UNSURUNSUR
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaDinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PembelajarannyaArtikel ini akan mendeskripsikan dialek Minangkabau dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen. Novel ini bercerita tentang perjuangan hidup anak pedalaman dalam mengubah nasib menjadi lebih sejahtera yang berlatar daerah Sumatera Barat, Kota Padang, Minangkabau. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Objek penelitian berupa novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen. Menggunakan teknik studi pustaka dengan teknik analisis data. Hasil penelitian berupa data yang telah ditemukan berupa dialek Minangkabau dideskripsikan dengan dianalisis. Data dialek Minangkabau diteliti dengan kajian sosiolinguistik, kajian tentang hubungan bahasa dengan masyarakat penuturnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan dialek Minangkabau dalam novel. Dialek Minangkabau tampak pada beberapa istilah seperti umak, atuk, abak, kosak, galado, pinukuik, dan masih banyak lainnya.
Dialek Minangkabau dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen digunakan secara padu, luwes, dan mudah dipahami oleh pembaca.Penggunaan dialek tersebut mencerminkan latar belakang budaya dan geografis penutur, serta memperkaya khasanah kebahasaan dalam karya sastra.Dialek berfungsi sebagai simbol identitas masyarakat Minangkabau dan mampu meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bahasa daerah di kalangan pembaca.
Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda saat ini memahami dan menggunakan dialek Minangkabau setelah terpapar karya sastra seperti novel ini, untuk melihat pengaruhnya terhadap pelestarian bahasa daerah. Kedua, layak dikaji penerapan novel tersebut sebagai bahan ajar dalam pembelajaran bahasa daerah di sekolah, guna mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap variasi bahasa. Ketiga, penting dilakukan studi komparatif antara penggunaan dialek Minangkabau dalam karya J.S. Khairen dengan penulis daerah lain, untuk memahami bagaimana representasi identitas lokal dibangun melalui bahasa dalam novel-novel kontemporer, serta bagaimana faktor latar belakang penulis memengaruhi autentisitas dan konteks sosial penggunaan dialek dalam narasi fiksi.
| File size | 802.64 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Populasi maleo menurun akibat berkurangnya lokasi breeding yang sesuai. Pendirian suaka maleo di Hungayono bertujuan untuk meningkatkan populasi maleoPopulasi maleo menurun akibat berkurangnya lokasi breeding yang sesuai. Pendirian suaka maleo di Hungayono bertujuan untuk meningkatkan populasi maleo
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan dengan cara menggosok gigi yang baik dan benar. Masalah kesehatan gigi dan mulut paling banyak dialamiMenjaga kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan dengan cara menggosok gigi yang baik dan benar. Masalah kesehatan gigi dan mulut paling banyak dialami
NASIONALNASIONAL Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karakter positif dan kreativitas anak yang signifikan, serta meningkatnya minat terhadap pelestarianHasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karakter positif dan kreativitas anak yang signifikan, serta meningkatnya minat terhadap pelestarian
SALNESIASALNESIA Metode ceramah dan permainan tebak gambar digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap idiom dan pelafalannya. Hasilnya menunjukkan bahwa pesertaMetode ceramah dan permainan tebak gambar digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap idiom dan pelafalannya. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta
UNAIUNAI Temuan menunjukkan bahwa pengalaman TCK dipenuhi kompleksitas emosional, di mana antusiasme terhadap peluang baru bersanding dengan perasaan kehilanganTemuan menunjukkan bahwa pengalaman TCK dipenuhi kompleksitas emosional, di mana antusiasme terhadap peluang baru bersanding dengan perasaan kehilangan
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data diperoleh dari Undang‑Undang,Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data diperoleh dari Undang‑Undang,
MARANATHAMARANATHA Down syndrome merupakan kelainan genetika yang ditandai adanya kelebihan kromosom ketiga pada pasangan kromosom ke-21 yang menyebabkan jumlah kromosomDown syndrome merupakan kelainan genetika yang ditandai adanya kelebihan kromosom ketiga pada pasangan kromosom ke-21 yang menyebabkan jumlah kromosom
CERICCERIC Intervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. HasilIntervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. Hasil
Useful /
UNSURUNSUR Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tiga metafungsi visual: representational meaning, interactional meaning,Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tiga metafungsi visual: representational meaning, interactional meaning,
UNSURUNSUR Hal ini diikuti dengan fenomena BI Rate, Kurs, dan PDB yang juga fluktuatif. Tujuan utama penelitian ini adalah mencoba menjawab latar belakang serta membuktikanHal ini diikuti dengan fenomena BI Rate, Kurs, dan PDB yang juga fluktuatif. Tujuan utama penelitian ini adalah mencoba menjawab latar belakang serta membuktikan
UNSURUNSUR Hal ini bisa dilihat dari hasil uji hipotesis yang diperoleh nilai t-hitung = 10,221 dan t-tabel = 1,699 sehingga t-hitung lebih besar dari t-tabel (10,221>1,699).Hal ini bisa dilihat dari hasil uji hipotesis yang diperoleh nilai t-hitung = 10,221 dan t-tabel = 1,699 sehingga t-hitung lebih besar dari t-tabel (10,221>1,699).
UMMUMM Selanjutnya, Oman secara efektif melaksanakan beberapa ketentuan Konvensi guna memperkuat hak perempuan dengan mengubah undang‑undang dalam negeri. Kesimpulannya,Selanjutnya, Oman secara efektif melaksanakan beberapa ketentuan Konvensi guna memperkuat hak perempuan dengan mengubah undang‑undang dalam negeri. Kesimpulannya,