PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Guru merupakan salah satu faktor penentu kualitas pendidikan. Guru yang profesional memahami dan mampu menerapkan empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogi, profesional, sosial dan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kompetensi pedagogi guru mata pelajaran agama hindu jenjang sekolah dasar di kabupaten bangle. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan angket kompetensi pedagogi guru yang terdiri dari lima indikator. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kompetensi pedagogi guru mata pelajaran Agama Hindu jenjang sekolah dasar di kabupaten bangle secara keseluruhan berada pada kategori cukup. Diantara lima indikator, indikator pemahaman yang mendalam tentang bidang yang diajarkannya berada pada kategori baik dan indicator lainnya berada pada kriteria cukup. Penelitian ini dapat dijadikan bahan rujukan untuk merumuskan model atau strategi untuk pengembangan kompetensi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti.

Kompetensi pedagogik guru mata pelajaran Agama Hindu jenjang sekolah dasar di Kabupaten Bangli secara keseluruhan berada pada kriteria cukup.Dari lima indikator yang diukur, hanya satu indikator yang berkategori baik, yaitu pemahaman mendalam terhadap bidang yang diajarkan.Empat indikator lainnya, yaitu kemampuan mengidentifikasi kesulitan belajar siswa, penguasaan strategi pembelajaran, fasilitasi pengembangan potensi siswa, dan penerapan pengetahuan teoritis dalam praktik, berada pada kategori cukup.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan kompetensi pedagogi berbasis zonasi sekolah terpencil di Bali untuk mengetahui model pelatihan yang paling sesuai dengan konteks geografis dan budaya lokal. Kedua, perlu dikaji bagaimana penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi dan mengatasi kesulitan belajar siswa di daerah terpencil Kabupaten Bangli. Ketiga, perlu dieksplorasi bagaimana integrasi teknologi pendidikan sederhana dan terjangkau dapat mendukung penerapan strategi pembelajaran yang efektif oleh guru agama Hindu di sekolah dasar terpencil, terutama dalam mengatasi keterbatasan akses terhadap sumber daya pelatihan dan materi ajar. Studi-studi ini akan melengkapi temuan penelitian sebelumnya dengan mengarah pada solusi konkret yang relevan dengan konteks lokal, serta mendorong pengembangan profesional guru secara berkelanjutan meskipun berada di wilayah terbatas. Penelitian lanjutan tersebut juga dapat menjadi dasar bagi kebijakan pengembangan kompetensi guru yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan nyata di lapangan.

Read online
File size252.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test