ULUMUNAULUMUNA
UlumunaUlumunaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi agama dalam pendidikan agama Islam tinggi di Garut, Jawa Barat. Fokus utama penelitian ini mencakup integrasi nilai-nilai moderasi agama dalam kurikulum, peran dosen dan staf pendidikan, persepsi mahasiswa, serta hambatan dan tantangan dalam menerapkan nilai-nilai ini. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen dari institusi STAI Musadaddiyah, STAI Muhammadiyah Garut, dan STAI Siliwangi Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi agama terintegrasi melalui pendekatan kurikulum berbasis Aswaja dan rahmatan lil alamin, dengan dosen dan staf pendidikan berperan sebagai fasilitator dalam membangun karakter mahasiswa yang toleran dan inklusif. Hambatan utama berasal dari pengaruh ideologi konservatif, pemahaman agama yang terbatas di antara mahasiswa, dan tantangan dari media sosial. Strategi untuk mengatasi hambatan ini termasuk memperkuat kurikulum, pelatihan literasi digital, dan kolaborasi dengan institusi eksternal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan generasi moderat yang dapat menerapkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas dalam kehidupan agama dan sosial.
Implementasi nilai-nilai moderasi agama dalam pendidikan agama Islam tinggi di Garut telah berjalan dengan baik melalui kurikulum yang berorientasi pada nilai-nilai inklusif dan toleran.Dosen dan staf pendidikan memainkan peran penting dalam mempromosikan nilai-nilai moderasi, dengan hasil menunjukkan persepsi positif dari mahasiswa.Namun, masih ada tantangan dari pengaruh ideologi konservatif dan media sosial yang perlu terus diatasi.Strategi yang diterapkan, seperti penguatan kurikulum dan pelatihan literasi digital, diharapkan dapat memperkuat implementasi nilai-nilai moderasi di masa depan.
Untuk memperkuat implementasi nilai-nilai moderasi agama, institusi pendidikan agama Islam tinggi dapat mempertimbangkan strategi berikut: (1) Mengembangkan kurikulum yang lebih inklusif dan terintegrasi dengan nilai-nilai moderasi agama, (2) Melakukan pelatihan khusus bagi dosen dan staf pendidikan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajarkan konsep moderasi agama, (3) Menerapkan strategi literasi digital untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi dan menghindari pengaruh ideologi ekstrem dari media sosial, (4) Mengadakan diskusi dan forum inklusif untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang nilai-nilai moderasi dan meningkatkan keterampilan diskusi sehat, (5) Membangun kerjasama dengan pihak eksternal, seperti organisasi agama, lembaga pemerintah, dan NGO yang fokus pada moderasi, untuk memperkuat upaya kampus dalam mempromosikan nilai-nilai moderasi. Dengan strategi ini, institusi pendidikan agama Islam tinggi dapat menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan kondusif untuk belajar, yang menghargai keragaman dan mendukung harmoni sosial.
