POLNAMPOLNAM
Jurnal Administrasi TerapanJurnal Administrasi TerapanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian internal yang diterapkan pemerintah terkait dengan pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal pemerintah Kota Makassar dalam pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan belum memenuhi unsur-unsur sistem pengendalian internal sesuai Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2008 karena masih terdapat beberapa kelemahan atau ketidaksesuaian.
DPMPTSP Kota Makassar hanya sebagai pelaksana pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan dan tidak menerima dari hasil pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan karena pembayaran besaran retribusi langsung pada Bank Sulselbar.Penetapan target sebagai syarat dalam pelaksanaan pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan ditentukan oleh Pemerintah Kota Makassar dengan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Kota Makassar dan Walikota Makassar, karena instansi tersebut lebih mengetahui potensi penerimaan daerah retribusi izin mendirikan bangunan.Sistem pengendalian intern pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar telah memadai sesuai dengan peraturan Pemerintah RI No.60 Tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern pemerintah kecuali untuk lingkungan pengendalian serta informasi dan komunikasinya masih perlu diperhatikan.
Untuk meningkatkan sistem pengendalian intern pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar dapat meningkatkan pengawasan terhadap para pemungut retribusi izin mendirikan bangunan. Selain itu, DPMPTSP Kota Makassar dapat menganalisa penentuan target setiap tahunnya dengan terlebih dahulu menganalisa potensi yang akan didapat dan lebih meningkatkan kualitas pelayanan dengan mempercepat penyelesaian proses berkas permohonan. Selanjutnya, DPMPTSP Kota Makassar harus mengadakan kerjasama dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat akan pentingnya IMB. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem informasi yang terintegrasi dengan sistem-sistem lainnya, serta meningkatkan komunikasi dan informasi yang efektif untuk memperkuat sistem pengendalian itu sendiri.
| File size | 243.05 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Di era digital seperti sekarang ini, BSI harus memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produk-produknya yang sesuai syariah kepada khalayak yang lebihDi era digital seperti sekarang ini, BSI harus memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produk-produknya yang sesuai syariah kepada khalayak yang lebih
UNWAHAUNWAHA Penelitian menyimpulkan bahwa BTN KCPS Jombang telah efektif meningkatkan penjualan KPR Subsidi, terutama melalui strategi promosi personal selling yangPenelitian menyimpulkan bahwa BTN KCPS Jombang telah efektif meningkatkan penjualan KPR Subsidi, terutama melalui strategi promosi personal selling yang
POLNAMPOLNAM Lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian konsumen. Variabel lokasi memberikan kontribusi sebesar 99,1% terhadap minat beli,Lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian konsumen. Variabel lokasi memberikan kontribusi sebesar 99,1% terhadap minat beli,
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah penulis laksanakan tentang perbedaan pendapatan sebelum dan sesudah adanya pandemi Covid-19 di DesaBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah penulis laksanakan tentang perbedaan pendapatan sebelum dan sesudah adanya pandemi Covid-19 di Desa
POLNAMPOLNAM Pengaruh yang dapat dijelaskan oleh variabel perkembangan volume penjualan terhadap pendapatan sebesar 95,7%. Sisanya sebesar 4,3% dipengaruhi oleh faktor-faktorPengaruh yang dapat dijelaskan oleh variabel perkembangan volume penjualan terhadap pendapatan sebesar 95,7%. Sisanya sebesar 4,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor
POLNAMPOLNAM Penelitian ini merupakan penelitian terapan, dengan menggunakan tipe studi kasus, dan objek dari penelitian ini adalah objek Wisata Tebing Makariki NegeriPenelitian ini merupakan penelitian terapan, dengan menggunakan tipe studi kasus, dan objek dari penelitian ini adalah objek Wisata Tebing Makariki Negeri
POLNAMPOLNAM Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Alat analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan softwarePengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Alat analisa yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan software
POLNAMPOLNAM Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor Imigrasi, sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisisPopulasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor Imigrasi, sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis
Useful /
UNWAHAUNWAHA Teknik pengambilan datanya menggunakan teknik wawancara, dokumentas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif. Hasil dari penelitianTeknik pengambilan datanya menggunakan teknik wawancara, dokumentas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif. Hasil dari penelitian
POLNAMPOLNAM Selain itu, kualitas fasilitas non fisik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berperilaku konsumen di pasar tersebut. Secara keseluruhan,Selain itu, kualitas fasilitas non fisik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berperilaku konsumen di pasar tersebut. Secara keseluruhan,
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan mengajar melalui mata kuliah micro teaching pada mahasiswa angkatan 2018 Program Studi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan mengajar melalui mata kuliah micro teaching pada mahasiswa angkatan 2018 Program Studi Pendidikan
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerimaan produksi sebesar Rp 1. 333.333, sedangkan jumlah biaya yang dikeluarkan pemilik usaha Bajet sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerimaan produksi sebesar Rp 1. 333.333, sedangkan jumlah biaya yang dikeluarkan pemilik usaha Bajet sebesar