JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranImplementasi kurikulum pendidikan Islam kurang optimal di sekolah negeri. Ini menghasilkan penurunan moral pada generasi muda. Menjawab masalah ini, budaya agama berusaha diwujudkan melalui penerapan kurikulum pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data diukur dengan perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, triangulasi, dan pengecekan. Hasil penelitian menunjukkan budaya agama di Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu dan Sekolah Dasar Maarif Ponorogo, yaitu shalat Dhuha, Senyum, Salam, Salam, berjabat tangan, toleransi, sholat Dzikir, tadarus Al-Quran, istighosah dan doa bersama. Implementasi kurikulum pendidikan agama Islam dalam mewujudkan budaya agama di Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu dan Sekolah Dasar Maarif Ponorogo adalah melalui proses kegiatan belajar mengajar di kelas dan kedua melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Pendidikan agama Islam dalam bentuk mata pelajaran PAI terutama di sekolah-sekolah umum dirasakan masih kurang baik dari sisi kuantitas jam pelajarannya maupun kualitas pembelajaran serta suasana keagamaan di sekolah berupa budaya, tradisi, maupun ritual keagamaannya.Berdasarkan hasil penemuan penelitian terdapat upaya-upaya sistematis untuk mengembangkan pendidikan agama di sekolah.Pengembangan pendidikan agama Islam harus dilakukan dan menjadi tanggung jawab bersama seiring dengan kedudukan pendidikan agama Islam dalam kurikulum sekolah yang sebenarnya menjadi core atau inti dari kurikulum sekolah.Hal ini paling tidak didasarkan pada falsafah negara pancasila terutama sila pertama, UU No.20 tentang Sisdiknas pada pasal 1 ayat 1, UU No.14/2005 tentang guru dan dosen, serta Permendiknas No.
Untuk mengembangkan pendidikan agama Islam di sekolah, perlu dilakukan penambahan jam pelajaran dan rumpun mata pelajaran PAI, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan melalui ekstra kurikuler, dan pengembangan melalui pembudayaan nilai-nilai religius. Strategi yang dapat diterapkan adalah power strategy, persuasive strategy, dan normative re-educative. Selain itu, penting untuk melibatkan walimurid dalam evaluasi perkembangan pembiasaan budaya religius, seperti yang dilakukan di SD Muhammadiyah Terpadu dengan menggunakan telegram untuk memantau pembiasaan ibadah di rumah.
| File size | 319.25 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Kemampuan guru dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan dari pembelajaran konvensional ke digital harus diakui dan ditangani secara proaktif.Kemampuan guru dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan dari pembelajaran konvensional ke digital harus diakui dan ditangani secara proaktif.
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Trauma kolektif pascakonflik di Ambon tetap hidup dalam memori sosial, identitas keagamaan, dan simbol publik, terbukti oleh kekerasan 2011 dan 2025 yangTrauma kolektif pascakonflik di Ambon tetap hidup dalam memori sosial, identitas keagamaan, dan simbol publik, terbukti oleh kekerasan 2011 dan 2025 yang
UNUJAUNUJA Penelitian ini menelaah bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah mengelola dinamika stakeholder di sebuah sekolah dasar Islam. Penelitian menggunakanPenelitian ini menelaah bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah mengelola dinamika stakeholder di sebuah sekolah dasar Islam. Penelitian menggunakan
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, santri, dan pengelola madrasah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, santri, dan pengelola madrasah.
STIKKENDALSTIKKENDAL Era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi Pendidikan Agama Islam (PAI). Teknologi mempermudah komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas sehari-hari,Era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi Pendidikan Agama Islam (PAI). Teknologi mempermudah komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas sehari-hari,
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini merespons kebutuhan mendesak dalam mengatasi radikalisasi agama dengan menelaah kontribusi religiusitas, budaya akademik, dan lingkunganPenelitian ini merespons kebutuhan mendesak dalam mengatasi radikalisasi agama dengan menelaah kontribusi religiusitas, budaya akademik, dan lingkungan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pendekatan holistik pesantren, yang mencakup pendidikan karakter, keterampilan bahasa asing, dan literasi kitab klasik, berkontribusi pada pembentukanPendekatan holistik pesantren, yang mencakup pendidikan karakter, keterampilan bahasa asing, dan literasi kitab klasik, berkontribusi pada pembentukan
STT SUSTT SU Oleh karena itu, penting untuk memahami agama secara mendalam dan menghindari pemahaman yang kaku dan formalistik. Dengan demikian, agama dapat berfungsiOleh karena itu, penting untuk memahami agama secara mendalam dan menghindari pemahaman yang kaku dan formalistik. Dengan demikian, agama dapat berfungsi
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa konsumsi makanan siap saji (fastfood) dengan kejadian hipertensi menunjukkan bahwa ada hubunganBerdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa konsumsi makanan siap saji (fastfood) dengan kejadian hipertensi menunjukkan bahwa ada hubungan
STT SUSTT SU Komunikasi yang efektif antar generasi adalah kunci penting bagi pemimpin rohani dan gereja yang sehat. Pemimpin rohani perlu mengadaptasi strategi komunikasiKomunikasi yang efektif antar generasi adalah kunci penting bagi pemimpin rohani dan gereja yang sehat. Pemimpin rohani perlu mengadaptasi strategi komunikasi
STT SUSTT SU Perihal makanan dan minuman hanya sebatas kebutuhan jasmani yang tidak ada hubungannya dengan keselamatan hidup manusia. Pandangan Alkitab tentang keselamatanPerihal makanan dan minuman hanya sebatas kebutuhan jasmani yang tidak ada hubungannya dengan keselamatan hidup manusia. Pandangan Alkitab tentang keselamatan
STT SUSTT SU Anak Sekolah Minggu kelas madya memerlukan strategi pembimbingan yang mencakup penggunaan kalimat doa pendek, bisikan doa kepada anak yang ditunjuk, sertaAnak Sekolah Minggu kelas madya memerlukan strategi pembimbingan yang mencakup penggunaan kalimat doa pendek, bisikan doa kepada anak yang ditunjuk, serta