IBIK57IBIK57

KOMUNIKATA57KOMUNIKATA57

Pesatnya industri pertelevisian Indonesia merupakan salah satu sarana yang efektif dan optimal dalam menyampaikan informasi. TV Parlemen diharapkan menjadi jembatan informasi antara masyarakat dengan Parlemen. Pengelolaan berita melalui proses (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating) dan pengawasan (controlling) menjadi proses yang menentukan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam studi kasus penelitian ini untuk menjabarkan secara terperinci penetapan pengelolaan berita yang dipakai pada TV Parlemen. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan berita yang dilakukan sudah sesuai dengan proses pengelolaan berita seperti kantor berita profesional.

TV Parlemen berfungsi sebagai televisi komunitas yang dikelola dengan proses manajemen berita standar.Meskipun memiliki keterbatasan jangkauan siaran dan sumber daya, pengelolaan beritanya sudah sesuai dengan praktik profesional.Perlunya perhatian lebih terhadap pengembangan SDM dan penerapan etika jurnalistik di TV Parlemen.

Berdasarkan pembahasan, ada beberapa arah studi yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, bagaimana efektivitas TV Parlemen sebagai jembatan informasi antara DPR dan masyarakat dapat diukur secara empiris, misalnya melalui survei persepsi publik atau analisis keterlibatan penonton? Kedua, mengingat TV Parlemen beroperasi dengan anggaran tetap dan tanpa tekanan komersial, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kualitas konten, objektivitas, dan dampak edukatifnya dengan stasiun TV swasta yang berorientasi profit, khususnya dalam pemberitaan isu-isu legislatif. Ketiga, penelitian dapat menguji model pengembangan sumber daya manusia yang ideal untuk televisi komunitas seperti ini, misalnya dengan mengevaluasi apakah integrasi peran reporter (liputan, penulisan, penyiaran) yang diterapkan justru menjadi keunggulan atau hambatan dalam menghasilkan berita yang cepat dan mendalam, serta studi ini dapat merumuskan pelatihan atau struktur organisasi yang lebih optimal.

  1. #sumber daya#sumber daya
Read online
File size188.63 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-1MA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test