UAJMUAJM

JManagERJManagER

Penelitian ini bertujuan untuk menangkap dan merefleksikan kesiapan pendidikan tinggi berkelanjutan melalui kampus hijau. Studi kasus dilakukan di Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM) menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap kebijakan yang tercantum dalam Statuta, arah pengembangan menurut Rencana Pengembangan Master (RIP), Rencana Strategis (Renstra), Rencana Operasional tahunan (Renop), dan anggaran tahunan, serta kondisi riil terkini di kampus sesuai dengan kriteria kampus hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara substansial semua program studi di Universitas Atma Jaya Makassar telah mengadopsi kurikulum keberlanjutan dan telah ada karya ilmiah tentang keberlanjutan, secara keseluruhan Universitas Atma Jaya Makassar belum siap menjadi universitas berkelanjutan karena masih banyak kriteria kampus hijau yang belum terpenuhi.

Berdasarkan hasil observasi, dapat disimpulkan bahwa UAJM masih belum siap menjadi universitas berkelanjutan meskipun kurikulum semua program studi tampaknya siap mengimplementasikan pembelajaran berkelanjutan.Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kebijakan yang belum terintegrasi, dukungan anggaran yang minim, kondisi infrastruktur yang kurang terawat, kurangnya budaya kebersamaan dalam gerakan kampus hijau, dan keterbatasan penelitian ilmiah terkait keberlanjutan.Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam perencanaan, penganggaran, dan implementasi program-program keberlanjutan untuk mencapai visi universitas berkelanjutan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: pertama, perlu dilakukan analisis mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari implementasi program-program keberlanjutan di kampus, termasuk bagaimana program-program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan lingkungan yang terintegrasi, yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi inovasi teknologi dalam mendukung keberlanjutan kampus, seperti penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah yang efisien, dan pengembangan sistem transportasi yang ramah lingkungan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan universitas dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya.

  1. Establishing the Regional Sustainable Developmental Role of Universities—From the Multilevel-Perspective... mdpi.com/2071-1050/13/13/6987Establishing the Regional Sustainable Developmental Role of UniversitiesAiFrom the Multilevel Perspective mdpi 2071 1050 13 13 6987
Read online
File size274.23 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test