LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING
ALACRITY : Journal of EducationALACRITY : Journal of EducationPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengurutkan lambang bilangan 1-20 dengan puzzle. Subyek penelitian ini adalah anak Kelompok B TK Gracia Sustain sebanyak 14 orang. Objek penelitian ini berupa kegiatan mengurutkan lambang bilangan dengan menggunakan puzzle. Desain Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) desain penelitian Kemmis dan MC Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanan tindakan, observasi atau pengamatan dan refleksi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengurutkan bilangan 1-20 dengan menggunakan media puzzle meningkat dari siklus I ke siklus II. Hasil persentase ketuntasan yang diraih anak pada siklus I yatu 50%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Dengan demikian penggunaan media puzzle pada aktivitas mengurutkan lambang bilangan dapat meningkatkan kemampuan anak kelompok B dalam mengurutkan lambang bilangan 1-20 di TK Gracia Sustain Medan.
Hasil yang diperoleh dari kegiatan penelitian tindakan kelas di kelompok B di TK Gracia Sustain Medan T.A 2021-2022 yang telah dilaksanakan melalui tindakan siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yang bertahap setiap siklusnya.Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis yang didapatkan berdasarkan tabel hasil observasi kemampuan anak mengenal lambang bilangan 1-20 dengan menggunakan media puzzle pada pra siklus sebesar 14, 28%.Kemudian mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan siklus I, berdasarkan hasil penelitian dan temuan pada siklus I sebesar 50%.Kemudian mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 85,71% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).Berdasarkan hasil tindakan kelas yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media puzzle dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengurutkan lambang bilangan 1-20 pada anak kelompok B di TK Gracia Sustain Medan Tahun Pembelajaran 2021-2022 dan dinyatakan mencapai ketuntasan belajar.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan berbagai media pembelajaran alternatif (seperti kartu gambar atau aplikasi digital) untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengurutkan bilangan. Selain itu, perlu dilakukan studi banding antara metode bermain puzzle dengan pendekatan lain seperti kuis verbal untuk menguji efektivitas masing-masing metode. Riset lebih lanjut juga disarankan untuk mengembangkan strategi pemantapan konsep bilangan pada anak usia dini yang terintegrasi dengan aspek motorik halus melalui kegiatan bermain edukatif.
| File size | 294.67 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUBAUMMUBA Perkembangan teknologi digital dalam bidang pendidikan menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang interaktif dan adaptif. Tujuan penelitian ini adalahPerkembangan teknologi digital dalam bidang pendidikan menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang interaktif dan adaptif. Tujuan penelitian ini adalah
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Temuan ini menekankan pentingnya kepemimpinan strategis dalam memaksimalkan potensi siswa melalui instruksi formal dan kegiatan ekstrakurikuler yang dikelolaTemuan ini menekankan pentingnya kepemimpinan strategis dalam memaksimalkan potensi siswa melalui instruksi formal dan kegiatan ekstrakurikuler yang dikelola
UNARUNAR Saran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPIDSaran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID
SARI MUTIARASARI MUTIARA Fungsi kognitif juga mengalami penurunan degeneratif, salah satunya adalah demensia, sebuah sindroma klinis yang menyebabkan hilangnya fungsi intelektualFungsi kognitif juga mengalami penurunan degeneratif, salah satunya adalah demensia, sebuah sindroma klinis yang menyebabkan hilangnya fungsi intelektual
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pendidikan awal di masa kanak-kanak memiliki peran penting bagi pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan. Media audio visual adalah media pembelajaranPendidikan awal di masa kanak-kanak memiliki peran penting bagi pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan. Media audio visual adalah media pembelajaran
PENERBITPENERBIT Pendidikan karakter melalui cerita Pedanda Baka dilakukan dengan mendongeng kepada anak oleh orang tua di rumah dan oleh guru di sekolah karena perkembanganPendidikan karakter melalui cerita Pedanda Baka dilakukan dengan mendongeng kepada anak oleh orang tua di rumah dan oleh guru di sekolah karena perkembangan
STKIP JBSTKIP JB Pendidikan adalah suatu usaha yang dipilih untuk mempengaruhi dan membentuk anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Berdasarkan pengamatanPendidikan adalah suatu usaha yang dipilih untuk mempengaruhi dan membentuk anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Berdasarkan pengamatan
UMPOUMPO Peningkatan nilai berhasil mencapai 91,3. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa metode pembelajaran Problem Based Learning akan menjadikan siswaPeningkatan nilai berhasil mencapai 91,3. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa metode pembelajaran Problem Based Learning akan menjadikan siswa
Useful /
PENERBITPENERBIT The condition of human nature and attitudes in the present era is significantly influenced and shaped by the advancement of history, including the increasinglyThe condition of human nature and attitudes in the present era is significantly influenced and shaped by the advancement of history, including the increasingly
PENERBITPENERBIT Pendidikan multikultural bertujuan mengakui keberagaman siswa, mendorong sikap positif terhadap perbedaan, dan membantu pengembangan keterampilan sosialPendidikan multikultural bertujuan mengakui keberagaman siswa, mendorong sikap positif terhadap perbedaan, dan membantu pengembangan keterampilan sosial
LITERASISAINSLITERASISAINS Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan sampel sebanyak 65 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujianMetode yang digunakan adalah explanatory research dengan sampel sebanyak 65 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian
UNSURIUNSURI Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah memberikan pengertian terhadap keluarga dan anak pelaku dan korban mengenai kasus yang dihadapiUpaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah memberikan pengertian terhadap keluarga dan anak pelaku dan korban mengenai kasus yang dihadapi