OJS INDONESIAOJS INDONESIA

SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan PendidikanSIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan

Artikel ini membahas bagaimana VICE Indonesia, melalui video dokumenter berjudul “Memutus Rantai Kekerasan Seksual di Pesantren, menyampaikan isu kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama. Peneliti menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) dari Fairclough untuk melihat bagaimana bahasa yang digunakan dalam video tersebut bisa membentuk opini publik. Analisis dilakukan pada tiga bagian: analisis tekstual, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VICE Indonesia menampilkan korban sebagai tokoh utama yang berani bersuara, dan menyoroti budaya patriarki sebagai penyebab utama terjadinya kekerasan seksual. Video ini juga menggabungkan beberapa sudut pandang seperti hukum, agama, dan gerakan feminis untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang masalah tersebut. VICE Indonesia tampak mendukung pandangan feminis yang ingin adanya kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, terutama di pesantren. Dokumenter ini tidak hanya mengkritik lembaga agama, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpikir ulang soal nilai-nilai keagamaan yang selama ini dianggap tidak bisa diganggu. Penelitian ini menunjukkan bahwa media seperti video dokumenter bisa menjadi alat penting untuk membangun kesadaran dan mendorong perubahan sosial.

Analisis wacana kritis dengan pendekatan tiga dimensi dari Fairclough menunjukkan bahwa VICE Indonesia melihat isu kekerasan seksual di pesantren dari sudut pandang feminis liberal.Melalui pilihan kata, cara menyampaikan informasi, dan posisi sosial-politik yang diambil pada dokumenter VICE Indonesia membentuk makna tersendiri dibaliknya bahwa kekerasan seksual di pesantren terjadi karena kuatnya sistem patriarki, sehingga perlu ada perubahan dari sisi struktur atau sistem yang mendasarinya.Pada dimensi tekstual, penggunaan pilihan kata dan susunan kalimat dalam narasi menempatkan korban sebagai fokus utama, serta secara jelas menyebut patriarki sebagai penyebab utama permasalahan.Pada aspek praktik diskursif, VICE menggabungkan berbagai wacana seperti testimoni, hukum, feminisme, dan agama, serta secara sengaja menampilkan suara-suara yang mendukung upaya perubahan.Sementara itu, pada dimensi praktik sosial, dokumenter ini mempertanyakan struktur kekuasaan tradisional di pesantren dan menawarkan cara pandang baru terhadap nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan prinsip kesetaraan gender.VICE Indonesia menunjukkan pendekatan feminis liberal yang lebih menekankan pada perubahan dalam lembaga dan penafsiran ulang nilai-nilai agama.Namun, bukan berarti VICE Indonesia menolak keberadaan pesantren secara keseluruhan.Dokumenter ini berkontribusi dalam membentuk pandangan baru tentang pesantren - yang sebelumnya dipandang sebagai lembaga “suci dan tak tersentuh kritik, menjadi institusi yang perlu diperbaiki agar lebih mencerminkan keadilan gender dan sosial berdasarkan pemahaman agama yang lebih adil dan terbuka.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan:. . 1. Menganalisis dampak sosial dari dokumenter VICE Indonesia terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang pesantren dan isu kekerasan seksual. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana dokumenter tersebut mempengaruhi opini publik, mendorong diskusi, dan memicu perubahan sosial dalam masyarakat.. . 2. Melakukan studi komparatif antara dokumenter VICE Indonesia dengan dokumenter serupa dari media lain yang membahas isu kekerasan seksual di pesantren. Penelitian ini dapat mengidentifikasi perbedaan pendekatan, narasi, dan dampak sosial dari masing-masing dokumenter, serta bagaimana mereka berkontribusi dalam membentuk diskursus publik tentang isu ini.. . 3. Mengkaji peran media sosial dalam menyebarkan dan memperkuat pesan dari dokumenter VICE Indonesia. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana platform media sosial seperti YouTube dan interaksi pengguna di dalamnya mempengaruhi penerimaan dan penyebaran pesan dokumenter, serta bagaimana media sosial dapat menjadi alat untuk menggalang dukungan dan mendorong perubahan sosial.

  1. Critical Discourse Analysis of the Suicide Bombings at Three Churches in Surabaya on the News Published... doi.org/10.54783/ijsoc.v3i2.337Critical Discourse Analysis of the Suicide Bombings at Three Churches in Surabaya on the News Published doi 10 54783 ijsoc v3i2 337
  2. Analisis Efektivitas Video Dokumenter Sebagai Meda Promosi Terhadap Generasi Z Di Batam: Studi Kasus... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/INTECOM/article/view/5754Analisis Efektivitas Video Dokumenter Sebagai Meda Promosi Terhadap Generasi Z Di Batam Studi Kasus journal ipm2kpe index php INTECOM article view 5754
  3. Academic Language and the Challenge of Reading for Learning About Science | Science. academic language... doi.org/10.1126/science.1182597Academic Language and the Challenge of Reading for Learning About Science Science academic language doi 10 1126 science 1182597
  4. Gender, Ideologi dan Kekuasaan dalam Video VICE Indonesia yang berjudul Polemik Poligami di Indonesia:... ejournal.undip.ac.id/index.php/nusa/article/view/35429Gender Ideologi dan Kekuasaan dalam Video VICE Indonesia yang berjudul Polemik Poligami di Indonesia ejournal undip ac index php nusa article view 35429
Read online
File size584.89 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test