POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU
Jurnal Kesehatan Lingkungan MapaccingJurnal Kesehatan Lingkungan MapaccingSumber air yang biasa digunakan oleh masyarakat diantaranya adalah sumur. Air sumur merupakan salah satu sarana yang paling umum digunakan oleh masyarakat sebagai sumber air minum dan air bersih serta kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus memenuhi persyaratan yang diatur dalam Permenkes RI NO. 2 Tahun 2023 tentang standar baku mutu Kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas serbuk kulit pisang nangka dalam menurunkan kekeruhan, uhu dan pH pada air sumur gali. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan melakukan uji coba pada subyek penelitian dengan dosis 6 gram, 7 gram dan 8 gram, kemudian efek dari intervensi tersebut diukur dan dianalisis. Pengujian yang dilakukan berdasarkan variasi konsentrasi dosis Berdasarkan hasil yang didapatkan Penurunan kadar kekeruhan pada air sumur gali menggunakan serbuk kulit pisang nangka dengan dosis 6 gram mampu menurunkan kekeruhan hingga 3,07 NTU, pada dosis 7 gram mampu menurunkan kekeruhan 2,95 NTU dan dosis 8 gram mampu menurunkan kekeruhan 2,38 NTU. Dan kulit pisang nangka yang dijadikan serbuk untuk menurunkan pH pada air sumur gali. Serbuk kulit pisang nangka dengan dosis 6 gram mampu menurunkan pH hingga 7,4, pada dosis 7 gram mampu menurunkan pH hingga 7,13 dan dosis 8gram mampu menurunkan pH hingga 7,13. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dosis yang paling efektif dalam menurunkan kekeruhan air sumur gali adalah 7 gram dan dosis yang paling efektif dalam menurunkan pH air sumur gali adalah 6 gram. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya menggunakan lebih dari satu sampel air sumur gali.
Penelitian menunjukkan bahwa penurunan kekeruhan air sumur gali dapat dicapai dengan serbuk kulit pisang nangka dosis 6‑8 gram, mengurangi nilai dari 18,7 NTU menjadi masing‑masing 3,07 NTU, 2,95 NTU, dan 2,38 NTU, dimana dosis 7 gram memberikan hasil paling efektif.Suhu air sumur tidak mengalami perubahan signifikan setelah perlakuan serbuk kulit pisang nangka.Selain itu, pH air berhasil diturunkan menjadi 7,5 pada dosis 6 gram dan 7,13 pada dosis 7 gram serta 8 gram, menjadikan dosis 6 gram paling efektif untuk penurunan pH.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kemampuan serbuk kulit pisang nangka dalam mengurangi kontaminasi mikroba pada air sumur gali dengan membandingkan tingkat bakteri coliforme sebelum dan sesudah perlakuan pada beberapa lokasi sumur di daerah berbeda. Selanjutnya, perlu dilakukan optimasi proses pengolahan kulit pisang nangka, khususnya variasi ukuran partikel dan suhu pengeringan, untuk menentukan kondisi yang menghasilkan kapasitas adsorpsi tertinggi terhadap kekeruhan dan pH. Akhirnya, sebuah studi komparatif antara serbuk kulit pisang nangka dan koagulan nabati lain, seperti biji kelapa atau daun pepaya, dapat dilakukan di bawah variasi temperatur dan pH lingkungan, guna menilai efisiensi relatif dan potensi penerapan skala besar dalam pengelolaan air sumur. Dengan fokus pada tiga arah penelitian ini, diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang mekanisme kerja bahan alami, meningkatkan efektivitas penjernihan air, serta menyediakan alternatif berkelanjutan bagi masyarakat yang bergantung pada sumur gali. Penelitian juga sebaiknya mencakup analisis biaya produksi serbuk kulit pisang nangka serta dampak lingkungan dari skala produksi, untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan ekologi dari teknologi ini. Selain itu, evaluasi jangka panjang efek penggunaan serbuk ini terhadap kualitas tanah di sekitar sumur dapat memberikan wawasan penting mengenai potensi akumulasi residu dan interaksi dengan ekosistem lokal.
