WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA

JPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikJPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik

Penerapan nilai-nilai pendidikan multikultural dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik bertujuan untuk membentuk generasi yang menjunjung tinggi persatuan, mengembangkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai setiap perbedaan. Pendidikan multikultural dilakukan mengingat masyarakat dan bangsa Indonesia terbentuk dari berbagai suku, agama, budaya, status sosial, etnis, dan keturunan. Mengabaikan pendidikan multikultural dalam kurikulum sekolah dapat menyebabkan siswa tidak belajar menghargai satu sama lain dan perbedaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Katolik telah berhasil merancang strategi dan secara efektif mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan multikultural melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik di sekolah.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru Pendidikan Agama Katolik telah berhasil merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan multikultural.Strategi tersebut meliputi perencanaan yang matang berdasarkan kurikulum, pemahaman karakteristik siswa, dan analisis tujuan pembelajaran.Implementasi nilai-nilai multikultural melalui Pendidikan Agama Katolik telah menumbuhkan sikap toleransi, saling menghargai, dan keharmonisan di kalangan siswa.Oleh karena itu, penting untuk terus mengembangkan dan menerapkan strategi pendidikan multikultural secara lebih luas dan efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar penelitian selanjutnya memperluas kajian dengan mengeksplorasi pendekatan guru dari berbagai mata pelajaran dalam membangun dan menerapkan strategi pendidikan multikultural. Bagi pimpinan sekolah dan guru Pendidikan Agama Katolik, penting untuk melanjutkan dan mengembangkan strategi serta metode pendidikan multikultural secara lebih luas dan efektif, serta mengintegrasikannya ke dalam mata pelajaran lain. Selain itu, perlu adanya pengembangan kurikulum yang lebih inklusif dan responsif terhadap keberagaman budaya, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam meningkatkan kompetensi multikultural mereka. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari pendidikan multikultural terhadap pembentukan karakter siswa dan peningkatan toleransi di masyarakat. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang harmonis dan inklusif.

  1. Jurnal Masalah Pastoral (JUMPA). implementasi model pembelajaran pendidikan agama katolik sekolah pembinaan... ojs.stkyakobus.ac.id/index.php/jumpa/article/view/43Jurnal Masalah Pastoral JUMPA implementasi model pembelajaran pendidikan agama katolik sekolah pembinaan ojs stkyakobus ac index php jumpa article view 43
Read online
File size295.76 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test