KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING

JURNAL ARMADA PENDIDIKANJURNAL ARMADA PENDIDIKAN

Penelitian ini didasari oleh keterlibatan guru dalam mengajar belum menggunakan teknik pemodelan. Peserta didik belum memahami surat resmi karena sumber kurang memadai. Peserta didik kesulitan dengan menuangkan ide-idenya secara tertulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan keterampilan menulis surat resmi siswa kelas VII MTsN 1 Padang menggunakan teknik pemodelan. Jenis penelitian ini adalah kuntitatif deskriptif dengan populasi berjumlah 351 peserta didik kelas VII MTsN 1 Padang. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling, yaitu 31 siswa kelas VII. Instrumen utama berupa tes unjuk kerja. Dengan kata kunci: dengan langkah (1) Peneliti memberikan pembelajaran tentang menulis surat resmi menggunkan teknik pemodelan yang berkaitan keterampilan menulis dengan penulisan surat resmi dan (2) Peneliti memberikan tes unjuk Surat Resmi, kerja kepada sampel penelitian. (3) peneliti menjelaskan tes unjuk kerja yang telah bagikan. (4) Menyeleksi hasil tes unjuk kerja. (5) Pemodelan Hasil tulisan peserta didik dikumpulkan dan diberikan skor sesuai penanda penilaian yang ditentukan.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VII MTsN 1 Padang melalui teknik pemodelan berada pada kategori cukup, dengan nilai rata-rata 65,79.Rentang capaian individu berada antara 53,33 (skor 16) sampai 83,33 (skor 25), yang menandakan variasi penguasaan antar siswa masih terlihat meskipun pembelajaran telah diarahkan menggunakan contoh/model.Dilihat per indikator, penguasaan tertinggi terdapat pada komponen yang formatnya relatif tetap dan mudah ditiru dari model, yaitu tanggal surat (94,74), isi surat (92,98), hal/perihal (89,47), dan kop surat (80,70).Sebaliknya, penguasaan terendah muncul pada komponen yang bersifat kondisional dan menuntut konsistensi konvensi administratif serta ketepatan pragmatik-format, terutama lampiran (31,33) dan salam penutup (43,86), disusul tujuan surat (52,63), salam pembuka (50,89), dan pengirim surat (50,89).Temuan ini menegaskan bahwa teknik pemodelan paling kuat membentuk akurasi pada bagian-bagian formulaik, sementara bagian yang memerlukan keputusan konteks dan ketelitian aturan surat masih menjadi titik lemah utama.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan strategi menulis surat resmi yang lebih terstruktur dan eksplisit. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti pembelajaran berbasis genre, explicit writing instruction, atau kombinasi keduanya. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki efektivitas penggunaan scaffolding dan regulasi diri dalam meningkatkan kualitas tulisan surat resmi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang strategi pembelajaran yang optimal untuk meningkatkan kemampuan menulis surat resmi pada siswa kelas VII MTsN 1 Padang.

  1. Effects of teacher-implemented explicit writing instruction on the writing self-efficacy and writing... doi.org/10.17239/jowr-2024.16.01.01Effects of teacher implemented explicit writing instruction on the writing self efficacy and writing doi 10 17239 jowr 2024 16 01 01
Read online
File size328.82 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test