TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL
Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah TeunulehPeran pendidikan dan manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan globalisasi dan transformasi digital, menjadi fokus penelitian ini. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengembangan pendidikan dan SDM yang dapat mendorong kemajuan ekonomi Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis konten terhadap studi‑studi relevan mengenai pendidikan, pengembangan SDM, serta dampaknya terhadap perekonomian, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hasil menunjukkan bahwa pendidikan, terutama pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis industri, memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja. Selain itu, integrasi teknologi dan digitalisasi dalam manajemen SDM berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan produktivitas. Kesimpulan penelitian menyarankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, penguatan pelatihan vokasi, dan pemanfaatan teknologi dalam sistem SDM harus menjadi prioritas dalam strategi pembangunan ekonomi nasional. Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan industri sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif dan berkualitas tinggi secara global.
Kesimpulan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia sangat bergantung pada sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan sektor bisnis.Kolaborasi tersebut, terutama melalui pendidikan vokasi, kebijakan pemerintah, dan dukungan industri, berhasil mengurangi kesenjangan keterampilan serta meningkatkan kesiapan kerja lulusan.Namun, masih terdapat tantangan koordinasi dan ketidaksesuaian regulasi dengan kebutuhan pasar, sehingga diperlukan sinergi yang berkelanjutan, adaptif, dan partisipatif.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan teknologi digital dalam manajemen SDM pada UMKM mempengaruhi produktivitas dan daya saing, dengan menguji model digitalisasi yang berbeda melalui studi kasus. Selanjutnya, diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas program pelatihan vokasi berbasis industri dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan, terutama di daerah dengan akses pendidikan terbatas, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan. Terakhir, penting untuk menyelidiki mekanisme koordinasi antara kebijakan pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor bisnis dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pasar, dengan merancang kerangka kerja kolaboratif yang dapat diuji melalui survei lintas sektor dan analisis kebijakan.
| File size | 358.92 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY 0, sehingga tidak menjadi faktor utama dalam transisi ke kepemimpinan 4. Sebaliknya, kepemimpinan digital berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan0, sehingga tidak menjadi faktor utama dalam transisi ke kepemimpinan 4. Sebaliknya, kepemimpinan digital berpengaruh signifikan terhadap kepemimpinan
RCF INDONESIARCF INDONESIA Integrasi spiritualitas, humanisme, dan Relational Organizational Ethics menegaskan perlunya transformasi nilai dan relasi, bukan hanya kebijakan prosedural,Integrasi spiritualitas, humanisme, dan Relational Organizational Ethics menegaskan perlunya transformasi nilai dan relasi, bukan hanya kebijakan prosedural,
RCF INDONESIARCF INDONESIA Kajian juga menegaskan bahwa sinergi antartim serta pemanfaatan teknologi analitik dapat memperkuat efektivitas perencanaan SDM dan pelaksanaan strategiKajian juga menegaskan bahwa sinergi antartim serta pemanfaatan teknologi analitik dapat memperkuat efektivitas perencanaan SDM dan pelaksanaan strategi
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Secara parsial variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja karyawan, dengan nilai Sig. 0,884 > 0,05. SecaraSecara parsial variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja karyawan, dengan nilai Sig. 0,884 > 0,05. Secara
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Ketiga, produktivitas karyawan terbukti menjadi variabel mediasi penting yang menghubungkan coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja dengan keberlanjutanKetiga, produktivitas karyawan terbukti menjadi variabel mediasi penting yang menghubungkan coaching, mentoring, dan keterlibatan kerja dengan keberlanjutan
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Tinjauan mengidentifikasi beberapa tema utama, termasuk penerapan intervensi kesehatan digital, implementasi kolaboratif perbaikan kualitas, dan integrasiTinjauan mengidentifikasi beberapa tema utama, termasuk penerapan intervensi kesehatan digital, implementasi kolaboratif perbaikan kualitas, dan integrasi
UMSBUMSB Metodologi: Jenis penelitian kualitatif dengan desain deskriptif menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Borda. Metode pengambilan data denganMetodologi: Jenis penelitian kualitatif dengan desain deskriptif menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Borda. Metode pengambilan data dengan
PDGIPDGI Pemeriksaan ekstraoral menunjukkan asimetri wajah dan pembengkakan di pipi kiri, sementara pemeriksaan intraoral menunjukkan hiperplasia gingiva, ulserasi,Pemeriksaan ekstraoral menunjukkan asimetri wajah dan pembengkakan di pipi kiri, sementara pemeriksaan intraoral menunjukkan hiperplasia gingiva, ulserasi,
Useful /
UNIPASBYUNIPASBY Pengetesan bahan menggunakan uji asumsi klasik, analisis data regresi linear berganda, hipotesis uji t dan uji F. Berdasarkan pengetesan secara simultanPengetesan bahan menggunakan uji asumsi klasik, analisis data regresi linear berganda, hipotesis uji t dan uji F. Berdasarkan pengetesan secara simultan
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini bermaksud untuk menangkap apakah ada resistensi motivasi kerja, lingkungan kerja dan penilaian kinerja berhubungan kepuasan kerja karyawanPenelitian ini bermaksud untuk menangkap apakah ada resistensi motivasi kerja, lingkungan kerja dan penilaian kinerja berhubungan kepuasan kerja karyawan
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Kepuasan kerja merupakan faktor penting yang menentukan efektivitas manajemen sumber daya manusia, karena pegawai yang merasa puas cenderung bekerja optimal,Kepuasan kerja merupakan faktor penting yang menentukan efektivitas manajemen sumber daya manusia, karena pegawai yang merasa puas cenderung bekerja optimal,
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini menggunakan sampel 66 orang yang pernah membeli panci Tiga Jaya di Kecamatan Porong. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa promosiPenelitian ini menggunakan sampel 66 orang yang pernah membeli panci Tiga Jaya di Kecamatan Porong. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa promosi