AMIKVETERANAMIKVETERAN
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaJurnal Pendidikan, Bahasa dan BudayaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Free Expression dalam meningkatkan proses belajar dan meningkatkan kreativitas peserta didik pada Pembelajaran Seni Rupa kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini, yaitu peserta didik kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo. Instrumen penelitian ini, yaitu lembar observasi pendidik, lembar observasi peserta didik, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini dengan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil penelitian, yaitu 1.Terjadi peningkatan proses pembelajaran yang dapat dilihat dari lembar observasi pada Siklus I Pertemuan 1, yaitu 72,5, nilai Siklus I Pertemuan II, yaitu 80, nilai Siklus II Pertemuan I, yaitu 85, dan nilai Siklus II Pertemuan II, yaitu 90. Selanjutnya, nilai hasil lembar observasi peserta didik Siklus I Pertemuan 1, yaitu 70, nilai Siklus I Pertemuan II, yaitu 77,5, nilai Siklus II Pertemuan I, yaitu 85, dan nilai Siklus II Pertemuan II, yaitu 92,5. (2) Terjadi peningkatan kreativitas peserta didik dalam Pembelajaran Seni Rupa yang dapat dilihat pada hasil nilai tes unjuk kerja. Pada Pra-siklus nilai rata-rata 68,6 dalam kategori kurang baik, meningkat pada Siklus I menjadi 78 dalam kategori Cukup Baik dan meningkat pada Siklus II menjadi 87 dalam kategori Baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Free Expression dapat meningkatkan kreativitas peserta didik pada Pembelajaran Seni Rupa kelas II Sekolah Dasar Negeri 165/VIII Sumber Arum Kabupaten Tebo.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Free Expression secara signifikan meningkatkan proses pembelajaran dan kreativitas peserta didik kelas II SDN 165/VIII Sumber Arum, terbukti dari kenaikan nilai observasi pendidik dan peserta serta nilai tes unjuk kerja yang bergerak dari 68,6 pada pra‑siklus menjadi 87 pada siklus II.Semua indikator keberhasilan penelitian telah tercapai, dengan nilai observasi pendidik mencapai 90 dan nilai observasi peserta mencapai 92,5 pada siklus II.Oleh karena itu, metode Free Expression dapat dianggap efektif untuk mengembangkan kreativitas seni rupa pada tingkat pendidikan dasar.
Penelitian selanjutnya dapat menguji penerapan metode Free Expression pada mata pelajaran lain, seperti bahasa Indonesia atau matematika, untuk menilai apakah peningkatan kreativitas yang sama dapat terjadi di bidang non‑seni. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara Free Expression dan strategi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas serta motivasi belajar siswa, sehingga dapat mengidentifikasi kelebihan dan keterbatasan masing‑masing pendekatan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan media digital, misalnya aplikasi desain grafis atau tablet, sebagai alat bantu dalam proses Free Expression, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas karya dan keterlibatan siswa. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengikuti siswa selama beberapa tahun setelah penerapan metode ini dapat memberikan gambaran tentang dampak jangka panjang terhadap keterampilan seni dan kemampuan berpikir kreatif. Terakhir, analisis faktor lingkungan sekolah, seperti ketersediaan fasilitas dan dukungan guru, dapat membantu memahami kondisi yang mendukung keberhasilan metode Free Expression.
- PERENCANAAN PEMBELAJARAN IPS MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN | PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial). perencanaan... doi.org/10.61721/pendis.v3i2.389PERENCANAAN PEMBELAJARAN IPS MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PENDIS Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial perencanaan doi 10 61721 pendis v3i2 389
- Analisis Model-model Pembelajaran | FONDATIA. analisis model pembelajaran fondatia quick jump page content... doi.org/10.36088/fondatia.v4i1.441Analisis Model model Pembelajaran FONDATIA analisis model pembelajaran fondatia quick jump page content doi 10 36088 fondatia v4i1 441
- Penerapan Metode Free Expression untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran Seni... journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/5588Penerapan Metode Free Expression untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Pembelajaran Seni journal amikveteran ac index php jpbb article view 5588
| File size | 666.02 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan tes pemahaman membaca. Hasil menunjukkan bahwaInstrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan tes pemahaman membaca. Hasil menunjukkan bahwa
JURNALBKJURNALBK Penggunaan metode peer teaching memengaruhi pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa kelas VII MTs PSM Tanen Rejotangan dalam materi klasifikasi makhlukPenggunaan metode peer teaching memengaruhi pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa kelas VII MTs PSM Tanen Rejotangan dalam materi klasifikasi makhluk
UNIBAUNIBA Peningkatan aktivitas belajar siswa juga signifikan, dari rata-rata 46,24% pada siklus I menjadi 85,31% pada siklus II. Dengan demikian, model pembelajaranPeningkatan aktivitas belajar siswa juga signifikan, dari rata-rata 46,24% pada siklus I menjadi 85,31% pada siklus II. Dengan demikian, model pembelajaran
LLDIKTI12LLDIKTI12 Sedangkan konsep matematika bangun ruang terdapat pada ruang utama rumah budaya berbentuk balok, ruang tengah rumah budaya berbentuk kubus, dan tiang depanSedangkan konsep matematika bangun ruang terdapat pada ruang utama rumah budaya berbentuk balok, ruang tengah rumah budaya berbentuk kubus, dan tiang depan
UMMUBAUMMUBA Subjek penelitian melibatkan 80 siswa SD di Kabupaten Kerinci, yang terdiri atas 40 siswa kelas rendah dan 40 siswa kelas tinggi. Instrumen penelitianSubjek penelitian melibatkan 80 siswa SD di Kabupaten Kerinci, yang terdiri atas 40 siswa kelas rendah dan 40 siswa kelas tinggi. Instrumen penelitian
UNUHAUNUHA Setelah diberikan tindakan pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 21 siswa sebesar 84% dari seluruh siswa, dan pada siklus II,Setelah diberikan tindakan pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 21 siswa sebesar 84% dari seluruh siswa, dan pada siklus II,
SIMPADUSIMPADU Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Desain penelitian ini menggunakan modifikasi model Kemmis & McTaggart dalamPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Desain penelitian ini menggunakan modifikasi model Kemmis & McTaggart dalam
STAIBSLLGSTAIBSLLG Pada tahap perencanaan, guru dapat menyusun rencana pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dengan memasukkan nilai-nilai moral yang sesuai dengan materiPada tahap perencanaan, guru dapat menyusun rencana pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dengan memasukkan nilai-nilai moral yang sesuai dengan materi
Useful /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Kelima aspek perkembangan anak usia dini yakni kognitif, fisik motorik, agama, bahasa dan sosial emosional aspek kognitiflah yang memiliki peranan pentingKelima aspek perkembangan anak usia dini yakni kognitif, fisik motorik, agama, bahasa dan sosial emosional aspek kognitiflah yang memiliki peranan penting
UNIBAUNIBA Kebijakan penerapan sekolah gratis bagi pelaksanaan pendidikan di Indonesia, didukung oleh kebijakan pembiayaan pendidikan yang disebut Bantuan OperasionalKebijakan penerapan sekolah gratis bagi pelaksanaan pendidikan di Indonesia, didukung oleh kebijakan pembiayaan pendidikan yang disebut Bantuan Operasional
UNIBAUNIBA Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VIII. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melaluiSubjek penelitian adalah 30 siswa kelas VIII. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui
IAIKHOZINIAIKHOZIN Penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun masalah yang akan dianalisis dalam penelitian ini yaitu Bagaimana.Penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun masalah yang akan dianalisis dalam penelitian ini yaitu Bagaimana.