UKSWUKSW

International Journal of Information Technology and BusinessInternational Journal of Information Technology and Business

Dalam era teknologi komunikasi yang terus berkembang, aplikasi pesan instan menjadi sarana utama bagi pengguna untuk berkomunikasi secara cepat dan aman. Penelitian ini membahas bagaimana aplikasi populer seperti WhatsApp, Facebook Messenger, Line, Skype, dan Viber menerapkan Enkripsi End-to-End (E2EE) untuk melindungi pesan teks. Melalui tinjauan literatur, dibahas berbagai algoritma kriptografi dan protokol yang digunakan, termasuk Curve25519, X3DH, Signal Protocol, dan Salsa20, serta mekanisme pertukaran kunci dan sesi yang memastikan keamanan pesan hanya dapat diakses oleh pengirim dan penerima. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun implementasi berbeda, semua aplikasi mengamankan pesan di sisi pengirim dan menggunakan server hanya sebagai perantara terenkripsi.

Aplikasi pesan instan yang dibahas menggunakan Enkripsi End-to-End (E2EE) dengan algoritma dan protokol yang beragam, namun secara konsisten mengamankan pesan di perangkat pengirim dan hanya menyalurkan pesan terenkripsi ke server.Setiap aplikasi menerapkan mekanisme pertukaran kunci yang kuat, seperti Curve25519 dan X3DH, serta protokol Signal untuk memastikan sesi aman dan forward secrecy.Dengan demikian, hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan, menjaga privasi pengguna secara efektif.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada menganalisis dampak penggunaan E2EE pada kinerja jaringan dalam skenario pesan massal, meneliti potensi kerentanan yang muncul pada protokol Signal saat beroperasi di perangkat dengan sumber daya terbatas, serta mengeksplorasi metode audit keamanan otomatis untuk memeriksa kepatuhan aplikasi terhadap standar E2EE internasional.

Read online
File size845.68 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test