IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Populasi maleo menurun akibat berkurangnya lokasi breeding yang sesuai. Pendirian suaka maleo di Hungayono bertujuan untuk meningkatkan populasi maleo dengan melindungi telurnya dan meningkatkan tingkat keberhasilan menetas telur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik habitat bersarang maleo, menggambarkan pengelolaan penetasan telur maleo semi-alam di suaka, dan menganalisis tingkat keberhasilan penetasan telur maleo di Hungayono. Hasil menunjukkan bahwa lokasi bersarang maleo bersih dari semak belukar, tetapi masih ada naungan dari pohon atau bambu. Lokasi bersarang dekat dengan sungai dan sumber panas bumi dengan struktur tanah campuran. Sarang telur alami memiliki kedalaman rata-rata 92,8 cm, lebar 82,7 cm, suhu 32,5 oC, dan kelembaban 90%. Hungayono memiliki tujuh hatchery yang memanfaatkan panas bumi untuk menetas telur Maleo secara semi-alam. Ukuran lubang di hatchery dibuat sesuai dengan ukuran telur Maleo, dengan kedalaman rata-rata 32 cm dan lebar 10 cm, suhu rata-rata 32,5 oC dan kelembaban 90,8%. Periode inkubasi untuk hatchery semi-alam adalah 60–80 hari. Tingkat keberhasilan penetasan telur Maleo mencapai 60,18% dalam kategori sedang.
Lokasi bersarang alami Maleo di Hungayono bersih dari semak belukar namun berada di bawah naungan pohon atau bambu, dekat dengan sungai dan sumber panas bumi, serta memiliki struktur tanah campuran dengan lubang telur rata-rata berkedalaman 92,8 cm, lebar 82,7 cm, suhu 32,5°C, dan kelembaban 90%.Pengelolaan penetasan semi-alam dilakukan di tujuh hatchery yang memanfaatkan panas bumi, dengan lubang buatan berukuran pas telur (kedalaman rata-rata 32 cm, lebar 10 cm), suhu rata-rata 32,5°C, dan kelembaban rata-rata 90,8%.Periode inkubasi telur berkisar antara 60 hingga 80 hari, dengan tingkat keberhasilan penetasan mencapai 60,18% yang tergolong dalam kategori sedang.
Penelitian selanjutnya bisa meneliti lebih dalam mengenai jenis dan jumlah predator yang ada di sekitar lokasi bersarang maleo. Tujuannya adalah untuk memahami apakah tekanan predator secara langsung memengaruhi perilaku maleo dalam memilih kedalaman lubang untuk sarangnya dan bagaimana hubungan ini dengan tingkat keberhasilan telur menetas. Selain itu, penting juga untuk mengikuti nasib anak burung maleo setelah mereka dilepaskan ke alam liar. Suatu studi dapat membandingkan tingkat kelangsungan hidup anak burung yang berasal dari hatchery berbeda atau yang dilepaskan pada waktu berbeda untuk melihat faktor apa yang paling menentukan kesuksesan mereka bertahan hidup. Terakhir, untuk meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan, perlu dilakukan eksperimen untuk mencari komposisi tanah terbaik untuk lubang penetasan buatan di hatchery. Penelitian ini bisa menguji berbagai campuran pasir, tanah liat, dan bahan organik untuk menemukan formula yang paling efektif dalam menjaga suhu dan kelembapan yang ideal, sehingga dapat mengoptimalkan jumlah telur yang menetas menjadi anak burung yang sehat.
- Radware Bot Manager Captcha. radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/681/1/012124Radware Bot Manager Captcha radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 681 1 012124
- Radware Bot Manager Captcha. radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/575/1/012046Radware Bot Manager Captcha radware manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 575 1 012046
| File size | 563.92 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB 3 ± 3. 22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari selama 60 hari. Pengukuran performa pertumbuhan dilakukan3 ± 3. 22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari selama 60 hari. Pengukuran performa pertumbuhan dilakukan
IPBIPB Produksi benih tanaman hutan menggunakan kantong polybag yang tidak ramah lingkungan. Pot organik merupakan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian iniProduksi benih tanaman hutan menggunakan kantong polybag yang tidak ramah lingkungan. Pot organik merupakan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini
IPBIPB Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi masyarakat lokal adalah kriteria tertinggi, sementara destinasi air terjun menjadi pilihan pengembangan utamaPenelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi masyarakat lokal adalah kriteria tertinggi, sementara destinasi air terjun menjadi pilihan pengembangan utama
IPBIPB Algoritma yang diusulkan mengurangi dimensi dari 3D ke 2D dan praktis untuk pemetaan dan pemantauan lahan padi. Lahan padi berhasil dibedakan dari jenisAlgoritma yang diusulkan mengurangi dimensi dari 3D ke 2D dan praktis untuk pemetaan dan pemantauan lahan padi. Lahan padi berhasil dibedakan dari jenis
IPBIPB Pemerintah Provinsi Bali telah mengambil langkah-langkah inovatif dan progresif dalam menghadapi krisis ini, termasuk memobilisasi desa-desa adat dan menerapkanPemerintah Provinsi Bali telah mengambil langkah-langkah inovatif dan progresif dalam menghadapi krisis ini, termasuk memobilisasi desa-desa adat dan menerapkan
IPBIPB Kecamatan dengan kerentanan sangat tinggi meliputi Caringin, Ciampea, Ciawi, Cigombong, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Kemang, Leuwiliang, Megamendung, Rancabungur,Kecamatan dengan kerentanan sangat tinggi meliputi Caringin, Ciampea, Ciawi, Cigombong, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Kemang, Leuwiliang, Megamendung, Rancabungur,
IPBIPB Taman Wisata Perairan di Wilayah Timur Pulau Bintan (Bintan MPA) terletak di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Kawasan konservasi perairan (MPA)Taman Wisata Perairan di Wilayah Timur Pulau Bintan (Bintan MPA) terletak di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Kawasan konservasi perairan (MPA)
UNMUNM (2) Kemampuan merespons tindak tutur direktif bervariasi, dengan AAR menunjukkan kemampuan terbaik, diikuti oleh AAS, dan AAB memiliki kemampuan yang paling(2) Kemampuan merespons tindak tutur direktif bervariasi, dengan AAR menunjukkan kemampuan terbaik, diikuti oleh AAS, dan AAB memiliki kemampuan yang paling
Useful /
IPBIPB Berdasarkan potensi Desa Ciluar yang memiliki lahan pertanian singkong yang luas, limbah kulit singkong memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pupukBerdasarkan potensi Desa Ciluar yang memiliki lahan pertanian singkong yang luas, limbah kulit singkong memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk
IPBIPB Morfometri DAS berbentuk persegi panjang dan oval (segitiga) dengan pola drainase dendritik. Lereng curam mendominasi (58,5%), sementara 62% lahan non-forestrifMorfometri DAS berbentuk persegi panjang dan oval (segitiga) dengan pola drainase dendritik. Lereng curam mendominasi (58,5%), sementara 62% lahan non-forestrif
UNMUNM Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (2) aspektualitas makna reduplikasi dalam kata kerja Bugis. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (2) aspektualitas makna reduplikasi dalam kata kerja Bugis. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
UNMUNM Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian ini dilaksanakanPenelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research). Penelitian ini dilaksanakan