GOACADEMICAGOACADEMICA
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah NasionalAKSELERASI: Jurnal Ilmiah NasionalMedia sosial saat ini telah membuktikan diri sebagai alat yang sangat efektif dalam membentuk personal branding seseorang. Salah satu contohnya adalah Ridwan Kamil, yang berhasil memanfaatkan platform Instagram dengan memiliki 21,9 juta pengikut untuk memperkuat citra dan pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi peran media sosial sebagai alat komunikasi yang potensial dalam konteks mobilisasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya mampu menyebarkan pesan secara luas, tetapi juga memiliki kapasitas untuk membentuk opini publik dan memengaruhi perilaku politik. Dalam proses membangun citra positif, penting untuk menjaga konsistensi dalam nilai-nilai yang dianut, menunjukkan kreativitas dalam menyampaikan pesan, mengamalkan perilaku yang konsisten dengan nilai yang dipegang, serta memperhatikan penampilan yang mendukung pesan yang ingin disampaikan. Keselarasan semua aspek ini menjadi kunci keberhasilan dalam menggunakan media sosial sebagai alat strategis dalam politik dan branding personal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran media sosial memiliki dampak signifikan terhadap mobilisasi politik, khususnya dalam pembentukan personal branding tokoh politik seperti Ridwan Kamil.Sajian informasi politik, kehidupan sosial, dan keluarga yang seimbang melalui akun Instagram Ridwan Kamil telah berhasil membentuk citra positif dan meningkatkan keterlibatan publik.Upaya ini memerlukan strategi yang matang dan konsisten agar pesan dapat diingat dan memberikan kesan yang kuat bagi pengguna media sosial.
Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada analisis komparatif strategi penggunaan media sosial oleh berbagai tokoh politik dengan pendekatan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada Instagram. Selain itu, penting untuk meneliti lebih dalam mengenai dampak polarisasi politik yang mungkin timbul akibat algoritma media sosial dan bagaimana hal ini memengaruhi efektivitas mobilisasi politik. Terakhir, studi tentang efektivitas berbagai jenis konten (misalnya, video pendek, infografis, live streaming) dalam menarik perhatian dan memengaruhi opini publik di media sosial juga perlu dilakukan untuk memberikan rekomendasi praktis bagi para politisi dan praktisi komunikasi politik.
| File size | 278.53 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MMTCMMTC Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye politik politisi muda PKS meliputi tujuh tahapan:Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye politik politisi muda PKS meliputi tujuh tahapan:
CARAKACARAKA Penelitian ini juga menunjukkan bahwa media berfungsi bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai alat kekuasaan yang mampu mempengaruhiPenelitian ini juga menunjukkan bahwa media berfungsi bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai alat kekuasaan yang mampu mempengaruhi
CARAKACARAKA Perbedaan gender dalam partisipasi politik juga terjadi, pada informan laki-laki lebih aktif dalam perdebatan, kritis, dan condong menolak konten politikPerbedaan gender dalam partisipasi politik juga terjadi, pada informan laki-laki lebih aktif dalam perdebatan, kritis, dan condong menolak konten politik
IBIK57IBIK57 Namun, untuk penggunaan foto, mahasiswa justru lebih sedikit menggunakan foto diri asli pada media resmi dibandingkan pada media daring lainnya. MahasiswaNamun, untuk penggunaan foto, mahasiswa justru lebih sedikit menggunakan foto diri asli pada media resmi dibandingkan pada media daring lainnya. Mahasiswa
IBIK57IBIK57 Pengelolaan berita melalui proses (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating) dan pengawasan (controlling) menjadi proses yang menentukan.Pengelolaan berita melalui proses (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating) dan pengawasan (controlling) menjadi proses yang menentukan.
MANDALANURSAMANDALANURSA Media sosial juga berfungsi sebagai platform untuk diskusi dan pembentukan opini, yang dapat meningkatkan partisipasi politik. Namun, tantangan sepertiMedia sosial juga berfungsi sebagai platform untuk diskusi dan pembentukan opini, yang dapat meningkatkan partisipasi politik. Namun, tantangan seperti
LSPRLSPR Fokus penelitian ini terhadap caleg terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebabkan karena terpilih menjadi anggota DPRD Kota Payakumbuh denganFokus penelitian ini terhadap caleg terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebabkan karena terpilih menjadi anggota DPRD Kota Payakumbuh dengan
KPUKPU Orientasi politik nelayan lebih didasarkan pada pengalaman dan kepentingan pribadi daripada evaluasi terhadap kinerja partai politik atau kandidat. PenelitianOrientasi politik nelayan lebih didasarkan pada pengalaman dan kepentingan pribadi daripada evaluasi terhadap kinerja partai politik atau kandidat. Penelitian
Useful /
PENERBITPENERBIT Instrumen penelitian menggunakan angket kompetensi pedagogi guru yang terdiri dari lima indikator. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitianInstrumen penelitian menggunakan angket kompetensi pedagogi guru yang terdiri dari lima indikator. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
PENERBITPENERBIT Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa implikasi dari penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikulturalBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa implikasi dari penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural
PENERBITPENERBIT Ini ditunjukkan oleh tradisi Ngendar di Desa Sekarmukti, Desa Pangsan, Kabupaten Badung. Tradisi Ngendar yang dilakukan oleh anak-anak di wilayah BanjarIni ditunjukkan oleh tradisi Ngendar di Desa Sekarmukti, Desa Pangsan, Kabupaten Badung. Tradisi Ngendar yang dilakukan oleh anak-anak di wilayah Banjar
KPUKPU Penelitian ini kemudian mengusulkan desain penyelenggaraan pemilu yang adaptif melalui lima aspek penting, yakni regulasi, alokasi sumber daya, manajemenPenelitian ini kemudian mengusulkan desain penyelenggaraan pemilu yang adaptif melalui lima aspek penting, yakni regulasi, alokasi sumber daya, manajemen