan energi yang sesuai.Hasil ini mengindikasikan potensi besar ekstrak bawang dayak sebagai bahan tambahan alami untuk meningkatkan nilai gizi dan daya tarik visual es krim.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan proses ekstraksi ekstrak bawang dayak guna meningkatkan kandungan senyawa bioaktifnya, seperti antioksidan, sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal pada produk es krim. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi es krim dengan variasi bahan baku lain, seperti penggunaan pemanis alami atau serat pangan, untuk meningkatkan nilai gizi dan daya tarik produk bagi konsumen yang peduli kesehatan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan ekstrak bawang dayak dalam kombinasi dengan bahan-bahan alami lain, seperti buah-buahan atau rempah-rempah, untuk menciptakan rasa dan aroma yang unik dan menarik pada es krim, serta meningkatkan aktivitas antioksidannya.

Read online
File size273.75 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test