PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduKonversi agama yang dilakukan oleh masyarakat Bali dari Hindu ke Islam atau ke Islam adalah bukti dari moderasi agama Hindu. Interaksi antara komunitas Hindu Buleleng dan komunitas Muslim telah menciptakan budaya baru atau akulturasi budaya dan bahkan pernikahan yang berdampak pada konversi agama dari Hindu ke Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan toleransi dan moderasi agama Hindu yang memiliki dampak besar pada kegiatan sosial keagamaan Muslimat NU Buleleng sehingga munculah Muallafah yang moderat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Antropologi dan Sosiologi Agama. Data primer penelitian ini adalah Muallafah dan Organisasi Muslimat NU Ranting Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali. Temuan penelitian ini adalah bahwa mayoritas Muallafah Buleleng Bali berasal dari Hindu dan melakukan konversi agama karena pernikahan. Muallafah bergabung dengan Muslimat NU karena sikap toleransi dan moderasi komunitas Hindu terhadap minoritas Muslim yang cukup tinggi. Kegiatan sosial keagamaan Muslimat NU meliputi Berkah Jumat; Pengajian Umum, Dzikir Akbar, dan Membaca Burdah; Pelayanan Sosial Pencegahan Covid 19; dan Pelatihan Keterampilan Lunak dan Pemberdayaan Ekonomi. Suksesnya kegiatan sosial keagamaan yang dilakukan oleh Muslimat NU di Bali terhadap mayoritas komunitas Hindu Bali adalah bukti toleransi dan moderasi agama masyarakat Hindu di Bali sehingga Muallafah Muslimat NU Buleleng Bali merasa hidup dalam harmoni dan damai tanpa diskriminasi dan tekanan dari komunitas sekitar dan bahkan keluarga untuk memilih Islam sebagai agama baru.
Berdasarkan temuan dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mayoritas Muallafah Buleleng Bali berasal dari Hindu dan melakukan konversi agama karena pernikahan.Muallafah bergabung dengan Muslimat NU karena sikap toleransi dan moderasi komunitas Hindu terhadap minoritas Muslim yang cukup tinggi.Kegiatan sosial keagamaan Muslimat NU terhadap komunitas Buleleng secara umum adalah bentuk toleransi dan kebebasan bagi Muslim untuk melakukan dakwah bil-Hal terhadap masyarakat Hindu di Bali.Beberapa kegiatan sosial yang dilakukan oleh Muslimat NU meliputi Berkah Jumat.Pengajian Umum, Dzikir Akbar, dan Membaca Burdah, Pelayanan Sosial Pencegahan Covid 19.dan Pelatihan Keterampilan Lunak dan Pemberdayaan Ekonomi.Kegiatan sosial keagamaan ini juga merupakan bentuk internalisasi moderasi agama yang dilakukan oleh Muslimat NU terhadap komunitas Hindu di Buleleng.Sikap toleransi dan moderasi agama masyarakat Hindu di Buleleng Bali membuat Muallafah Muslimat NU Buleleng Bali merasakan kehidupan yang harmonis dan damai tanpa diskriminasi dan tekanan dari komunitas sekitar dan bahkan keluarga untuk memilih Islam sebagai agama baru.Jadi, konversi agama yang dilakukan oleh masyarakat Bali dari Hindu ke Islam atau ke Islam adalah bukti dari moderasi agama Hindu.Masyarakat Hindu Bali adalah contoh sukses dalam membuat budaya tidak hanya sebagai warisan, tetapi keseimbangan antara budaya dan toleransi dapat menciptakan masyarakat yang damai dengan mengambil nilai-nilai mulia dari agama.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mendorong konversi agama di Bali, khususnya di kalangan perempuan, dan bagaimana hal ini mempengaruhi identitas dan peran sosial mereka dalam masyarakat.. . 2. Meneliti dampak sosial dan budaya dari konversi agama di Bali, termasuk bagaimana konversi ini mempengaruhi hubungan keluarga, interaksi sosial, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan.. . 3. Menganalisis peran organisasi Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan dan bagaimana organisasi ini berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi di Bali. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan program yang digunakan Muslimat NU untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta dampak jangka panjangnya terhadap masyarakat Bali.