- PENINGKATAN KUALITAS pH, Fe DAN KEKERUHAN DARI AIR SUMUR GALI DENGAN METODE FILTRASI | Mashadi | Jurnal... jurnal.uns.ac.id/jrrs/article/view/20660PENINGKATAN KUALITAS pH Fe DAN KEKERUHAN DARI AIR SUMUR GALI DENGAN METODE FILTRASI Mashadi Jurnal jurnal uns ac jrrs article view 20660
- ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR DI DESA CANDIKUNING KECAMATAN BATURITI | Media Komunikasi Geografi. analisis... ejournal.undiksha.ac.id/index.php/MKG/article/view/14644ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR DI DESA CANDIKUNING KECAMATAN BATURITI Media Komunikasi Geografi analisis ejournal undiksha ac index php MKG article view 14644
- Analisis Spasial Kejadian Diare dengan Keberadaan Sumur Gali di Kelurahan Jabungan Kota Semarang | Dangiran... doi.org/10.14710/jkli.19.1.68-75Analisis Spasial Kejadian Diare dengan Keberadaan Sumur Gali di Kelurahan Jabungan Kota Semarang Dangiran doi 10 14710 jkli 19 1 68 75
| File size | 989.15 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Kulit pisang merupakan salah satu jenis limbah yang jarang dimanfaatkan padahal, limbah tersebut masih bisa diolah dan dimanfaatkan sebagai pupuk organikKulit pisang merupakan salah satu jenis limbah yang jarang dimanfaatkan padahal, limbah tersebut masih bisa diolah dan dimanfaatkan sebagai pupuk organik
UNIGRESUNIGRES Dalam ketentuan FIFA, penyelesaian sengketa antara atlet sepakbola profesional dengan klub dapat diselesaikan melalui arbitrase yang disediakan oleh indukDalam ketentuan FIFA, penyelesaian sengketa antara atlet sepakbola profesional dengan klub dapat diselesaikan melalui arbitrase yang disediakan oleh induk
ITNYITNY Variasi yang digunakan meliputi dosis koagulan cangkang telur (0-5 g/L) dan kulit pisang (0-2 g/L) dengan waktu sedimentasi 30, 60, 90 menit. Hasil penelitianVariasi yang digunakan meliputi dosis koagulan cangkang telur (0-5 g/L) dan kulit pisang (0-2 g/L) dengan waktu sedimentasi 30, 60, 90 menit. Hasil penelitian
IPBIPB Aplikasi kompos terfortifikasi meningkatkan kesuburan tanah. Kombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering). TingginyaAplikasi kompos terfortifikasi meningkatkan kesuburan tanah. Kombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering). Tingginya
JOMPARNDJOMPARND Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. MateriMetode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Materi
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Hasil pemeriksaan kualitas limbah cair Sablon Harno di Moyudan diperoleh kadar Chemical Oxygen Demand (COD) melebihi baku mutu sebesar 1. 069 mg/L. PenelitianHasil pemeriksaan kualitas limbah cair Sablon Harno di Moyudan diperoleh kadar Chemical Oxygen Demand (COD) melebihi baku mutu sebesar 1. 069 mg/L. Penelitian
SARI MUTIARASARI MUTIARA Target ini tercapai, hal ini dapat dilihat dari hasil kuisioner yang disebar sebelum dan sesudah kegiatan PkM. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi berhasilTarget ini tercapai, hal ini dapat dilihat dari hasil kuisioner yang disebar sebelum dan sesudah kegiatan PkM. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi berhasil
UNAIRUNAIR Kajian karakteristik lingkungan dan kondisi fauna makrobentik di kawasan reboisasi mangrove Pulau Pramuka, Panggang dan Karya, Kabupaten Kepulauan SeribuKajian karakteristik lingkungan dan kondisi fauna makrobentik di kawasan reboisasi mangrove Pulau Pramuka, Panggang dan Karya, Kabupaten Kepulauan Seribu
Useful /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2022 menunjukkan jumlah timbulan sampah tahunan Kota Padang mencapai 234 ribu ton. Sampah tersebutData Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2022 menunjukkan jumlah timbulan sampah tahunan Kota Padang mencapai 234 ribu ton. Sampah tersebut
IPBIPB Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor industri dengan memproduksi komponen tertentu dan terletak di kawasan industri, akan muncul dampak terhadapSebagai perusahaan yang bergerak di sektor industri dengan memproduksi komponen tertentu dan terletak di kawasan industri, akan muncul dampak terhadap
IPBIPB Secara umum, pertumbuhan Acacia mangium yang ditanam di area model agroforestri menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan yang ditanam di area non-agroforestriSecara umum, pertumbuhan Acacia mangium yang ditanam di area model agroforestri menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan yang ditanam di area non-agroforestri
IPBIPB Lembaga yang terlibat dalam pengelolaan Danau Maninjau terdiri dari pemerintah pusat hingga LSM, dengan Badan Pengelola Kawasan Danau Maninjau (BPKDM)Lembaga yang terlibat dalam pengelolaan Danau Maninjau terdiri dari pemerintah pusat hingga LSM, dengan Badan Pengelola Kawasan Danau Maninjau (BPKDM)