SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUPJURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP

Proporsi masyarakat Aceh yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut adalah 56%, dan perilaku menyikat gigi yang benar hanya 2,9%. Aceh Besar menunjukkan prevalensi masyarakat yang mengalami karies gigi mencapai 44,23% dan Pusat Kesehatan Masyarakat Darul Imarah Aceh Besar berdasarkan data kunjungan anak usia 6-14 tahun yang datang ke poliklinik gigi pada tahun 2019 dengan kasus karies sebesar 0,037%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan metode simulasi dan demonstrasi terhadap kemampuan menyikat gigi anak-anak di SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gue Gajah Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi dan demonstrasi dalam pendidikan kesehatan gigi dan mulut memiliki dampak pada kemampuan siswa dalam menyikat gigi.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan gigi dan mulut dengan metode simulasi dan demonstrasi berpengaruh terhadap keterampilan menyikat gigi siswa SD Gue Gajah, hasil uji t sampel berpasangan memberikan p = 0,000, p = <0,05.Sebelum dilakukan intervensi metode simulasi yang tepat, tingkat kemampuan menyikat gigi anak sebesar 76,7%, namun setelah dilakukan intervensi metode simulasi, tingkat kemampuan menyikat gigi anak meningkat menjadi 70%.Walaupun intervensi metode demonstrasi sebelum dilakukan tingkat kemampuan menggosok gigi anak belum sesuai yaitu sebesar 76,7, namun setelah dilakukan intervensi metode demonstrasi kemampuan menggosok gigi anak meningkat sebanyak 60%.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas metode simulasi dan demonstrasi dalam jangka panjang terhadap kebiasaan menyikat gigi siswa, dengan melibatkan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Kedua, penelitian dapat diperluas untuk mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi dan lingkungan keluarga terhadap kemampuan dan kebiasaan menyikat gigi siswa, sehingga dapat dirumuskan program intervensi yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pendidikan kesehatan gigi yang interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi atau game edukasi, untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

  1. PENGARUH METODE SIMULASI DAN DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SDN GUE GAJAH ACEH... doi.org/10.51544/jkmlh.v8i1.3490PENGARUH METODE SIMULASI DAN DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SDN GUE GAJAH ACEH doi 10 51544 jkmlh v8i1 3490
Read online
File size196.01 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test