| File size | 264.58 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan, dengan menelaah buku, jurnal, dan dokumen terkait untuk memahami dinamika interaksi antaragama di eraPenelitian menggunakan metode studi kepustakaan, dengan menelaah buku, jurnal, dan dokumen terkait untuk memahami dinamika interaksi antaragama di era
UIN BANTENUIN BANTEN Beberapa temuan lainnya yang dihasilkan Disertasi ini diuraikan sebagai berikut. Kajian teoritis tentang pembelajaran digital berupa ruang lingkup danBeberapa temuan lainnya yang dihasilkan Disertasi ini diuraikan sebagai berikut. Kajian teoritis tentang pembelajaran digital berupa ruang lingkup dan
JARINGANSANTRIJARINGANSANTRI Ketiga, teori sustainability, oleh Meadows et al. , yang menyatakan keberlanjutan dalam sebuah rencana akan terjadi ketika seseorang mampu merespon kebutuhanKetiga, teori sustainability, oleh Meadows et al. , yang menyatakan keberlanjutan dalam sebuah rencana akan terjadi ketika seseorang mampu merespon kebutuhan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Mengabaikan pendidikan multikultural dalam kurikulum sekolah dapat menyebabkan siswa tidak belajar menghargai satu sama lain dan perbedaan. PenelitianMengabaikan pendidikan multikultural dalam kurikulum sekolah dapat menyebabkan siswa tidak belajar menghargai satu sama lain dan perbedaan. Penelitian
ULUMUNAULUMUNA Hambatan utama berasal dari pengaruh ideologi konservatif, pemahaman agama yang terbatas di antara mahasiswa, dan tantangan dari media sosial. StrategiHambatan utama berasal dari pengaruh ideologi konservatif, pemahaman agama yang terbatas di antara mahasiswa, dan tantangan dari media sosial. Strategi
UNCMUNCM Hambatan utama adalah kurangnya minat membaca siswa serta keterbatasan sumber daya buku dan teknologi, yang dapat diatasi dengan memilih teks menarik danHambatan utama adalah kurangnya minat membaca siswa serta keterbatasan sumber daya buku dan teknologi, yang dapat diatasi dengan memilih teks menarik dan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Abdurrahman Wahid. Ide dan gagasan beliau patut untuk diinterpretasikan dalam perspektif pendidikan Islam. Fokus permasalahan ditekankan pada pemikiranAbdurrahman Wahid. Ide dan gagasan beliau patut untuk diinterpretasikan dalam perspektif pendidikan Islam. Fokus permasalahan ditekankan pada pemikiran
METROMETRO Data juga dikumpulkan dan dianalisis menggunakan wawancara dan teknik fenomenologis, masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa materi kurikulum diarahkanData juga dikumpulkan dan dianalisis menggunakan wawancara dan teknik fenomenologis, masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa materi kurikulum diarahkan
Useful /
IJCIEDIJCIED Strategi pemulihan mental yang diterapkan meliputi dua metode, yaitu metode Al‑hikmah dengan pendekatan ilahi dan metode Al‑Mauidzatil Hasanah. FaktorStrategi pemulihan mental yang diterapkan meliputi dua metode, yaitu metode Al‑hikmah dengan pendekatan ilahi dan metode Al‑Mauidzatil Hasanah. Faktor
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Indonesia adalah negara majemuk. Keragaman bangsa indonesia disatu sisi merupakan suatu khazanah yang patut dipelihara dan memberikan dinamika bagi bangsa,Indonesia adalah negara majemuk. Keragaman bangsa indonesia disatu sisi merupakan suatu khazanah yang patut dipelihara dan memberikan dinamika bagi bangsa,
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Implementasi kurikulum pendidikan Islam kurang optimal di sekolah negeri. Ini menghasilkan penurunan moral pada generasi muda. Menjawab masalah ini, budayaImplementasi kurikulum pendidikan Islam kurang optimal di sekolah negeri. Ini menghasilkan penurunan moral pada generasi muda. Menjawab masalah ini, budaya
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Berdasarkan analisis validasi handout oleh dosen, nilai rata-rata 79% dan analisis 88,5% guru menunjukkanInstrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Berdasarkan analisis validasi handout oleh dosen, nilai rata-rata 79% dan analisis 88,5% guru menunjukkan