PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPenanaman nilai-nilai karakter merupakan perihal yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak. Tradisi keagamaan sebagai salah satu untuk mengajarkan proses penanaman nilai-nilai karakter dalam ajaran agama Hindu. Ini ditunjukkan oleh tradisi Ngendar di Desa Sekarmukti, Desa Pangsan, Kabupaten Badung. Tradisi Ngendar yang dilakukan oleh anak-anak di wilayah Banjar Sekarmukti, dimulai dari H-2 Piodalan yang dilakukan pada hari Buda Umanis wuku Julungwangi atau tepatnya 15 hari sebelum hari raya Galungan. Adapun pendekatan penelitian adalah pendekatan naturalistik yang menjawab permasalahan penelitian yang memerlukan pemahaman secara mendalam serta menghasilkan kesimpulan terkait dengan Tradisi Ngendar. Tradisi Ngendar saat piodalan di Pura Penataran Agung Sekarmukti Petang Badung Bali yang dilakukan oleh anak-anak sebagai sumber belajar akan mendorong pada penghayatan nilai-nilai karakter yang berdasarkan ajaran agama Hindu. Penanaman nilai-nilai karakter yang yang dilakukan dalam tradisi Ngendar antara lain (1) Rasa terima kasih (Ktajñatâ), (2) Menjaga Kesucian dan kebersihan (Saucam), (3) Pertemanan (Maitri), dan (4) Kepedulian. Secara garis besar dalam pelaksanaan tradisi Ngendar ini memiliki dampak yang positif terhadap anak-anak seperti meningkatnya sraddha dan bhakti, tumbuhnya rasa solidaritas dan kerjasama serta terciptanya kedisiplinan pada anak.
Tradisi Ngendar merupakan suatu tradisi yang dilakukan oleh anak-anak yang belum akil balik yang sering disebut dengan juru endar.Pelaksanaan tradisi ini dilakukan di Pura Puseh Pingit yang berdampingan dengan Pura Penataran Agung di Banjar Sekarmukti Desa Pangsan Kecamatan Petang Kabupaten Badung.Dalam tradisi ini memberikan kesan bahwa anak-anak diajarkan untuk melakukan kegiatan secara mandiri serta memiliki tanggung jawab selama melakukan prosesi tradisi.Penanaman nilai-nilai karakter yang yang dilakukan dalam tradisi Ngendar antara lain (1) Rasa terima kasih (Ktajñatâ), (2) Menjaga Kesucian dan kebersihan (Saucam), (3) Pertemanan (Maitri), dan (4) Kepedulian.Sehingga dengan menanamkan nilai-nilai karakter tersebut maka akan memberikan dampak yang sigfinikan terhadap anak seperti dampak yang positif terhadap anak-anak seperti meningkatnya sraddha dan bhakti, tumbuhnya rasa solidaritas serta kerjasama pada anak sehingga memiliki kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, serta terjalin sebuah kekompakan dalam mensukseskan pelaksanaan tradisi tersebut serta membangun kebiasaan-kebiasaan baik dan banyak berlatih menjadi anak yang disiplin.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana pengaruh tradisi Ngendar terhadap perkembangan sosial-emosional anak-anak di luar lingkungan desa, misalnya dalam interaksi dengan teman sebaya dari latar belakang budaya yang berbeda. Hal ini penting untuk memahami sejauh mana nilai-nilai yang ditanamkan dalam tradisi Ngendar dapat diadaptasi dan diterapkan dalam konteks sosial yang lebih luas. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris dampak tradisi Ngendar terhadap prestasi akademik anak-anak. Dengan menggunakan metode survei atau eksperimen, peneliti dapat mengidentifikasi apakah terdapat korelasi positif antara partisipasi dalam tradisi Ngendar dan kinerja akademik anak-anak di sekolah. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali perspektif orang tua dan tokoh masyarakat mengenai peran tradisi Ngendar dalam membentuk karakter anak. Dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi partisipatif, peneliti dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana tradisi Ngendar dipandang dan diimplementasikan dalam konteks keluarga dan masyarakat. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program pendidikan karakter yang berbasis pada nilai-nilai budaya lokal dan relevan dengan kebutuhan anak-anak di era globalisasi.
| File size | 440.05 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Temuan penelitian menunjukkan bahwa hukum adat dapat mengisi kekosongan hukum ketika hukum positif yang ada tidak mengatur tindakan tertentu, terutamaTemuan penelitian menunjukkan bahwa hukum adat dapat mengisi kekosongan hukum ketika hukum positif yang ada tidak mengatur tindakan tertentu, terutama
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Hasil analisis menunjukkan bahwa infrastruktur memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap minat kunjung kembali dengan nilai koefisien sebesarHasil analisis menunjukkan bahwa infrastruktur memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap minat kunjung kembali dengan nilai koefisien sebesar
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas SDM digital lokal, pembentukan tim pengelola media sosial, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkanPenelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas SDM digital lokal, pembentukan tim pengelola media sosial, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Namun, bukan berarti VICE Indonesia menolak keberadaan pesantren secara keseluruhan. Dokumenter ini berkontribusi dalam membentuk pandangan baru tentangNamun, bukan berarti VICE Indonesia menolak keberadaan pesantren secara keseluruhan. Dokumenter ini berkontribusi dalam membentuk pandangan baru tentang
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Fasilitas yang tersedia masih terbatas, seperti toilet, warung, dan tempat ibadah sederhana. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan infrastruktur,Fasilitas yang tersedia masih terbatas, seperti toilet, warung, dan tempat ibadah sederhana. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan infrastruktur,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Kualitas laporan keuangan UMKM di Indonesia masih menjadi tantangan fundamental yang berdampak pada akses pembiayaan dan keberlanjutan usaha. PenelitianKualitas laporan keuangan UMKM di Indonesia masih menjadi tantangan fundamental yang berdampak pada akses pembiayaan dan keberlanjutan usaha. Penelitian
UNMUNM Analisis menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar memiliki tingkat inovasi dan ketahanan digital yang rendah.meskipun guru umumnya mendukung pengembanganAnalisis menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar memiliki tingkat inovasi dan ketahanan digital yang rendah.meskipun guru umumnya mendukung pengembangan
UNUDUNUD Data diambil kepada tokoh agama dan masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumen terkait radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Bali. DataData diambil kepada tokoh agama dan masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumen terkait radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Bali. Data
Useful /
UNMUNM Pendekatan campuran (mixed‑methods) digunakan, melibatkan anak prasekolah dan calon pendidik di berbagai institusi. Data kuantitatif dari tes kosakataPendekatan campuran (mixed‑methods) digunakan, melibatkan anak prasekolah dan calon pendidik di berbagai institusi. Data kuantitatif dari tes kosakata
UNMUNM Penelitian ini menelusuri pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang menggabungkan alat teknologi dengan praktik pendidikan berbasis kearifanPenelitian ini menelusuri pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang menggabungkan alat teknologi dengan praktik pendidikan berbasis kearifan
PENERBITPENERBIT Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kompetensi pedagogi guru mata pelajaran Agama Hindu jenjang sekolah dasar di kabupatenData dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kompetensi pedagogi guru mata pelajaran Agama Hindu jenjang sekolah dasar di kabupaten
UMMUMM Sistem ini sering kali dikaitkan oleh masyarakat dengan pencarian pasangan untuk menikah. Berdasarkan penelitian norma hukum Islam, pernikahan dalam IslamSistem ini sering kali dikaitkan oleh masyarakat dengan pencarian pasangan untuk menikah. Berdasarkan penelitian norma hukum Islam, pernikahan dalam Islam