AN NADWAHAN NADWAH

Tarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniTarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang berperan penting dalam proses penyampaian informasi dari guru kepada siswa. Dalam praktiknya, penggunaan media pembelajaran yang efektif mampu meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan hasil belajar anak usia dini. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru kelas B2, serta ditinjau dari beberapa instrumen evaluasi seperti catatan harian, catatan anekdot, hasil karya anak, dan rapor akhir semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran, termasuk yang berbasis barang bekas, terbukti efektif dalam meningkatkan proses belajar anak. Selain itu, evaluasi juga membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih baik dan memberikan informasi yang jelas kepada orang tua mengenai perkembangan belajar anak.

Media pembelajaran, termasuk yang berbahan barang bekas, sangat penting dan terbukti efektif dalam meningkatkan minat, partisipasi, serta pemahaman anak usia dini.Evaluasi berkala melalui catatan harian, anekdot, hasil karya, dan laporan akhir semester memberikan gambaran nyata tentang perkembangan anak dan efektivitas media.Proses evaluasi ini juga krusial dalam membantu guru memperbaiki metode pembelajaran dan memfasilitasi komunikasi yang jelas dengan orang tua, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

Penelitian ini telah menunjukkan bahwa media pembelajaran, termasuk yang dibuat dari barang bekas, sangat efektif di TK Islam BKMT An-Nisa. Untuk pengembangan lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian menarik yang bisa dijajaki. Pertama, akan sangat bermanfaat jika kita bisa memahami bagaimana efektivitas penggunaan media pembelajaran, terutama yang memanfaatkan barang bekas, berlaku di berbagai jenis taman kanak-kanak lainnya. Apakah hasilnya akan sama baiknya di sekolah-sekolah di daerah perkotaan yang mungkin memiliki akses teknologi lebih banyak, atau di daerah pedesaan dengan sumber daya yang terbatas, serta bagaimana pengaruhnya terhadap anak-anak dari latar belakang keluarga yang berbeda? Ini bisa membantu kita melihat apakah pendekatan ini bisa diterapkan secara lebih luas. Kedua, ada potensi besar untuk menggali lebih dalam mengenai jenis-jenis barang bekas apa saja yang paling cocok dan mudah diubah menjadi media pembelajaran yang menarik dan aman bagi anak usia dini. Misalnya, kita bisa meneliti dampak spesifik dari penggunaan botol plastik, kardus bekas, atau kain perca terhadap pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, atau keterampilan motorik halus anak. Bagaimana cara terbaik untuk mendesain media dari barang bekas agar tidak hanya efektif tapi juga mendukung tujuan pembelajaran yang spesifik? Terakhir, karena peran guru sangat penting dalam proses ini, penelitian berikutnya bisa fokus pada dukungan yang dibutuhkan guru. Ini mencakup jenis pelatihan apa yang paling efektif untuk membantu guru berinovasi dalam membuat dan mengevaluasi media pembelajaran dari barang bekas, serta tantangan nyata apa saja yang mereka hadapi di lapangan, seperti keterbatasan waktu atau kurangnya ide kreatif. Dengan memahami ini, kita bisa merancang program pelatihan dan dukungan yang lebih tepat sasaran untuk para pendidik.

  1. #peran guru#peran guru
  2. #karakter anak#karakter anak
Read online
File size157.38 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-3gZ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test