UAJMUAJM

JManagERJManagER

Peluang bisnis di sekitar destinasi sangat menjanjikan bagi pelaku bisnis, baik pelaku bisnis yang telah ada maupun pemula. Di sisi lain, destinasi wisata akan berkelanjutan jika didukung oleh semua aspek terkait termasuk bisnis yang memiliki peluang untuk dijalankan di sekitar lokasi destinasi. Namun, pertanyaan yang muncul adalah bisnis apa yang memiliki peluang untuk mendukung keberlanjutan destinasi ini, khususnya di wisata karst Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan, Indonesia? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peluang bisnis yang relevan untuk mendukung keberlanjutan wisata karst Rammang-Rammang di Sulawesi Selatan, Indonesia. Desain eksploratif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian. Ada sebanyak 12 peserta yang diwawancarai menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur. Data dari wawancara dalam bentuk rekaman terlebih dahulu ditranskrip dan kemudian dipersiapkan untuk analisis menggunakan teknik analisis tematik melalui bantuan analisis lintas kasus. Hasil menunjukkan bahwa ada delapan jenis peluang bisnis yang dapat mendukung pariwisata berkelanjutan, yaitu bisnis hotel dan penginapan, bisnis toko dan suvenir, bisnis restoran dan makanan tradisional, bisnis perjalanan dan pemandu wisata, bisnis transportasi dan sewa perahu, bisnis penyelenggara acara, desa digital, dan CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan). Hasil penelitian ini memiliki kekurangan karena waktu yang terbatas untuk mewawancarai peserta selama pandemi Covid-19 dan memberikan kesempatan bagi penelitian masa depan untuk merinci kategori peserta yang lebih luas atau bisa dengan melakukan desain penelitian yang berbeda seperti studi konfirmatori.

Penelitian ini telah dilakukan dan menemukan hasil penelitian yang dapat bermanfaat bagi pelaku bisnis, khususnya pelaku bisnis di sekitar wisata karst Rammang-Rammang.Peluang bisnis yang dapat dilakukan untuk mendukung keberlanjutan wisata karst Rammang-Rammang adalah bisnis hotel dan penginapan, bisnis toko dan suvenir, bisnis restoran dan makanan tradisional, bisnis perjalanan dan pemandu wisata, bisnis transportasi dan sewa perahu, bisnis penyelenggara acara, desa digital, dan CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Lingkungan Berkelanjutan).Peluang bisnis ini akan saling mendukung dan bahkan dapat dibuat bundling produk untuk memperkaya layanan bagi wisatawan.Penelitian ini dilakukan dalam kondisi pandemi Covid-19 dan mungkin peneliti memiliki keterbatasan dalam mengakses lokasi dan kategori peserta yang kemungkinan memiliki data potensial yang lebih banyak yang dapat diproses untuk mencapai hasil yang lebih komprehensif.Khususnya untuk penelitian lebih lanjut, disarankan untuk menggunakan hasil penelitian ini sebagai dasar penelitian masa depan dan memperluas cakupan kategori peserta yang diwawancarai.Peneliti selanjutnya juga dapat menggunakan desain penelitian penjelasan untuk mengonfirmasi hasil penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas cakupan kategori peserta yang diwawancarai, terutama untuk mengidentifikasi peluang bisnis yang lebih spesifik dan potensial di sekitar wisata karst Rammang-Rammang. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian konfirmatori untuk mengonfirmasi hasil penelitian ini dan menguji validitas temuan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi inovasi untuk bisnis-bisnis yang telah diidentifikasi, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kolaborasi, digitalisasi, dan keberlanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana bisnis-bisnis tersebut dapat berkolaborasi dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman wisatawan dan mendukung keberlanjutan destinasi. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam mendukung pengembangan bisnis-bisnis ini, termasuk dalam hal regulasi, fasilitasi, dan promosi.

  1. Ecotourism Development Strategy of Bukit Jaddih Karst, Madura | Journal of Indonesian Tourism and Development... doi.org/10.21776/ub.jitode.2018.006.02.06Ecotourism Development Strategy of Bukit Jaddih Karst Madura Journal of Indonesian Tourism and Development doi 10 21776 ub jitode 2018 006 02 06
Read online
File size366.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test