UNUJAUNUJA

Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Penelitian ini menelaah bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah mengelola dinamika stakeholder di sebuah sekolah dasar Islam. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan informan kunci (kepala sekolah, guru, pengelola yayasan, staf administrasi, dan orang tua). Data dikumpulkan melalui wawancara daring, observasi langsung, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif-naratif menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan Kepala sekolah menerapkan gaya hibrida yang memadukan kepemimpinan transformasional, pelayan (servant), dan situasional; nilai-nilai spiritual memandu pengambilan keputusan, komunikasi dua arah serta pemberdayaan tim menjadi strategi inti, dan fleksibilitas diterapkan sesuai konteks. Studi ini mengidentifikasi kesenjangan persepsi khususnya terkait transparansi pengambilan keputusan, kejelasan peran dalam relasi sekolah–yayasan–orang tua, tingkat keterlibatan pemangku kepentingan dalam perencanaan, dan keselarasan arah jangka panjang. Dukungan yayasan, kolaborasi orang tua yang terstruktur, serta penguatan kapasitas interpersonal muncul sebagai pengungkit penting. Temuan-temuan ini menjelaskan mengapa kepemimpinan berbasis nilai, reflektif, dan partisipatif dapat menumbuhkan budaya sekolah yang sehat dan kolaboratif: kombinasi keputusan yang berlandaskan spiritual, komunikasi terbuka, forum partisipatif, dan negosiasi peran yang adaptif mampu mengurangi kesalahpahaman, membangun kepercayaan, dan menyelaraskan tindakan. Kendati demikian, perwujudan pendidikan Islam yang holistik dan berkelanjutan tetap memerlukan sinergi pemangku kepentingan yang lebih erat serta pengembangan kapasitas yang berkelanjutan.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah di SD Manaaratul Iman mengintegrasikan Servant Leadership, Transformational Leadership, dan Situational Leadership, yang terbukti efektif dalam memberdayakan staf dan menumbuhkan visi bersama.Namun, implementasi strategi kepemimpinan ini belum sepenuhnya konsisten atau dipahami secara merata oleh semua pemangku kepentingan, terutama terkait keterlibatan dalam pengambilan keputusan dan kejelasan komunikasi.Kesenjangan ini menekankan kebutuhan akan praktik kepemimpinan bersama yang lebih kuat dan keterlibatan yang lebih inklusif di seluruh komunitas sekolah.Penelitian ini terbatas dalam lingkupnya, berfokus pada satu sekolah dengan jumlah responden relatif kecil.Temuan-temuan mungkin tidak dapat digeneralisasi ke konteks pendidikan lainnya dengan karakteristik struktural dan budaya yang berbeda.Selain itu, meskipun pendekatan kualitatif berharga untuk wawasan mendalam tentang praktik kepemimpinan, penelitian ini kurang validasi kuantitatif untuk memperkuat keandalan hasilnya.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan studi kasus komparatif di berbagai sekolah Islam atau berbasis nilai, menggunakan pendekatan campuran.Studi selanjutnya harus mengeksplorasi dampak langsung gaya kepemimpinan terhadap motivasi guru dan hasil belajar siswa, memungkinkan penilaian yang lebih objektif tentang bagaimana kepemimpinan berkontribusi pada kualitas pendidikan dan kinerja sekolah.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif di berbagai sekolah Islam atau berbasis nilai, menggunakan pendekatan campuran metode penelitian. Fokus penelitian dapat diarahkan pada dampak langsung gaya kepemimpinan terhadap motivasi guru dan hasil belajar siswa, serta mengeksplorasi strategi konkret untuk meningkatkan keterlibatan dan komunikasi yang lebih inklusif di seluruh komunitas sekolah. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran kepemimpinan dalam membangun sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, seperti guru, orang tua, dan pengelola yayasan, serta strategi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif dapat menjadi bagian dari praktik sehari-hari di sekolah-sekolah Islam, dengan menggunakan rutinitas yang sesuai dengan budaya lokal, seperti musyawarah-mufakat, dan siklus pembelajaran-pelatihan peer.

  1. A Systematic Review of Servant Leadership Outcomes in Education Context | EDUKASIA Jurnal Pendidikan... jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/627A Systematic Review of Servant Leadership Outcomes in Education Context EDUKASIA Jurnal Pendidikan jurnaledukasia index php edukasia article view 627
  2. "Relationship Between Transformational Leadership and Employees' Creativity with Psychological... scholarhub.ui.ac.id/seam/vol17/iss2/1Relationship Between Transformational Leadership and Employees Creativity with Psychological scholarhub ui ac seam vol17 iss2 1
  3. Reflecting on the use of Google Docs for online interviews: Innovation in qualitative data collection... journals.sagepub.com/doi/10.1177/14687941211045192Reflecting on the use of Google Docs for online interviews Innovation in qualitative data collection journals sagepub doi 10 1177 14687941211045192
  4. Building Trust and Collaboration: The Impact of Hybrid Leadership on Stakeholder Relations in Islamic... doi.org/10.33650/al-tanzim.v9i4.12117Building Trust and Collaboration The Impact of Hybrid Leadership on Stakeholder Relations in Islamic doi 10 33650 al tanzim v9i4 12117
Read online
File size302.5 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test