LPPM UNASMANLPPM UNASMAN

JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik Kolaboratif (KKN-TK) di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro dilaksanakan dengan tujuan untuk memetakan sebaran potensi geowisata dan sumber air sebagai dasar perencanaan pembangunan desa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Permasalahan utama yang dihadapi desa adalah belum adanya peta tematik yang dapat mendokumentasikan secara sistematis potensi geosite dan sumber daya air yang dimiliki. Metode kegiatan disusun melalui empat tahapan, yaitu persiapan, peninjauan lapangan, pengolahan data, serta penyerahan hasil akhir kepada pihak desa. Data lapangan diperoleh melalui observasi, pengukuran koordinat menggunakan GPS, serta dokumentasi visual, kemudian diolah dengan perangkat lunak ArcGIS, Global Mapper, dan AutoCAD untuk menghasilkan peta digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Desa Sambongrejo memiliki potensi geowisata yang menonjol, antara lain Geosite Watu Gandul dan Bukit Tono, serta beberapa sendang yang dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber air bersih. Peta tematik yang dihasilkan berfungsi sebagai dokumen spasial, sarana promosi wisata, dan media edukasi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan luaran berupa peta digital dan cetak, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian sumber daya lokal. Dengan demikian, pemetaan berbasis SIG terbukti mampu mendukung dokumentasi potensi desa sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-Tematik) di Desa Sambongrejo berhasil memetakan sebaran potensi geowisata dan sumber air menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG).Pemetaan ini secara komprehensif mengidentifikasi dan mendokumentasikan aset alam desa, termasuk Geosite Watu Gandul, Bukit Tono, dan sendang sebagai sumber air bersih.Peta tematik yang dihasilkan berfungsi sebagai dokumen spasial, sarana promosi wisata, dan media edukasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian sumber daya alam.

Berdasarkan hasil pemetaan potensi geowisata dan sumber air, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan wisata berkelanjutan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Sambongrejo. Hal ini dapat dilakukan dengan meneliti preferensi wisatawan terhadap jenis wisata yang diminati, serta dampak sosial ekonomi dari pengembangan pariwisata terhadap masyarakat lokal. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai potensi pemanfaatan sumber air secara optimal untuk kebutuhan irigasi pertanian dan air bersih, dengan mempertimbangkan aspek konservasi lingkungan dan perubahan iklim. Penelitian ini dapat mengkaji efektivitas berbagai teknologi pengelolaan air, seperti sistem pengumpulan air hujan dan pembangunan embung, serta dampaknya terhadap produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan data spasial yang dihasilkan dengan data sosial ekonomi masyarakat untuk menyusun rencana tata ruang desa yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi desa sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Read online
File size249.51 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test