UNSULBARUNSULBAR

Seminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan PerikananSeminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan Perikanan

Coral Tree Nursery (CTN) merupakan media pembibitan karang secara vertikal yang terbuat dari pipa dan diberi pelampung. Media ini ditambatkan pada jangkar di kedalaman 8 – 10 m mengikuti topografi terumbu karang tepi. Studi ini mengevaluasi pertumbuhan jenis karang Acropora cervicornis pada media pembibitan di kedua Pulau yang berbeda. Parameter hidro-oseanografi menunjukkan bahwa kualitas perairan optimal untuk mendukung pertumbuhan karang. Kelulushidupan (Survival Rate) A. cervicornis di atas 90 % pada kedua Pulau. Adapun laju pertumbuhan karang di Pulau Barrang Lompo adalah 2,6 mm per minggu sementara di Pulau Barrang Caddi mencapai 3,7 mm per minggu. Performa pertumbuhan karang pada media CTN di Pulau Barrang Caddi lebih baik dibandingkan dengan Pulau Barrang Lompo.

Parameter oseanografi pada kedua lokasi penelitian sesuai dengan baku mutu air laut sehingga mendukung pertumbuhan karang.Tingkat kelangsungan hidup (survival rate) pada VAR di Pulau Barrang Lompo sedikit lebih baik dibandingkan di Pulau Barrang Caddi, meskipun laju pertumbuhan karang Acropora cervicornis di Pulau Barrang Caddi lebih tinggi.Oleh karena itu, pemantauan dan pemeliharaan secara reguler diperlukan untuk mengamati pertumbuhan karang serta membersihkan modul VAR dari biota pengganggu.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pertumbuhan spesies karang lain pada media Coral Tree Nursery (CTN) di wilayah dengan kondisi oseanografi yang beragam, sehingga dapat menjawab pertanyaan: bagaimana respons pertumbuhan dan kelangsungan hidup spesies karang non‑branching dibandingkan Acropora cervicornis pada CTN? Selanjutnya, diperlukan studi jangka panjang selama setidaknya satu tahun untuk menilai pengaruh variasi musiman terhadap laju pertumbuhan, survival rate, dan kesehatan karang di kedua pulau, sehingga dapat dijawab: apakah performa CTN tetap konsisten sepanjang tahun atau dipengaruhi oleh perubahan suhu, salinitas, dan arus? Terakhir, desain teknis CTN dapat dioptimalkan dengan menguji variasi ukuran pipa, kedalaman penempatan, dan konfigurasi pelampung, untuk menjawab: kombinasi parameter teknik mana yang memberikan tingkat kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan tertinggi pada karang pembibitan? Dengan menjawab tiga pertanyaan tersebut, penelitian lanjutan akan memperkuat strategi restorasi terumbu karang yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, integrasi monitoring biologis dengan teknologi sensor otomatis dapat meningkatkan akurasi data pertumbuhan dan kondisi lingkungan, memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk manajemen restorasi.

  1. DOI Name 10.1071 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 26z crossref email 50z doiadmin... doi.org/10.1071DOI Name 10 1071 Values doi name values index type timestamp data hs serv 26z crossref email 50z doiadmin doi 10 1071
  2. DOI Name 10.14710 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc cbiore email admin... doi.org/10.14710DOI Name 10 14710 Values name values index type timestamp data serv crossref desc cbiore email admin doi 10 14710
Read online
File size683.52 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test