JURNALP4IJURNALP4I
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & PengajaranEDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & PengajaranPenelitian ini bertujuan untuk meneliti fenomena manajemen perubahan di pendidikan Islam dengan pendekatan transformatif. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui tinjauan jurnal, buku, dan dokumen relevan serta dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perubahan merupakan rangkaian prosedur yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian, yang diharapkan menghasilkan kemajuan dan kemaslahatan bagi lembaga pendidikan. Konsep Lewins three-stage model (unfreeze, change, refreeze) diidentifikasi sebagai kerangka utama dalam mengimplementasikan perubahan. Selain itu, perubahan di lembaga pendidikan Islam dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, khususnya Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 450 tahun 2024 yang menggantikan beberapa keputusan sebelumnya, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi Alpha. Penelitian ini menunjukkan pentingnya perencanaan, komunikasi, serta pelatihan agar proses perubahan dapat berjalan efektif.
Manajemen perubahan di lembaga pendidikan Islam menegaskan bahwa prosedur perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian dapat menghasilkan kemajuan dan kemaslahatan.Model Lewins tiga tahap (unfreeze, change, refreeze) menjadi kerangka utama implementasi.Kebijakan KMA nomor 450 tahun 2024 menyediakan landasan kebijakan dan memacu perubahan struktural, sementara teknologi dan kebutuhan generasi Alpha mempercepat adaptasi.Perubahan memerlukan perencanaan dan komunikasi yang cermat agar dapat diterapkan secara efektif.
1. Mengkaji dampak jangka panjang kebijakan KMA nomor 450 tahun 2024 terhadap kualitas pembelajaran dan karakter santri di lembaga pendidikan Islam melalui studi longitudinal yang melibatkan data kuantitatif dan kualitatif; 2. Menyelidiki efektivitas pelatihan teknologi informasi bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai stimulus untuk proses unfreeze dan change guna memfasilitasi transisi menuju kurikulum yang lebih terintegrasi; 3. Membandingkan model manajemen perubahan Lewin dengan model berbasis sistem adaptif (seperti Kotters 8-Step Change Process) dalam konteks lembaga pendidikan Islam, dengan menilai rasio keberhasilan implementasi perubahan dan persepsi kepemimpinan transformasional.
- Optimizing Institutional Identity: A Strategic Approach through Religious Culture in Higher Education... doi.org/10.33650/al-tanzim.v7i4.6821Optimizing Institutional Identity A Strategic Approach through Religious Culture in Higher Education doi 10 33650 al tanzim v7i4 6821
- Adolescent spirituality and resilience: Theory, research, and educational practices - Kim - 2011 - Psychology... doi.org/doi:10.1002/pits.20582Adolescent spirituality and resilience Theory research and educational practices Kim 2011 Psychology doi doi 10 1002 pits 20582
| File size | 518.04 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Mengenai pembagian warisan Islam, berdasarkan Al-Quran, adalah pedoman ijtihad para ulama, seperti halnya di Indonesia, ijtihad disusun menjadi peraturanMengenai pembagian warisan Islam, berdasarkan Al-Quran, adalah pedoman ijtihad para ulama, seperti halnya di Indonesia, ijtihad disusun menjadi peraturan
STAI TBHSTAI TBH Strategi dalam upaya penanaman nilai-nilai humanis religious di Madrasah Ibnul Qoyyim Yogyakarta sudah sangat dimaksimalkan, mulai dengan pemberian keteladananStrategi dalam upaya penanaman nilai-nilai humanis religious di Madrasah Ibnul Qoyyim Yogyakarta sudah sangat dimaksimalkan, mulai dengan pemberian keteladanan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Masyarakat sangat mudah untuk mendapatkan hal-hal yang disuka hingga muncul efek negatif dan positif. Melihat perkembangan tersebut bisa berdampak negatifMasyarakat sangat mudah untuk mendapatkan hal-hal yang disuka hingga muncul efek negatif dan positif. Melihat perkembangan tersebut bisa berdampak negatif
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Di satu sisi, ia dapat menghadirkan dampak positif yang disebut dengan peluang. Di sisi lain, ia juga dapat mendatangkan kelemahan yang dapat disebut sebagaiDi satu sisi, ia dapat menghadirkan dampak positif yang disebut dengan peluang. Di sisi lain, ia juga dapat mendatangkan kelemahan yang dapat disebut sebagai
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Sekuat apapun manusia berusaha untuk menggapai ilmu, jika tanpa adanya kuasa dari Allah Swt. Maka manusia tidak akan mampu untuk menggapainya. SedangkanSekuat apapun manusia berusaha untuk menggapai ilmu, jika tanpa adanya kuasa dari Allah Swt. Maka manusia tidak akan mampu untuk menggapainya. Sedangkan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pesantren diartikan sebagai lembaga pendidikan Islam dengan sistem asrama atau pondok, kyai sebagai figur sentralnya, masjid sebagai pusat kegiatan yangPesantren diartikan sebagai lembaga pendidikan Islam dengan sistem asrama atau pondok, kyai sebagai figur sentralnya, masjid sebagai pusat kegiatan yang
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Sedangkan dalam konteks intelektual, penambahan pengetahuan yang baru, dan optimalisasi bakat dalam kegiatan banjari dan al-Barjanji. Sedangkan dalam konteksSedangkan dalam konteks intelektual, penambahan pengetahuan yang baru, dan optimalisasi bakat dalam kegiatan banjari dan al-Barjanji. Sedangkan dalam konteks
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Di MAN 3 Malang, pembentukan siswa berakhlakul karimah terwujud dengan baik melalui program keagamaan, namun pembentukan siswa berprestasi belum tercapaiDi MAN 3 Malang, pembentukan siswa berakhlakul karimah terwujud dengan baik melalui program keagamaan, namun pembentukan siswa berprestasi belum tercapai
Useful /
JURNALP4IJURNALP4I Tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan Best Practice ini adalah sebagai upaya meningkatkan ketrampilan dalam pembuatan gambar desain busana pada kompetensiTujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan Best Practice ini adalah sebagai upaya meningkatkan ketrampilan dalam pembuatan gambar desain busana pada kompetensi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Diantaranya, observasi, yakni hal yang menjadi kebutuhan pendidik. Artinya, pendidik melakukan pengamatan terhadap sikap yang menjadi kebiasaan pesertaDiantaranya, observasi, yakni hal yang menjadi kebutuhan pendidik. Artinya, pendidik melakukan pengamatan terhadap sikap yang menjadi kebiasaan peserta
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Permainan ini juga berhasil menumbuhkan semangat dan antusiasme peserta dalam mengikuti kelas. Selain itu, permainan ini juga berhasil memfokuskan pesertaPermainan ini juga berhasil menumbuhkan semangat dan antusiasme peserta dalam mengikuti kelas. Selain itu, permainan ini juga berhasil memfokuskan peserta
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar merupakan salah satu pondok pesantren yang telah mengikuti perkembangan digital di era yang lebih maju dan modern ini.Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar merupakan salah satu pondok pesantren yang telah mengikuti perkembangan digital di era yang lebih maju dan modern ini.