- Tingkat Pemahaman Moderasi Beragama Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Keagamaan... jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/intizar/article/view/11667Tingkat Pemahaman Moderasi Beragama Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Keagamaan jurnal radenfatah ac index php intizar article view 11667
- Peran Dosen dalam Upaya Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Melalui Konsep Islam Wasathiyah | Revorma:... doi.org/10.62825/revorma.v3i2.86Peran Dosen dalam Upaya Penguatan Nilai Nilai Moderasi Beragama Melalui Konsep Islam Wasathiyah Revorma doi 10 62825 revorma v3i2 86
- RELIGIOUS MODERATION IN INDONESIAN HIGHER EDUCATIONS: Literature Review | Afwadzi | Ulul Albab: Jurnal... doi.org/10.18860/ua.v22i2.13446RELIGIOUS MODERATION IN INDONESIAN HIGHER EDUCATIONS Literature Review Afwadzi Ulul Albab Jurnal doi 10 18860 ua v22i2 13446
- Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital : Studi Harmonisasi Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan... doi.org/10.32332/moderatio.v3i2.8105Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital Studi Harmonisasi Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan doi 10 32332 moderatio v3i2 8105
| File size | 854.12 KB |
| Pages | 28 |
| DMCA | Report |
Related /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Ke depan, pendekatan interdisipliner dan partisipatif akan menjadi kunci untuk mengembangkan model yang lebih nuans dan sensitif konteks untuk mencegahKe depan, pendekatan interdisipliner dan partisipatif akan menjadi kunci untuk mengembangkan model yang lebih nuans dan sensitif konteks untuk mencegah
UIN BANTENUIN BANTEN Pihak yang terlibat di dalam pembelajaran ini, yaitu. pendidik, peserta didik dan orangtua/wali peserta didik terikat dengan norma-norma dan etika ketikaPihak yang terlibat di dalam pembelajaran ini, yaitu. pendidik, peserta didik dan orangtua/wali peserta didik terikat dengan norma-norma dan etika ketika
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya untuk mengembangkan program serupa dan bagi para pembuat kebijakanTemuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya untuk mengembangkan program serupa dan bagi para pembuat kebijakan
ALMARHALAHALMARHALAH Implementasi strategi didukung oleh pembiasaan ibadah, keteladanan guru, serta lingkungan sekolah yang religius dan kondusif. Evaluasi dilakukan secaraImplementasi strategi didukung oleh pembiasaan ibadah, keteladanan guru, serta lingkungan sekolah yang religius dan kondusif. Evaluasi dilakukan secara
DINASTIRESDINASTIRES Studi ini bertujuan untuk menganalisis politik pengakuan agama melalui kebijakan pemerintah modern di Indonesia dan Turki serta membandingkan implikasiStudi ini bertujuan untuk menganalisis politik pengakuan agama melalui kebijakan pemerintah modern di Indonesia dan Turki serta membandingkan implikasi
METROMETRO Meskipun telah dilakukan penelitian yang luas tentang bagaimana Wasaṭiyya diadopsi oleh beberapa negara Asia Tenggara, sedikit yang diketahui tentangMeskipun telah dilakukan penelitian yang luas tentang bagaimana Wasaṭiyya diadopsi oleh beberapa negara Asia Tenggara, sedikit yang diketahui tentang
PANDAWANPANDAWAN Karena minat anak dalam mempelajari agama islam sudah menurun dan memiliki mindset bahwa saat pembelajaran akan membuat jenuh, media yang digunakan hanyaKarena minat anak dalam mempelajari agama islam sudah menurun dan memiliki mindset bahwa saat pembelajaran akan membuat jenuh, media yang digunakan hanya
SERAMBISERAMBI Selanjutnya, fase Environment dilakukan melalui pembiasaan amal saleh dan akhlak mulia, sementara fase Behaviour ditunjukkan dengan kemampuan siswa menerapkanSelanjutnya, fase Environment dilakukan melalui pembiasaan amal saleh dan akhlak mulia, sementara fase Behaviour ditunjukkan dengan kemampuan siswa menerapkan
Useful /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Sebaliknya, ia menantang dunia modern - ditandai oleh rasionalitas kritis, sains empiris, dan kompleksitas sosial - untuk melakukan artikulasi yang diperbarui.Sebaliknya, ia menantang dunia modern - ditandai oleh rasionalitas kritis, sains empiris, dan kompleksitas sosial - untuk melakukan artikulasi yang diperbarui.
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif santri dalam memahami nilai-nilai ekologisDengan menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman subjektif santri dalam memahami nilai-nilai ekologis
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Intensi pembelian ulang online ditentukan oleh hasil pengalaman pembelian sebelumnya terhadap layanan perdagangan elektronik oleh konsumen, yang memberikanIntensi pembelian ulang online ditentukan oleh hasil pengalaman pembelian sebelumnya terhadap layanan perdagangan elektronik oleh konsumen, yang memberikan
LSPRLSPR 3) Menggunakan media luar ruang kampanye seperti stiker dan kalender. 4) Efektivitas dari komunikasi politik Nasrul yaitu mendapat dukungan berupa pemberian3) Menggunakan media luar ruang kampanye seperti stiker dan kalender. 4) Efektivitas dari komunikasi politik Nasrul yaitu mendapat dukungan berupa pemberian